Dasco: Tommy Djiwandono Diusulkan Gubernur BI, Bukan Presiden

Presiden tidak menunjuk Tommy Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur BI, namun gubernur BI sendiri yang meluruskan daftar nama. Menurut Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR, ternyata gubernur BI Perry Warjiyo melibatkan Sufmi Dasco dalam pengusulan calon deputi. Ia memberikan tiga nama calon: Tommy Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solihin M Juhro.

Namun, menurut Sufmi, tidak ada intervensi dari Presiden Prabowo Subianto dalam hal ini. "Jadi usulan nama-nama itu bukan dari Presiden, tetapi dari Gubernur BI yang mencari pengganti dari deputi yang mengundurkan diri," katanya.

Ternyata, Tommy Djiwandono adalah anak dari Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo yang merupakan kakak Prabowo. Ayah Tommy, Joseph Soedradjad Djiwandono, merupakan Gubernur BI periode 1993-1998.

Sufmi juga menjelaskan bahwa pengambilan keputusan di Bank Indonesia (BI) dilakukan secara kolektif. "Dan kemudian tentunya masyarakat perlu tahu bahwa pengambilan keputusan di BI itu adalah kolektif kolegial. Jadi ya bagaimana kemudian seorang deputi bisa mengambil keputusan-keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain itu tidak mungkin," katanya.

Kemudian, Sufmi juga menambahkan bahwa pengusulan calon deputi di BI sudah masuk DPR dan telah dibicarakan di Badan Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat.
 
Jadi gini, sih kayaknya pengambilan keputusan di BI itu sebenarnya dilakukan oleh kolegial kan? Sufmi Dasco bilang jadi tidak bisa langsung dipercaya sih kalau ada satu orang deputi yang bisa mengambil keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain. Tapi kayaknya ini juga jadi peluang bagi masyarakat untuk lebih tahu tentang pengambilan keputusan di BI kan? Seharusnya kita lebih fokus pada bagaimana kebijakan-kebijakan di BI itu sebenarnya bisa menjadi manfaat bagi masyarakat ya? πŸ™πŸ’Έ
 
Pengusulan calon Deputi Gubernur BI itu terlihat tidak adil ya, karena Presiden Prabowo Subianto nggak ada yang menunjuk Tommy Djiwandono πŸ€”. Sementara gubernur BI sendiri yang meluruskan daftar nama itu, dan malah meminta bantuan dari Sufmi Dasco Ahmad untuk pengusulan calon deputi πŸ€·β€β™‚οΈ. Ternyata ada hubungan dari Tommy dengan ayahnya yang pernah jadi Gubernur BI ya, itu juga terasa tidak adil πŸ˜’. Dan malah Sufmi Dasco Ahmad bilang pengambilan keputusan di BI itu adalah kolektif, tapi kalau seorang deputi bisa mengambil keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain itu apa lagi? πŸ€”. Masih banyak keraguan di sana...
 
Maksudnya gini, pengusulan calon Deputi Gubernur BI itu nggak ada intervensi dari Presiden Prabowo, tapi giliran gubernur BI sendiri yang meluruskan daftar nama. Makasih atas kemampuan Perry Warjiyo dalam menangani urusan ini. πŸ™Œ

Mungkin itu bisa dijadikan pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya kerja sama dan koordinasi di bidang ini. Dan tidak ada salahnya jika kita juga memperhatikan proses pengambilan keputusan yang sudah dimaksudkan sebagai kolektif kolegial di Bank Indonesia. 🀝
 
" kayaknya kalau nanti Tommy jadi deputi gimana? sih aku masih ragu gugat, kalau tidak ada intervensi dari Prabowo apa kemudian bagaimana. kayaknya pihak BI juga harus jujur tentang siapa yang benar-benar mengusulkan nama-nama itu, tidak boleh terjadi kecurangan seperti ini... 😐"
 
Maksudnya kalau Presiden tidak menunjuk Tommy Djiwandono, tapi ternyata dia masih terpilih karena gubernur BI yang meluruskan daftar namanya, eh? Boleh jadi gubernur Perry Warjiyo yang cerdas ya, malah memilih nama-nama calon deputi dari dalam. Tapi kalau ini benar-benar dari pengusulannya sendiri, mungkin kalau Presiden nggak menunjuk, maka gini kalau pembangunan BI tidak sepadat sekarang πŸ€”

Kemudian, Sufmi Dasco benar-benar bilang bahwa pengambilan keputusan di BI itu kolektif, tapi sepertinya ada kesalahpahaman. Jika pengusulan calon deputi sudah masuk DPR dan disetujui oleh rakyat, maka mungkin ini bukan hasil dari "kolektif kolegial" yang Sufmi bilang. Tapi lebih seperti hasil dari perwakilan rakyat yang memilih siapa yang paling baik untuk jadi deputi BI πŸ’‘
 
omg kok ini kisahnya kayak gila! bihun sih tahu nih, jadi perry warjiyo melibatkan sufmi dasco ahahaha! siapa dia? kayak gila aja! kenapa perry warjiyo bawa sufmi dasco dalam usulan calon deputi ini? apa dia mau jadikan deputi yang kece? bihun kira dia akan diangkat jabatan di bi itu karena pengalaman ayahnya sih? kayak gitu!
 
Gue pikir ini bakal membuat banyak orang marah ya... tapi gue bayangkan, gue bayangkan kalau gue punya kakak seperti Prabowo & ayahnya Gubernur BI pernah, aku jadi ngerasa bangga juga ya! πŸ™ƒ Tommy Djiwandono kayaknya anak buah keluarga besar itu, siapa yang tidak kenal? πŸ˜‚ Tapi, gue paham kalau ada oposisi dari Sufmi Dasco Ahmad, tapi aku rasa dia terlalu canggih, sih... pengambilan keputusan di BI itu kolaborasi, kolaborasi ya! 🀝 Jadi, wajar juga jika deputi mengambil keputusan tanpa disetujui orang lain, kan? 😎
 
Biaya bensin nanti apa aja? Mereka lagi ngomong soal guberner BI, tapi biar sapa yang tahu sih prosesnya kayaknya sama. Tommy Djiwandono kaya anak dari kakak Prabowo, kayaknya alasan kalo dia dipilih deputi ya... tapi sepertinya guberner Perry Warjiyo yang ngomong soal pengusulannya aja. Sufmi Dasco Ahmad yang bareng nyanyi soal pengambilan keputusan di BI, kayaknya tidak salah siapa kalau dia bilang biar pengambilan keputusan itu kolektif. Aku rasa ini buat ngomong soal pengusulannya aja, tapi biar sapa yang tahu sih bagaimana jadi keputusannya.
 
ini nggak ada rahasia kalau Perry Warjiyo dan Sufmi Dasco Ahmad itu temen-temen, tapi pengusulan Tommy Djiwandono tapi jadi gugup kan? πŸ€” aku pikir kalau Presiden Prabowo Subianto nanti akan jujur siapa yang memilih Tommy, tapi apa kira-kira, bisa dugaan aja πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Maksudnya sih kalau gubernur BI Perry Warjiyo itu masih terlalu banyak mempengaruhi keputusan-keputusannya, lho! Siapa tahu nggak kan calon deputi yang dipilih nanti ada yang bisa menggantikan ajaran dari ayahnya yang kayaknya adalah Prabowo Subianto? Tapi kalau kita lihat dari segi kolektif kolegial di BI, mungkin tidak salah sih kalau gubernur itu hanya melakukan perubahan kecil-kecilan saja.
 
Pangkat ini jadi gampang aja, sih... Presiden nggak perlu punya pengaruh langsung pada pilihan calon deputi Gubernur BI, kok πŸ€”. Jika gubernur BI sendiri yang meluruskan daftar nama, itu artinya pengambilan keputusan di BI itu sudah jadi proses kolektif. Nah, Sufmi Dasco Ahmad udah menjelaskan ya bahwa gubernur BI Perry Warjiyo yang melibatkan Sufmi dalam usulan calon deputi, bukan ada intervensi langsung dari Presiden Prabowo Subianto πŸ™.
 
Kita boleh asumsikan kalau Perry Warjiyo sendirian yang ngerampas nama-nama itu kan? Apakah dia bilang kepada Sufmi tentang hal ini sebelum dia menunjuk nama Tommy Djiwandono sebagai calon deputi? Atau dia masih memakai tangan kanan dan kiri untuk mengambil keputusannya? Karena kalau tidak ada intervensi dari Presiden Prabowo, tapi gubernur BI sendiri yang meluruskan daftar nama, maka kita bisa asumsikan bahwa Perry Warjiyo sendirian yang ngerampas nama-nama itu πŸ€”.
 
πŸ˜‚ sih kalau Tommy Djiwandono jadi calon deputi BI, aku rasa bakal seru banget! πŸ˜‰ tapi ayo, apa yang bikin gurihnya ini? πŸ˜„

aku pikir kayakanya karena ayah Tommy adalah ex-Gubernur BI, itu bikin perbedaan bagus banget. Jadi, Presiden tidak langsung menunjuk Tommy karena mungkin takut makin kencang peran Tommy di dalam bank πŸ’Έ dan apa lagi kalau Tommy jadi deputi, kayaknya akan makin kuat peran ayahnya di dalam pemerintahan πŸ€”.

nah, aku rasa yang bikin gurihnya ini adalah karena pengambilan keputusan di BI bukan hanya dari seseorang, tapi dari kolektif kolegial πŸ‘₯. Seperti itu juga di Indonesia ya, kita semua bekerja sama untuk bisa makin baik πŸ‘Œ.

aku masih penasaran siapa yang akan jadi deputi BI setelahnya πŸ€”, si Dicky Kartikoyono atau si Solihin M Juhro? πŸ€‘ tapi aku yakin kayakanya itu akan seru banget! πŸ˜‚
 
Gue nggak percaya banget sih,Presiden Prabowo Subianto sendiri yang tidak menunjuk Tommy Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur BI tapi gubernur BI sendiri yang malah meluruskan daftar nama! Itu gue rasa bukti bahwa gubernur BI Perry Warjiyo siapa aja yang bisa mengambil keputusan-keputusannya. Sufmi Dasco Ahmad bilang bahwa gubernur BI itu malah menolak pengusulan calon deputi dari Presiden sendiri, tapi gue nggak percaya! Gue rasa itu seperti gue sedang bual dengan siapa aja yang salah! πŸ€”
 
Kalau sih ternyata Tommy Djiwandono tidak dipilih jadi Deputi Gubernur BI, tapi itu bukan karena Presiden Prabowo Subianto memilih yang lain, tapi karena gubernur sendiri yang meluruskan daftar nama kayaknya. Saya masih belum paham bagaimana nih sih pengambilan keputusan di BI itu begitu kolektif? Jika deputi bisa mengambil keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain, itu artinya sistemnya still kaku banget, ya? Saya rasa kalau di sekolah kita pasti punya aturan yang jelas dan semua orang harus mengikuti, kayaknya nih juga perlu di BI.
 
Udah kayaknya sih, gubernur BI bule-bule mau melibatkan Sufmi Dasco Ahmad dalam pengusulan calon deputi, tapi apa yang dikirainya? Gubernur BI itu sendiri yang nggak jujur soal intervensi dari Prabowo. Kalau udah ada pengusulan dari gubirlah yang penting, bukan dari Presiden. Tapi sih, masih bisa juga terjadi kejadian-kejadian aneh seperti ini... πŸ€”
 
Gue rasa ini penjelasan yang jelas dari Sufmi, tapi kalau gue cari lagi, masih ada hal yang kurang. Kalau pengusulan nama-nama itu bukan dari Presiden, apa artinya? Apa bedanya jikaPresiden yang melibatkan seseorang dalam pengusulan? Kenapa gubernur BI harus memilih sendiri deputi kalau pengusulannya itu tidak ada intervensi dari Presiden. Gue rasa ini semua tergantung pada bagaimana kerja sama antara Presiden dan gubernur BI, tapi kalau gue cari lagi, masih ada hal yang kurang jelas. πŸ€”
 
Gue pikir siapa pun yang diusulkan untuk jadi Deputi BI, pasti harus bisa dipercaya karena ini itu penting sekali bagu buat moneter Indonesia πŸ€”πŸ’Έ. Gue nggak bisa percaya juga kalau Presiden Prabowo sendiri nggak terlibat dalam hal ini, tapi ternyata gubernur BI Perry Warjiyo yang malah meluruskan daftar nama itu aja πŸ˜‚. Sufmi Dasco Ahmad bilang bahwa pengambilan keputusan di BI dilakukan secara kolektif, jadi siapa pun yang diusulkan harus bisa bekerja sama dengan yang lain 🀝. Gue harap pilihan deputi BI ini tidak hanya tentang politik, tapi juga tentang kemampuan dan bakat seseorang untuk memimpin moneter Indonesia ke masa depan πŸ’ͺ.
 
Merasa penasaran banget sih, kenapa Perry Warjiyo melibatkan Sufmi Dasco Ahmad dalam pengusulan calon deputi BI? Nah, mungkin dia ingin memastikan bahwa pengambilan keputusan di BI itu benar-benar kolektif kan? Tapi, ada salah satu yang tidak jelas sih... Jika gubernur BI sendiri yang meluruskan daftar nama, dan Sufmi Dasco Ahmad yang memberitahu tentang pengusulan calon deputi, tapi Presiden Prabowo Subianto tidak ada intervensi dalam hal ini... Mungkin ada sesuatu yang tidak selesai sih?
 
kembali
Top