Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, mengatakan bahwa demo buruh hari ini di Gambir, Jakarta Pusat, dilakukan oleh sejumlah buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan elemen massa lainnya. Dia menyebutkan kehadiran aparat semata-mata untuk melayani masyarakat serta menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai. Kapolres Reynold mengimbau orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lainnya, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis.
Demo buruh hari ini dipimpin oleh Presiden KSPI dan Partai Buruh Said Iqbal. Mereka menolak penetapan upah minimum provinsi atau UMP 2026 yang berlaku di Jakarta dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) se-Jawa Barat. Demo buruh hari ini meminta dilakukan revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp 5,89 juta per bulan, serta memberlakukan UMSP DKI 2026 sebesar 5 persen di atas 100 persen KHL.
Selain itu, demo buruh hari ini juga menuntut revisi SK Gubernur Jawa Barat tentang penetapan nilai UMSK di 19 kabupaten/kota se-Jawa Barat agar dikembalikan sesuai surat rekomendasi Bupati/Wali Kota masing-masing daerah.
Demo buruh hari ini dipimpin oleh Presiden KSPI dan Partai Buruh Said Iqbal. Mereka menolak penetapan upah minimum provinsi atau UMP 2026 yang berlaku di Jakarta dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) se-Jawa Barat. Demo buruh hari ini meminta dilakukan revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp 5,89 juta per bulan, serta memberlakukan UMSP DKI 2026 sebesar 5 persen di atas 100 persen KHL.
Selain itu, demo buruh hari ini juga menuntut revisi SK Gubernur Jawa Barat tentang penetapan nilai UMSK di 19 kabupaten/kota se-Jawa Barat agar dikembalikan sesuai surat rekomendasi Bupati/Wali Kota masing-masing daerah.