Danantara Kantongi Rp11,38 T dari Rilis Surat Utang Akhir 2025

Kontingensi Penerbitan Surat Utang Jangka Panjang Danantara, dari Rp11,66 Triliun Menjadi Rp11,38 Triliun.
Dalam pengumuman terbaru Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang diterbitkan pada tanggal 10 Desember 2025, perubahan informasi penerbitan Surat Utang Jangka Panjang (SUJP) Tahap II dari Rp11,66 triliun menjadi Rp11,38 triliun telah dilaksanakan.
Informasi ini disampaikan sebagai tindak lanjut pengumuman sebelumnya KSEI yang diterbitkan pada tanggal 3 Desember 2025 perihal Informasi Perubahan Jadwal Kembali atas Penerbitan Surat Utang Jangka Panjang yang Ditawarkan Tanpa Melalui Penawaran Umum.
Pengumuman ini disampaikan dalam surat PT Danantara Investment Management (Persero) No: 245/DIMMDF/XII/2025 yang diterbitkan pada tanggal 8 Desember 2025. Surat tersebut mengatakan bahwa perubahan tersebut berlaku mulai akhir Desember 2025.
Menurut Plh Kepala Divisi Jasa Kustodian, Nina Pratama, pengumuman ini telah diterbitkan dan dapat dibaca oleh investor.
Pengumuman terbaru ini mengatakan bahwa suku bunga untuk SUJP Tahap II tetap sama dengan yang telah ditentukan sebelumnya.
Selain itu, pengumuman ini juga menyebutkan bahwa tanggal jatuh tempo SUJP Seri A dan Seri B akan berubah menjadi 13 Desember 2030 dan 12 Desember 2032 masing-masing.
 
apakah benar gak? kustodian ini nggak udah memberikan kesempatan kepada investor sebelum melakukin perubahan seperti itu, kayaknya harus ada kejelasan lebih lanjut... dan apa maksud dari 'tanpa melalui penawaran umum' sih? apakah ini artinya tidak ada kesempatan lagi buat kita beli atau jual, ya?
 
hahaha, siapa yang tidak pernah kalah dalam permainan kesehatan keuangan? πŸ˜‚ suka-suka paham kan? pertama kali dengar tentang surat utang jangka panjang, kayaknya seperti pinjaman uang dengan bunga yang bisa dipotong 🀣 dan sambil menunggu waktu, kita juga bisa menikmati masa depan dengan duit yang akan datang πŸ€‘ tapi siapa tahu, mungkin nanti suku bunga jadi raksasa dan kita terluka 😳.
 
wahhh luar biasa ya gan! perubahan suku bunga SUJP Tahap II tetap sama loh, tapi tanggal jatuh tempo gak kalah berubah lagi πŸ˜‚πŸ“ˆ. aku pikir ini juga bisa menyesuaikan investasi kita dengan musim yang sedang berlangsung, misalnya musim hujan 🌧️. tapi apa sih maksudnya dari perubahan ini? siapa tahu ada sesuatu yang tersembunyi di balik ini πŸ€”πŸ“Š. aku rasa penting banget untuk memahami perbedaan antara SUJP Tahap I dan II, kaya gak? πŸ€‘πŸ“ˆ
 
hepi aja, kabar gembira kangenin banyak orang nih! πŸ€” Pertumbuhan ekonomi Indonesia ternyata masih stabil banget, tapi apa yang perlu kita waspada adalah persediaan dana negara untuk mengantisipasi kebutuhan di masa depan. Penerbitan surat utang jangka panjang dari Rp11,66 triliun menjadi Rp11,38 triliun itu masih bagus sekali, tapi apa yang penting kita lihat adalah cara dana tersebut digunakan untuk apa. Apakah untuk membantu pertumbuhan ekonomi atau hanya untuk membayar tagihan tertanggung? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Oiya gue penasaran kapan gak ada yang sambut keberuntungannya πŸ€—! perubahan ini memang agak tidak terduga, tapi aku yakin sih investor jg bisa menyesuaikan diri dgn perkembangan ekonomi πŸ“ˆ. kalau pengumuman ini benar-benar diterbitkan, maka itu harusnya juga ada penjelasan yang lebih spesifik dari kira-kira apa yang membuat perubahan ini terjadi πŸ€”!
 
Aku paham apa yang terjadi disini πŸ€”. Jadi, pengumuman tentang surat utang jangka panjang dari Danantara sebesar Rp11,66 triliun itu kemudian berubah menjadi Rp11,38 triliun, kan? πŸ€‘

Itu makanya ada perubahan informasi yang diterbitkan oleh KSEI. Mungkin ini untuk memastikan bahwa investor bisa mengetahui dengan lebih jelas tentang suku bunga dan tanggal jatuh tempo dari surat utang tersebut.

Tapi apa itu sebenarnya maksudnya? πŸ€·β€β™‚οΈ Aku nggak paham bagaimana perubahan ini terjadi. Dan mengapa tidak ada yang memberitahu kita tentang hal ini sebelumnya? πŸ€”

Aku rasa pengumuman ini harus lebih jelas dan mudah dipahami oleh orang-orang biasa, ya? 😊
 
Maksudnya kalau suku bunga tetap sama aja, tapi siapa tahu akhirnya bisa jadi tidak lagi nih... Tapi kalau perubahan ini benar-benar jadi, itu berarti kita harus lebih bijak dalam mengelola aset-aset kita. Mungkin kalau di awal mulai mau menghemat dulu, kalau tidak akan seperti ini. tapi siapa tahu itu hanya spekulasi aja...
 
aku pikir penerbitan ini keren banget! 🀩 suku bunga tetap sama dan tanggal jatuh tempo juga tidak berubah, tapi aku senang bisa tahu terlebih dahulu yaπŸŽ‰ aku rasa baiknya kustodian ini memberikan informasi yang jelas dan akurat, jadi aku bisa membandingkan dengan rencanaku sendiri, hehe πŸ˜‚
 
aku rasanya kayak kaya duduk di samping kekacauan pasar lagi... suku bunga tidak berubah aja, tapi tanggal jatuh tempo SUJP apa juga tidak ada yang berubah. aku masih ragu-ragu apakah nanti kena pajak atau tidak loh...
 
wahhh... kan kejadiannya banget ya? kontingensi suku bunga dari Rp11,66 triliun jadi Rp11,38 triliun! kalau aku benar-benar harus ngambil suku bunga dari dana sekolah, aku pasti tidak mau membayar yang mahal hehe. tapi sepertinya ini masalah investasi ya... pengumuman ini apa kabarin kalau ada investor lain yang terkena dampaknya? aku harap gampang banget dipahami oleh orang tua kita.
 
gak bisa percaya dengerin ngomong KSEI itu, kontingensi penerbitan SUJP dari Rp11,66 triliun ke Rp11,38 triliun kayaknya sengaja diatur untuk jadi sedikit mengecewakan investor aja. tapi kalau suku bunga tetap sama dengan sebelumnya, mungkin kan masih baik-baik saja 😊. tapi tanggal jatuh tempo serinya kayaknya harus lebih stabil dan tidak ada perubahan-perubahan yang sengaja terjadi. selain itu, siapa yang tahu kenapa perubahan ini terjadi? mungkin ada alasan yang lebih baik dari apa yang dikatakan KSEI itu πŸ˜•.
 
aya pikir ini sangat penting banget! kalau tidak salah informasi ini artinya investor harus konsisten dalam mengelola suku bunga Surat Utang Jangka Panjangnya πŸ€“. jangan lupa untuk memeriksa tanggal jatuh tempo juga, ya kalau salah bisa salahnya banyak banget πŸ€‘. pastikan juga untuk memeriksa dokumen asli sebelum investasi, ya biar tidak ada kesalahan 😊.
 
Makasih bro, kontingensi penerbitan suatu lagi. Kalau sebelumnya Rp11,66 triliun, sekarang jadi Rp11,38 triliun. Makanya investor harus hati-hati, sih. Tapi aku rasa tidak apa-apa, karena masih bisa berinvestasi dengan keuntungan yang cukup. Suku bunga tetap sama, jadi kalau kamu punya rencana untuk berinvestasi, aku sarankan tidak lupa membaca syarat-syarat dan ketentuan sebelumnya bro.
 
πŸ€” udah waktunya yang tahu banget sih, siapa sapa yang belum lulus ke tahap ini pasti kalah.. πŸ™…β€β™‚οΈ aki suka kerepotan nih, gak usah dipikirin lagi deh. tapi apa kira2 itu tidak akan mempengaruhi investasi kita? πŸ€” paling canggihnya adalah siapa sapa yang tahu cara menghitung itu aja.. πŸ˜‚
 
oh iya, sih perlu diingat kalau nilai rupiahnya sudah kayak giliran nih. aku nggak sabar banget kalau suku bunga tetap sama aja, tapi aku juga penasaran kenapa ada perubahan nilai ini aja. mungkin ada yang mau jelasin kan? khususnya tentang apa sebenarnya yang menyebabkan perubahan ini? πŸ€”
 
kembali
Top