Sebanyak 1.659 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal demo buruh lanjutan yang digelar di Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, kemarin (8/1). Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menyatakan bahwa seluruh personel tidak dibekali senjata api dan akan menerapkan pendekatan humanis serta profesional dalam pengamanan aksi demo tersebut.
Menurutnya, kehadiran aparat hanya untuk melayani masyarakat dan menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai. Hutagalung juga mengimbau kepada orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum.
Selain itu, pengaturan lalu lintas akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Dia juga memohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Demo buruh ini merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan upah minimum Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang dinilai melanggar Putusan Mahkamah Konstitusi dan Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan, serta memperlebar kesenjangan sosial.
Menurutnya, kehadiran aparat hanya untuk melayani masyarakat dan menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai. Hutagalung juga mengimbau kepada orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum.
Selain itu, pengaturan lalu lintas akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Dia juga memohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Demo buruh ini merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan upah minimum Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang dinilai melanggar Putusan Mahkamah Konstitusi dan Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan, serta memperlebar kesenjangan sosial.