Deli Serdang punya prestasi yang luar biasa dalam melaksanakan GPM tahun 2025, menjadi kabupaten/kota terbesar di Indonesia. Hal ini diakui oleh Kadis Ketahanan Pangan Deli Serdang, Rahman Saleh Dongoran, yang menyatakan bahwa keberhasilan ini berkat kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak.
Menurut Kadis, penyelenggaraan GPM merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Dengan demikian, Deli Serdang berhasil mengendalikan laju inflasi yang terjadi di tahun 2025 lalu.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga telah membuka Toko Pantau dan Pengendali Inflasi (Toppis) atau Kios Deli Serdang Sehat (KDSS), inisiasi langsung dari Bupati Asri Ludin Tambunan. Pelaksanaan GPM dan Toppis berpengaruh signifikan dalam mengendalikan laju inflasi.
Dari data Badan Pangan Nasional (BPN) yang diterbitkan pada 31 Desember 2025, terdapat lima kabupaten/kota penyelenggara GPM terbanyak di Indonesia tahun 2025. Di antaranya adalah Deli Serdang dengan 851 penyelenggaraan, disusul oleh Kota Semarang (849), Kabupaten Bogor (755), dan dua Kabupaten Kebumen yang masing-masing memiliki 344 penyelenggaraan.
Dalam tingkat provinsi, Sumatera Utara berada di posisi keempat dengan 1.305 penyelenggaraan, sedangkan Jawa Tengah menjadi kabupaten/kota terbesar di Indonesia dengan 2.461 penyelenggaraan.
Menurut Kadis, penyelenggaraan GPM merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Dengan demikian, Deli Serdang berhasil mengendalikan laju inflasi yang terjadi di tahun 2025 lalu.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga telah membuka Toko Pantau dan Pengendali Inflasi (Toppis) atau Kios Deli Serdang Sehat (KDSS), inisiasi langsung dari Bupati Asri Ludin Tambunan. Pelaksanaan GPM dan Toppis berpengaruh signifikan dalam mengendalikan laju inflasi.
Dari data Badan Pangan Nasional (BPN) yang diterbitkan pada 31 Desember 2025, terdapat lima kabupaten/kota penyelenggara GPM terbanyak di Indonesia tahun 2025. Di antaranya adalah Deli Serdang dengan 851 penyelenggaraan, disusul oleh Kota Semarang (849), Kabupaten Bogor (755), dan dua Kabupaten Kebumen yang masing-masing memiliki 344 penyelenggaraan.
Dalam tingkat provinsi, Sumatera Utara berada di posisi keempat dengan 1.305 penyelenggaraan, sedangkan Jawa Tengah menjadi kabupaten/kota terbesar di Indonesia dengan 2.461 penyelenggaraan.