Daya Tampung SNBP & SNBT 2026 UI, UGM, UNS: Prodi-Peminat 2025

Pendaftaran SNBP 2026 resmi dimulai hari ini Selasa, 3 Februari 2026 pukul 15.00 WIB oleh calon mahasiswa yang ingin mendaftar melalui jalur SNPMB (Sertifikasi Nasional Penguji Bahasa dan Matematika). Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Sebelas Maret (UNS) merupakan tiga kampus tujuan yang banyak diincar oleh calon mahasiswa baru.

Berikut adalah beberapa informasi tentang daya tampung SNBP-SNBT 2026 untuk masing-masing kampus:

* UI memiliki 14 fakultas dan 1 program vokasi, sehingga jumlah daya tampung diperlukan di tiap prodi juga sangat penting. Kampus yang berada di Jakarta ini menyediakan 3 program studi yang dipersyaratan untuk SNBP yaitu Fakultas Psikologi dengan kuota 1307, Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan kuota 2056, dan Fakultas Psikologi dengan kuota 1787.
* UGM memiliki berbagai prodi bidang keilmuan yang terbagi dalam dua kelompok studi yaitu S1 dan vokasi. Kampus yang berada di Yogyakarta ini menyediakan 93 jurusan, termasuk jenjang Sarjana (S-1) dan Sarjana Terapan (D-4).
* UNS memiliki 98 program studi yang terdiri dari berbagai rumpun keilmuan. Kampus yang berada di Surakarta ini menyediakan beberapa prodi dengan kuota tinggi yaitu Fakultas Psikologi dengan kuota 2094, Fakultas Kedokteran Gigi dengan kuota 1259, dan Fakultas Teknologi dengan kuota 1519.

Dengan demikian, untuk mendaftar di tiap kampus tersebut, calon mahasiswa harus mempertimbangkan nilai rapor yang dimiliki sebagai dasar penentuan kelulusan. Selain itu, mereka juga harus mencermati jumlah daya tampung yang disediakan masing-masing prodi di PTN.

Rincian tentang daya tampung SNBP-SNBT 2026 untuk masing-masing kampus dapat langsung dicek melalui laman resmi SNPMB. Pada laman itu, tersedia data terkait jumlah daya tampung, peminat tahun 2025, jenjang, dan portofolio yang dipersyaratkan.

Dengan mempertimbangkan data tersebut, calon mahasiswa dapat membuat keputusan berdasarkan prioritas mereka sendiri.
 
aku benar-benar senang bisa melihat informasi tentang pendaftaran SNBP 2026! ini sudah buat aku sangat penasaran, karena aku punya teman yang ingin mendaftar ke UI dan UGM tahun depan πŸ€”. aku rasa kampus-kampus ini pasti akan sangat populer di kalangan mahasiswa baru karena memiliki banyak program studi yang menarik, tapi aku juga khawatir bahwa jumlah daya tampung punya kaitannya dengan nilai rapor apa aja? aku berharap SNBP-SNBT 2026 bisa membuat keputusan mendaftar lebih mudah bagi mahasiswa baru! πŸ‘
 
gampang2 banget aja daftar SNBP 2026 sih πŸ€” tapi aku masih curiga mau ngapain kalau data yang dipinjam dari SNPMB ya? kenapa gak ada sumberya? atau kenapa kalau aku cek laman resmi SNPMB sendiri gak ada jawaban yang jelas? aku kayaknya mau lihat bagaimana kalau SNPBM benar2 buat transparansi, kok nggak bikin data terbuka πŸ“Š
 
Gampang sekali aja sih sih mahasiswa yang mau mendaftar snbp 2026 ini... paling penting dia harus punya rapor yang nggak terlambat lagi, ya😊. UI, UGM, dan UNS pasti punya daya tampung yang panjang lebar, tapi kalau rapotnya tidak terfokus maka dia pasti akan kecewa aja...
 
Gue pikir sih kalau gak ada prodi apa pun di UI, UGM, atau UNS yang menawarkan program studi dengan kuota tinggi itu sedang diburu sih oleh mahasiswanya 🀯. Gue lihat kayaknya 2026 akan menjadi tahun yang sangat sibuk untuk calon mahasiswa yang ingin masuk ke tiga kampus tersebut, karena jumlah daya tampung yang ditawarkan semua prodi di UI, UGM, dan UNS ini sedang terbatas πŸ”’. Maka dari itu, mahasiswanya harus berhati-hati dalam memilih program studi yang sesuai dengan minat dan kemampuannya sendiri πŸ€”.
 
Aku rasa SNBP-SNBT 2026 itu keren banget! 🀩 Tapi, aku juga ragu-ragu tentang hal ini... Kalau aku lihat, jumlah daya tampung di UI kurang fokus di Fakultas Psikologi ya? Kampus yang berada di Jakarta ini harus lebih beragam, ya... Sedangkan UGM dan UNS terlalu banyak program studi. Aku khawatir kampus-kampus itu akan kehabisan kapasitas daya tampungnya di masa depan. 😐 Aku harap SNPMB dapat memantau proses pendaftaran dengan lebih ketat dan akurat ya...
 
heya kawan πŸ€”. soal daftar SNPBP 2026 ini, aku pikir banyak pihak yang akan merasa tekanan karena kurangnya daya tampung di beberapa prodi ya 😬. seperti aku dengar, UI punya banyak mahasiswa baru, tapi apa keberuntungannya kalau di prodi PSikologi? gak ada urutan yang jelas sih πŸ€·β€β™‚οΈ. aku berharap semester pertama tidak terlalu panas ya πŸ˜….
 
oih deh kalau aja mau mendaftar di SNBP 2026, harus cek dulu daya tampung ya kampus mana yang paling cocok banget! aku suka dengan UI karena ada banyak prodi dan kampusnya di Jakarta jadi nggak repot banget. tapi ugm juga ga kecil ya kampus yang bagus untuk bidang ilmu pengetahuan. aku akan mencoba mendaftar juga ke UNS, tapi harus lihat terlebih dahulu angka daya tampung ya πŸ€”πŸ’‘
 
gak percaya aja sih kalau bisa mendaftar SNBP 2026 sekarang jadi, tahun ini baru mulai deh, tapi aku sudah mulai memikirkan apa kampus yang aku ingin luluskan ya πŸ€”πŸ“š. aku punya adik lulus UI tahun lalu, dan dia bilang mahasiswanya sangat fokus dan gak pernah bosan belajar, jadi aku berharap aku bisa seperti dia nanti 🀞πŸ’ͺ. tapi sih kalau aku harus memilih kampus, aku mungkin akan memilih UI karena aku suka dengan Jakarta, dan aku tahu aku akan gak merasa kesepian di kampus besar tersebut πŸ˜ŠπŸŒ†.
 
yaudah, kalau mau masuk UI kayaknya harus punya rapor tinggi banget, kampus ini banyak diincar nggak cuma mahasiswa lokal aja tapi juga dari luar negeri. UGM dan UNS juga bakal menantang banget, keduanya punya banyak prodi yang bagus. aku rasa pilihan terbaiknya adalah mempertimbangkan nilai rapornya sendiri, kalau punya konfirmasi aku yakin bisa masuk.
 
Aku pikir lagi nggak bisa masuk kampus besar seperti UI, UGM, dan UNS. Banyaknya seleksi yang ketat pasti membuat banyak orang kesal. Aku ragu-ragu apakah mahasiswa baru 2026 itu siap untuk menghadapi tekanan sekali-kali aja. Dan aku pikir peminat SNBP 2026 masih banyak lagi daripada tahun sebelumnya, jadi pasti akan ada yang kalah.
 
Kalau pengen masuk universitas kelas utama ini, pasti harus numpang keterampilan ya πŸ˜…. Porsi daya tampung di UI, UGM, dan UNS banyakin besar banget 🀯. Sepertinya mahasiswa harus paham kalau nilai rapot yang dimiliki bakal jadi faktor utama untuk dipastikan masukin πŸ“.
 
πŸ€“ Wah, kalau sih, SNBP 2026 resmi dimulai hari ini, itu sangat mengesankan! Mungkin banyak yang belum tahu tentang prosedur pendaftaran di SNAPBM ini, jadi sepertinya sangat penting untuk memahami data daya tampung yang disediakan oleh PTN masing-masing. Misalnya, jika kamu ingin masuk ke Fakultas Psikologi UI dengan kuota 1307, kamu harus siap menunjukkan nilai rapor yang cukup tinggi agar bisa lolos seleksi ini.

Saya pikir hal ini juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon mahasiswa baru untuk memilih kampus yang tepat berdasarkan minat dan kemampuan mereka sendiri. Sebagai contoh, jika kamu memiliki minat dalam bidang keilmuan bidang teknologi, kamu bisa mempertimbangkan UI atau UNS yang menawarkan program studi dengan kuota tinggi di Fakultas Teknologi dan Fakultas Teknologi masing-masing.

Aku rasa itu juga memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa baru untuk melakukan perencanaan yang lebih matang sebelum memilih kampus. Misalnya, mereka harus mempertimbangkan biaya hidup di kampus masing-masing dan daya tampung yang disediakan oleh PTN.
 
Aku pikir informasi ini lumayan bermanfaat banget utk mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah di UI, UGM, atau UNS nanti. Aku rasa penting untuk dipertimbangkan nilai rapor dan daya tampung di tiap prodi kampus tujuan ya, biar bisa memilih yang sesuai dengan kemampuan mereka. Aku juga senang melihat bahwa SNAPB dan SNAPBT 2026 mulai dibuka, itu akan membantu mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah di institusi pendidikan terbaik ini.
 
Gampangnya aja kayaknya sih! Calon mahasiswanya harus fokus membuat rencana strategis tentang apa yang ingin mereka lakukan nanti jadi, siapa yang diincar, dan apa yang dibutuhkan untuk mencapainya. Misalnya kalau mereka ingin masuk Fakultas Psikologi UI, mereka harus siap-siap dengan nilai rapor yang tinggi, karena biar memiliki kesempatan besar untuk masuk aja. Sedangkan kalau mereka berminat dengan program vokasi UGM, mungkin mereka harus lebih fokus pada kemampuan tekniknya aja.
 
Gampang aja sih cari informasi tentang daya tampung SNBP-SNBT 2026 di laman resmi SNPMB. Tapi kayaknya perlu diperhatikan lagi, ya? Jadi yang baru niat mendaftar, harus punya rencana matang sebelum masuk ke jalur SNPMB, bukan hanya sekedar mau-levatin aja. Kampus mana yang dipilih juga penting, karenanya harus mempertimbangkan siapa-siapa yang lebih cocok dengan program studi apa. Aku pikir kalau memilih kampus yang benar-benar sesuai minat, bakal lebih mudah mendapatkan tempatnya.
 
kampus UI itu udh banyak orang nanti siapa punya kesempatan masuk sih πŸ€”, tapi aku curiga kalau mereka harus lulus semester pertama apa lagi masuk semester kedua nanti gak ada yang bisa keluar ya 🚫, mahasiswa yang lulus smp aja udh cukup capek banget, gimana kalau harus belajar di kampus? 🀯
 
aku baru punya kabar nih, kalau sih pendaftaran SNBP 2026 sudah dimulai.. aku masih tidak tahu apa-apa sama sekali, dan sekarang ini aku lagi cari informasi tentangnya di internet..

sih, dari apa yang aku baca, ada 3 kampus yang banyak diincar nih: UI, UGM, dan UNS. aku sih ngga punya kesempatan untuk pergi kuliah ke mana-mana, jadi aku harus mempertimbangkan apa yang bisa aku lakukan..

sih, aku juga baca bahwa daya tampung SNBP-SNBT 2026 sudah terpasang nih. aku sih penasaran tentang berapa sih daya tampungnya di masing-masing kampus. tapi aku masih belum bisa menemukannya, jadi aku harus lagi cari..

aku harap nanti aku bisa memilih kuliah yang tepat untuk diriku sendiri..
 
Pendaftaran SNBP 2026 itu seru banget, tapi aku jadi pikir kalau nilai rapor yang dimiliki pasti bukanlah satu-satunya faktor dalam menentukan kelulusan ya. Mungkin juga ada orang-orang lain di luar sana dengan nilai rapor yang bagus tapi tidak bisa masuk karena banyak orang lain yang lebih baik darinya. Jadi aku rasa perlu dipertimbangkan juga aspek lain seperti kemampuan, kepribadian, dan potensi diri sendiri. Misalnya, aku ada teman sekolah yang nilai rapornya lumayan tinggi tapi dia tidak bisa masuk karena kurang dari kuota yang ditawarkan oleh Universitas UI. Jadi aku rasa perlu juga dipertimbangkan faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam nilai rapor ya.
 
kembali
Top