Korban Bencana di Sumatra Terus Meningkat
Saat ini, bencana alam terus berlanjut di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat. Menurut laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.200 orang. Ratusan lainnya masih dalam pencarian.
Pukul 01.00 WIB dini hari, bencana alam di tiga wilayah tersebut telah menelan korban jiwa sedikitnya 1.200 jiwa. Selain itu, 142 orang hilang, belum ditemukan dan 113.903 orang masih mengungsi.
Kerusakan infrastruktur akibat bencana juga sangat signifikan. Puluhan ribu rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Bahkan, beberapa wilayah dilaporkan mengalami kerusakan infrastruktur yang sangat parah.
Menurut Lasarus, ketua Komisi V DPR RI, dampak dari bencana tersebut tidak hanya terbatas pada rumah warga. Infrastruktur transportasi juga terdampak signifikan, dengan ribuan ruas jalan dan ratusan jembatan mengalami kerusakan.
"Jadi, maksudnya 2.165 kilometer mungkin jalan ini yang terdampak," kata Lasarus.
Terdapat kesenjangan antara data kerusakan rumah dengan target pembangunan hunian tetap yang disiapkan pemerintah. Bahkan, jumlah korban yang rumahnya rusak berat lebih banyak dari target pembangunan hunian tetap yang disiapkan oleh pemerintah.
"Jadi, terdapat selisih 33.355 unit, tentu yang 33.355 unit ini mengalami keresahan apakah mereka juga akan mendapat bantuan," terang dia.
Bencana di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat masih berlanjut, dengan korban meninggal dunia mencapai 1.200 orang dan ratusan lainnya masih dalam pencarian.
Saat ini, bencana alam terus berlanjut di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat. Menurut laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.200 orang. Ratusan lainnya masih dalam pencarian.
Pukul 01.00 WIB dini hari, bencana alam di tiga wilayah tersebut telah menelan korban jiwa sedikitnya 1.200 jiwa. Selain itu, 142 orang hilang, belum ditemukan dan 113.903 orang masih mengungsi.
Kerusakan infrastruktur akibat bencana juga sangat signifikan. Puluhan ribu rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Bahkan, beberapa wilayah dilaporkan mengalami kerusakan infrastruktur yang sangat parah.
Menurut Lasarus, ketua Komisi V DPR RI, dampak dari bencana tersebut tidak hanya terbatas pada rumah warga. Infrastruktur transportasi juga terdampak signifikan, dengan ribuan ruas jalan dan ratusan jembatan mengalami kerusakan.
"Jadi, maksudnya 2.165 kilometer mungkin jalan ini yang terdampak," kata Lasarus.
Terdapat kesenjangan antara data kerusakan rumah dengan target pembangunan hunian tetap yang disiapkan pemerintah. Bahkan, jumlah korban yang rumahnya rusak berat lebih banyak dari target pembangunan hunian tetap yang disiapkan oleh pemerintah.
"Jadi, terdapat selisih 33.355 unit, tentu yang 33.355 unit ini mengalami keresahan apakah mereka juga akan mendapat bantuan," terang dia.
Bencana di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat masih berlanjut, dengan korban meninggal dunia mencapai 1.200 orang dan ratusan lainnya masih dalam pencarian.