Deddy PDIP Nilai Pilkada Lewat DPRD Bentuk Kemunduran Demokrasi

Deddy PDIP Nilai Pilkada Lewat DPRD Bentuk Kemunduran Demokrasi

Ketua partai PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, kembali menegaskan bahwa usulan pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) adalah praktik kemunduran demokrasi. Ia mengatakan bahwa prinsip kedaulatan rakyat dan hak-hak rakyat untuk memilih pemimpin secara langsung akan terganggu jika pilkada dilaksanakan melalui DPRD.

Deddy menilai bahwa konstruksi di DPR sudah menginginkan agar hak rakyat itu diambil dan diberikan kepada elite oligarki. Dia berharap pihak lain, seperti masyarakat sipil dan publik, akan memperjuangkan hak-hak rakyat tersebut.

Namun, Deddy juga menyerukan agar rakyat tidak terlalu bergantung pada putusan di DPR, tetapi lebih kepada keinginannya sendiri. Ia mengatakan bahwa pemilu ini bukan hanya soal hak, tapi juga soal ekonomi. Dengan demikian, pengembalan pilkada melalui DPRD sama dengan menarik kembali hak rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung.

Deddy juga menyebutkan bahwa praktik politik uang dan biaya yang dihasilkan dari penggunaan sistem Pilkada langsung dapat diselesaikan dengan perbaikan tata kelola pemilu. Ia berharap agar kebanyakan partai politik di DPR akan merujuk kepada hal ini.

Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi, Aco Hatta Kainang, mengatakan bahwa pihaknya telah mendatangi PDIP untuk mempertahankan prinsip kedaulatan rakyat. Aco juga berharap agar partai tersebut akan menjadi inisiator rembug nasional dan melibatkan semua elemen masyarakat untuk melahirkan sikap yang lebih kuat dalam menghadapi wacana ini.
 
pikir aku kalau deddy sitorus benar-benar tidak fokus pada masalah yang sebenarnya. dia terlalu serius banget, tapi aku rasa dia harus menanggapi hal-hal yang sebenarnya membuat rakyat kesusahan. contohnya kayaknya di DPRD banyak korupsi dan kekurangan progresifisme, bukan hanya tentang kedaulatan rakyat aja. kita butuh pemimpin yang bisa mengubah, bukan hanya yang bisa berbicara keras kayak deddy 😊
 
Saya pikir Deddy benar-benar sapaan rakyat dia, kayaknya partai-partai politik di DPR sudah jauh dari prinsip demokrasi, kayaknya mereka hanya peduli dengan kepentingan elite saja 🤷‍♂️. Dan sih, konstruksi di DPR yang menginginkan agar hak rakyat itu diambil dan diberikan kepada elite oligarki itu benar-benar kejutan. Saya harap pihak PDIP bisa menjadi contoh baik untuk masyarakat. tapi kayaknya banyak lagi yang harus diubah, misalnya seperti praktik politik uang yang membuat pilkada terasa jauh dari rakyat. 🤑
 
gak nyaman banget kalau pilkada dilaksanakan melalui DPRD, makin kayaknya elite oligarki yang suka memikul kekuasaannya itu semakin kuat 🤕. sih, perlu diingat bahwa rakyat itu adalah pemimpin utama dari bangsa kita, jadi kenapa kita harus lewatin proses pemilihan yang tidak langsung? 👎
 
Udah, pilkada di DPRD lagi nih... siapa tahu kalau suatu hari nanti kita jadi kaya oligarki... 😒🤑 Semua orang lainnya jadi bangkrut, kayakanya. Selingkuh aja sih sih, DPRD bukan milik rakyat.
 
Saya pikir itu salah paham, asalnya pilot balap langsung ke jembatan kemudian kembali ke awal itu kan? Pilkada lewat DPRD masih bisa jadi ada kebaikan dari itu, misalnya makin aman dan transparan proses pemilu. Tapi kalau kita malah ingat hanya elite yang suka masuk ke DPRD, itu kayaknya tidak adil.
 
Pilkada lewat DPRD itu kayaknya jadi simbol kemunduran demokrasi kita 🤕. Jika kita lupa bahwa rakyatnya adalah pemilik hak-hak untuk memilih pemimpin, maka demokrasi kita benar-benar mati 😴. Saya harap pihak PDIP bisa memperjuangkan hak-hak rakyat dan tidak jadi tergantung pada elite oligarki. Pilkada harus dilaksanakan melalui langsung pemilu agar rakyat bisa menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin 🗳️.
 
Gue pikir kalau pilkada dilaksanakan melalui DPRD adalah tidak adil, kan? Rakyatanya harus bisa langsung memilih kepala daerah yang akan berwajah di depan mereka. Kalau gak, rasanya seperti elite oligarki saja yang punya pengaruh, bukan rakyat. Gue ingin semua partai politik di DPR bisa bekerja sama untuk memperjuangkan hak-hak rakyat, jangan biarkan praktik kemunduran demokrasi terjadi 🙅‍♂️
 
Pilkada lewat DPRD itu kayaknya bikin rakyat kehilangan hak-haknya 😕. Kita harus jaga agar putra-putri kita bisa memilih kepala daerah sendiri, gak perlu ada orang lain yang berbicara di atas keinginan kita 🤝. Deddy benar-benar bilang bahwa praktik ini bikin elite oligarki mendapatkan hak-hak rakyat, itu bukan adil sama sekali 😡. Yang penting adalah kita harus lebih bergantung pada sendiri, jangan terlalu mudah dipengaruhi oleh putusan di DPR 🙅‍♂️.
 
ini pilkada, tapi aku pikir apa yang dibicarakan deddy itu bukan tentang pilkada sama aja... tapi tentang bagaimana rakyat tidak lagi menjadi pusatnya politik. aku pikir itu seperti permainan kartu, di mana elite oligarki itu jadi pemain utama, dan rakyat hanya menjadi pengamat yang kalah. tapi apakah kita boleh berpikir bahwa rakyat adalah sekedar pengamat? ataukah rakyat masih bisa bertanya dan mencari jawabannya sendiri? aku pikir ini perlu dibicarakan lebih dalam lagi, tidak hanya tentang praktik politik yang digunakan, tapi juga tentang apa yang diinginkan oleh rakyat itu sendiri... 🤔💭
 
Aku pikir deddy sitorus itu punya ide yang keren banget, tapi aku rasa dia tidak tahu apa yang ingin dikatakan. Ia bilang pilkada melalui DPRD sama dengan menarik kembali hak rakyat untuk memilih pemimpin secara langsung? Aku pikir itu jadi satu hal, tapi pilkada melalui DPRD itu bisa bikin rakyat terlihat seperti pasif, nggak bisa bernyanyi karena ada banyak tekanan dari elite oligarki. Maka bikin pilkada langsung lebih baik lagi, soalnya rakyat bisa langsung berbicara dan menentukan apakah pemimpin yang dipilih itu benar atau tidak.
 
Kalau pilkada dilaksanakan melalui DPRD, itu bukan main kehilangan demokrasi. Pihak partai PDIP benar-benar ingin mempertahankan prinsip kedaulatan rakyat, tapi juga tidak mau kalah dengan elite oligarki yang punya uang banyak. Kalau ini terus dilaksanakan, masyarakat akan ketinggalan pelajaran besar tentang demokrasi.
 
ada kesan lagi kalau pihak PDIP yang kaya terus mencari cara untuk mengurangi kekuasaan rakyat di tangan mereka 🤔. tapi aku rasa kalau dilaksanakan pilkada langsung, tentu saja ada risiko keamanan dan kestabilan. tapi aku juga pikir kalau ada cara untuk memperbaiki system tersebut agar tidak terjadi kemunduran seperti ini, maka pasti harus diusahakan oleh semua pihak. aku harap masyarakat Indonesia bisa menjadi lebih aktif dalam perdebatannya tentang hal ini 🙏
 
kembali
Top