Kopi Lokal Indonesia Tampil di Panggung Dunia
Davos, Swiss - Banyak orang yang mengenal Coffeenatics sebagai kopi artisan asal Medan yang terkenal dengan rasa kualitasnya. Namun, apa yang sebenarnya dimulai dari kedai kopi kecil itu?
Bermula dari sebuah keinginan untuk menjadi bagian dari industri kopi dunia, Coffeenatics yang dibangun oleh Harris Hartanto Tan dan teman-temannya mengembangkan dirinya sebagai brand kopi artisan. Mereka tidak hanya berfokus pada menyajikan kopi, tetapi juga membangun komunitas yang lebih baik.
Dari kedai-kedainya di Medan dan Jakarta hingga membangun ekosistem melalui pelatihan dan edukasi kopi bagi komunitas lokal. Coffeenatics berhasil membuat nama mereka sendiri sebagai brand kopi artisan Indonesia yang dikenal dengan biji-bijinya dan kekonsistensian dalam mengangkat kopi.
Kehadiran Coffeenatics di forum internasional seperti World Economic Forum (WEF) 2026 bukan sekadar meninggalkan tanda-tandanya saja. Mereka membawa cerita tentang perjalanan mereka, dari awal yang tidak mengenal kata "artisan" ke kini menjadi salah satu representasi cita rasa nusantara yang dihiasi pada paviliun Indonesia.
Saat ini, Coffeenatics telah mulai menjangkau pasar internasional, termasuk Singapura, dengan dukungan tim yang kini berjumlah lebih dari 80 orang. Mereka adalah contoh bahwa kopi Indonesia bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang nilai, kolaborasi, dan cerita di balik setiap cangkir.
Davos, Swiss - Banyak orang yang mengenal Coffeenatics sebagai kopi artisan asal Medan yang terkenal dengan rasa kualitasnya. Namun, apa yang sebenarnya dimulai dari kedai kopi kecil itu?
Bermula dari sebuah keinginan untuk menjadi bagian dari industri kopi dunia, Coffeenatics yang dibangun oleh Harris Hartanto Tan dan teman-temannya mengembangkan dirinya sebagai brand kopi artisan. Mereka tidak hanya berfokus pada menyajikan kopi, tetapi juga membangun komunitas yang lebih baik.
Dari kedai-kedainya di Medan dan Jakarta hingga membangun ekosistem melalui pelatihan dan edukasi kopi bagi komunitas lokal. Coffeenatics berhasil membuat nama mereka sendiri sebagai brand kopi artisan Indonesia yang dikenal dengan biji-bijinya dan kekonsistensian dalam mengangkat kopi.
Kehadiran Coffeenatics di forum internasional seperti World Economic Forum (WEF) 2026 bukan sekadar meninggalkan tanda-tandanya saja. Mereka membawa cerita tentang perjalanan mereka, dari awal yang tidak mengenal kata "artisan" ke kini menjadi salah satu representasi cita rasa nusantara yang dihiasi pada paviliun Indonesia.
Saat ini, Coffeenatics telah mulai menjangkau pasar internasional, termasuk Singapura, dengan dukungan tim yang kini berjumlah lebih dari 80 orang. Mereka adalah contoh bahwa kopi Indonesia bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang nilai, kolaborasi, dan cerita di balik setiap cangkir.