Dedi Mulyadi Bakal Relokasi Warga Terdampak Longsor Cisarua

Bencana Longsor di Cisarua, Gugat Hukum 82 Orang yang Hilang, Dedi Mulyadi Bakal Relokasi Warga

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa daerah di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat sangat berbahaya akibat potensi longsor tinggi. Ia menyatakan bahwa warga yang masih tinggal di lokasi tersebut akan direlokasi karena adanya kontur daerah yang menimbulkan longsor.

Menurut Dedi, lingkungan sekitar lokasi longsor dipenuhi dengan tanaman sayur, sehingga keberadaan kebun sayur rentan memicu longsor. Ia juga menyatakan bahwa bantuan biaya Rp10 juta per kepala keluarga akan diberikan kepada masyarakat yang selamat dari longsor untuk kontrak rumah dan kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, keluarga korban meninggal akibat longsor akan mendapatkan santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga. Tim Gabungan dan Pemprov Jabar masih mencari korban yang masih tertimbun longsor dan merestorasi lingkungan lokasi longsor.

Pencarian korban dilakukan dengan semaksimal mungkin oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, dan relawan. Sebanyak 82 orang dikabarkan masih dalam pencarian akibat longsor di Kampung Babakan, RT 5 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Material tanah longsor menimbun sekitar 30 rumah warga dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
 
Makanya gini, bencana longsor di Cisarua kian jelas! 🀯πŸŒͺ️ Lihat statsnya, 82 orang masih tertimbun longsor, itu sangat berat. πŸ€• Mau tahu kontribusi air hujan terhadap longsor? 🌧️ Ya, kurang dari 10 tahun dan sudah ada 3 kali longsor di daerah tersebut! πŸ“† Jadi, kalau gak berubah, aja kecelakaan seperti ini lagi gajah... 😬.

Lihat chart ini, potensi longsor di Cisarua naik drastis dari tahun 2018 sampai sekarang. πŸ“ˆ Tapi, siapa yang mau ngobrol tentang statistik? πŸ€” Yang penting, warga masih selamat dan akan diberi bantuan Rp10 juta! πŸ€‘ Dan korban longsor bisa diterima dengan Rp25 juta per kepala keluarga. πŸ™ Tapi, siapa yang akan memperoleh Rp25 juta? πŸ˜‚

Kita harus berhati-hati dan waspada saat ini, karena longsor bisa terjadi kapan saja! 🚨 Jadi, kita semua harus siap dan waspada! πŸ’ͺ
 
Saya rasa ini benar-benar tragis, korban longsor di Cisarua udh banyak banget πŸ€•. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya bagi keluarga korban yang harus menghadapi kehilangan anggota keluarganya. Aku pikir pemerintah dan tim Gabungan harus berusaha maksimal untuk menemukan semua korban yang masih tertimbun longsor.

Saya juga khawatir tentang warga yang harus di-relokasi karena daerah mereka terlalu berbahaya akibat potensi longsor. Aku harap pemerintah bisa memberikan bantuan yang cukup bagi mereka, seperti kontrak rumah dan kehidupan sehari-hari dengan biaya Rp10 juta per kepala keluarga itu.

Sekarang masih banyak korban yang hilang, 82 orang lagi! 🀯 Tim Gabungan harus berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan mereka semua.
 
Gak percaya banget kalau daerah di Cisarua itu seriuslongsor sampai ini. Kalau gini, apa caranya orang-orang bisa paham bahwa longsor itu ada? Mereka harus sudah lama sengaja memprediksi akan datangnya bencana tersebut, tapi gak jadi. Saya pikir penting buat pemerintah dan organisasi-organisasi yang terkait harus bercoordinasi dengan lebih baik agar bisa segera menghadapi situasi seperti ini.
 
Apa kan bisa duga, lagi-lagi longsor di Indonesia πŸ€¦β€β™‚οΈ. Dan kali ini juga ada yang gugat hukum 82 orang yang hilang... kayaknya lagi-lagi kita harus buat koran kebenaran dari sisi pemerintah ya πŸ“°. Maksudnya, kalau tidak ada yang tahu asal mereka itu dan kemana mereka berada sekarang? Tapi kayaknya saja sudah siap untuk memberikan santunan kepada keluarga korban, karena itulah yang penting, kan? πŸ€‘ Jadi, gak salah jika pemerintah punya rencana untuk merelokasi warga yang masih tinggal di daerah berbahaya itu... tapi kalau kita tahu apa benar-benar terjadi dengan 82 orang yang hilang, mungkin kita bisa tahu siapa yang harus bertanggung jawab πŸ€”.
 
Wah, banget gampangnya panasnya musim hujan di daerah Cisarua. Makin terasa kalau orang-orang yang hidup di sana harus lepuh karena curah hujannya yang tinggi. Saya rasa gini bukan main-main, banget bahaya longsor yang bisa terjadi di situ. Siapa yang bisa membayangkan betapa buruknya jika semua warga yang hilang itu tidak ditemukan? Semoga pihak pengelola daerah bisa segera menyelesaikan pencarian korban dan memberikan bantuan yang tepat kepada masyarakat yang terkena dampak longsor ini. 🀞
 
Gue penasaran banget sih, di mana sumbernya kalau nih gugat hukum 82 orang yang hilang? Apakah mereka pasti bukan korban longsor itu sendiri? Dan siapa sih yang akan memutuskan siapa yang boleh tinggal di daerah tersebut? Gue rasa kalau ada masalah yang lebih besar, seperti bagaimana cara menghindari longsor itu sendiri. Coba cari solusi bukan hanya gugat hukum aja... πŸ€”
 
aku rasa kalau gubernur jawa barat harus lebih teliti dulu sebelum nakatakan tentang relocate orang karena banget potensinya longsor, tapi aja aku salah yah πŸ€” apa yang harus dia lakukan terlebih dahulu adalah mengutamakan mencari korban yang masih tertimbun longsor dulu ya, dan pastikan mereka semua aman sebelum nakatakan tentang kegiatan relocate. dan kalau sudah aman, maka dia bisa nge-relocate orang yang masih tinggal di daerah tersebut. tapi kalau dia langsung nge-relocate tanpa mencari korban, itu tidak masuk akal ya πŸ˜•
 
Wah, banget ya potensi longsor di Cisarua itu 🀯. Saya pikir gampang banget untuk longsor, kan? Dan kini sudah ada 82 orang yang hilang dan harus dicari lagi πŸ˜•. Saya harap tim Gabungan dan Pemprov Jabar bisa segera menemukan korban-korbannya dan memberikan bantuan kepada warga yang selamat. Dan saya juga pikir gampang banget untuk masyarakat ini untuk menghindari longsor di masa depan, kan? Kita harus lebih hati-hati dengan alam dan lingkungan sekitar kita πŸ’š.
 
Aku masih ngeliatin betapa tragisnya apa yang terjadi di Cisarua, kabupaten Bandung Barat, ini 🀯. 82 orang masih hilang dan aku rasa ini kalau bukan kekecewaan besar aku sih. Tapi apa yang bisa kita lakukan, ya? Kita hanya harus berharap tim Gabungan dan Pemprov Jabar bisa menemukan korban-korban tersebut yang masih tertimbun longsor.

Dan aku rasa juga harus memberikan pengakuan kepada Gubernur Dedi Mulyadi yang sudah memangani situasi ini. Ia memang benar-benar peduli dengan keamanan masyarakat di daerah tersebut dan aku rasa itu tidak bisa dimungkirkkan. Tapi aku masih rasa perlu ada perubahan strategi dalam penanganan bencana alam seperti longsor ini, ya? Kita harus lebih siap dan terkoordinasi dalam menghadapi situasi seperti ini.

Dan aku rasa juga harus merayakan penghargaan kepada warga yang telah selamat dari longsor ini. Mereka pasti sangat beruntung dan aku rasa perlu ada bantuan yang lebih besar kepada mereka. Kita harus membantu mereka untuk relokasi dan memulihkan kehidupan sehari-hari mereka.
 
Makanya sih kaya banget potensi longsor di Cisarua, ya? Kalau sengaja gak ada penanganan yang tepat, tentu bisa jadi kebun sayur itu bisa jadi beban utama penyebabnya 😬. Saya rasa pemerintah harus lebih serius dalam menangani masalah ini, bukan hanya memberikan biaya Rp10 juta per kepala keluarga saja πŸ€‘. Mereka juga harus fokus pada penghancuran dan replasimentasi infrastruktur yang rusak akibat longsor itu, nih 😑. Dan siapa tahu, mungkin ada korban yang masih tertimbun di bawah tanah yang belum ditemukan 🀞.
 
Maaf nih, aku masih capek sama news ini 😴. Longsor di Cisarua kayaknya makin berbahaya banget. Mau nggak terus kehijauan dengan buah-buahan yang banyak ya? πŸƒπŸŒ³ Jangan sabar-sabar aja, kalau gini sering terjadi, masyarakatnya siap ngeluh deh πŸ˜’.
 
kembali
Top