PT Danantara Investment Management (Persero) mengumumkan perubahan jumlah pokok Surat Utang Jangka Panjang Tahap II, yang sebelumnya adalah Rp11,66 triliun, menjadi Rp11,38 triliun. Pengumuman ini disampaikan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tanggal 10 Desember 2025.
Menurut Plh. Kepala Divisi Jasa Kustodian Nina Pratama, perubahan jumlah pokok ini dilakukan berdasarkan surat PT Danantara Investment Management (Persero) No: 245/DIMMDF/XII/2025. Surat ini mengumumkan perubahan jadwal penerbitan dan jumlah pokok suatu surat utang.
Danantara telah menerbitkan dua seri suatu surat utang jangka panjang yang ditawarkan tanpa penawaran umum, yaitu Seri A dan Seri B. Pada awalnya, jumlah pokok Seri A adalah Rp10,09 triliun dan Seri B adalah Rp1,58 triliun. Namun, setelah perubahan, jumlah pokok Seri A menjadi Rp9,81 triliun dan Seri B menjadi Rp1,56 triliun.
Pengumuman teranyar ini juga mengumumkan bahwa suatu surat utang jangka panjang yang ditawarkan tanpa penawaran umum akan didistribusikan secara elektronik pada tanggal tertentu. Di antaranya, tanggal pembayaran bunga pertama atas suatu surat utang jatuh pada tanggal tertentu dan tanggal jatuh tempo suatu surat utang juga berubah.
Danantara telah menerbitkan dua seri suatu surat utang jangka panjang yang ditawarkan tanpa penawaran umum pada akhir Oktober 2025. Namun, belum diketahui apakah suatu surat utang yang diterbitkan tanpa penawaran umum ini merupakan Patriot Bond atau bukan.
Menurut Plh. Kepala Divisi Jasa Kustodian Nina Pratama, perubahan jumlah pokok ini dilakukan berdasarkan surat PT Danantara Investment Management (Persero) No: 245/DIMMDF/XII/2025. Surat ini mengumumkan perubahan jadwal penerbitan dan jumlah pokok suatu surat utang.
Danantara telah menerbitkan dua seri suatu surat utang jangka panjang yang ditawarkan tanpa penawaran umum, yaitu Seri A dan Seri B. Pada awalnya, jumlah pokok Seri A adalah Rp10,09 triliun dan Seri B adalah Rp1,58 triliun. Namun, setelah perubahan, jumlah pokok Seri A menjadi Rp9,81 triliun dan Seri B menjadi Rp1,56 triliun.
Pengumuman teranyar ini juga mengumumkan bahwa suatu surat utang jangka panjang yang ditawarkan tanpa penawaran umum akan didistribusikan secara elektronik pada tanggal tertentu. Di antaranya, tanggal pembayaran bunga pertama atas suatu surat utang jatuh pada tanggal tertentu dan tanggal jatuh tempo suatu surat utang juga berubah.
Danantara telah menerbitkan dua seri suatu surat utang jangka panjang yang ditawarkan tanpa penawaran umum pada akhir Oktober 2025. Namun, belum diketahui apakah suatu surat utang yang diterbitkan tanpa penawaran umum ini merupakan Patriot Bond atau bukan.