Danantara Bentuk BUMN Perminas, Kelola Tambang Rampasan Negara

Dony Oskaria menyatakan bahwa akan dibentuk BUMN tambang baru bernama Perminas yang akan mengelola tambang-tambang yang telah disita oleh negara. Nantinya, perusahaan ini akan mengelola salah satunya tambang emas Martabe di Sumatera Utara yang sebelumnya dikuasai PT Agincourt Resources.

Dony menekankan bahwa Perminas berbeda dengan MIND ID yang merupakan holding BUMN pertambangan. Meski demikian, melalui perusahaan baru tersebut, pengelolaan Agincourt akan tetap berada di bawah Danantara. Ia menyatakan bahwa bisnisnya ada di bawah Danantara semua, dan diserahkan ke Danantara.

Namun, Dony mengakui bahwa komunikasi ihwal peralihan pengelolaan tambang Agincourt tidak dikomunikasikan oleh Danantara. Ia menegaskan bahwa itu bukan dengan kami, dan mungkin akan dikomunikasikan di masa depan.

Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) yang baru dibentuk ini merupakan hasil bentukan perusahaan pelat merah tersebut. Dony menyatakan bahwa Perminas berfungsi untuk mengelola tambang-tambang yang telah disita oleh negara, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pengelolaan sumber daya mineral.

Dalam hal ini, Dony menekankan pentingnya kerja sama antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dengan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk mengkoordinasikan pengelolaan lahan 28 perusahaan yang dicabut izinnya karena melanggar peraturan pemanfaatan kawasan hutan.
 
hehe, apa kabar bro 🤔? aku rasa Dony Oskaria sedang mencoba membuat Perminas sebagai solusi untuk mengelola tambang-tambang yang telah disita oleh negara. tapi aku pikir apa yang dibawa dari PT Agincourt Resources ke Perminas itu gampang-ganteng 🤑. kalau tidak ada perubahan besar, apa yang bedanya dengan MIND ID loh? 🤷‍♂️

dan aku rasa komunikasi ihwal peralihan pengelolaan tambang Agincourt yang buruk kok, sih... Dony bilang itu bukan kalahannya tapi mungkin akan dibahas nanti 😬. tapi aku rasa penting banget untuk ada kerja sama antara Kementerian Investasi dan BKPM dengan Satgas PKH agar lahan 28 perusahaan yang dicabut izinnya bisa diatur dengan lebih baik 💪.

akhirnya, aku pikir Perminas itu masih waktunya untuk dicobanya 🤞. tapi aku juga ingin melihat bagaimana implementasinya nanti ya...
 
🤔 Nah, kalau ada perubahan kepemilikan tambang, gini aja yang penting, apakah efisiensi dan produktivitas tambah, atau tidak. Kalau benar-benar meningkatkan kinerjanya, itu wajar banget, karena negara saja yang membutuhkannya. Tapi, kamu harus berkomunikasi dengan baik dulu, kan? Jangan seperti ini, komunikasi ihwal peralihan pengelolaan tambang tidak dikomunikasikan... gini aja membuat bingung sih. Dan, kalau ada kerja sama antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dengan Satgas PKH, itu wajar banget juga! Yang penting, lahan-lahan tersebut dapat dipertahankan dengan baik. 📈💪
 
Pikir aku, kalau gini baru lagi berarti apa? Pembentukan Perminas aja jadi pencahayaan untuk mencari uang, dan Kementerian Investasi/BKPM yang mau bekerja sama hanya buat membantu mereka saja. Satgas PKH kayaknya tidak punya kekuatan untuk mengontrol 28 perusahaan yang mau-mau melanggar aturan ya... Semua ini hanya akan membuat hutan kita semakin rusak, dan kita semua semakin kaya... Tapi siapa nanti yang akan mendapatkan uang dari sumber daya alam kita?
 
ada aja sih, Dony Oskaria benar-benar mau bikin BUMN tambang baru yah, tapi kita harus tahu terlebih dahulu siapa sih yang akan mengelolanya nanti, kan? kalau PT Agincourt Resources masih di bawah Danantara, artinya masih ada masalah lagi, karena kita semua tahu bahwa danantara kurang fokus pada operasionalnya aja, padahal tambang emas Martabe itu sangat berpotensi untuk menghasilkan pendapatan yang lebih besar bagi Indonesia. saya harap perusahaan ini bisa bekerja dengan baik dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya mineral di Indonesia 🤞
 
Siap-siap aja kalau Martabe jadi sumber emas yang banyak, rasanya kayak baju bersih tapi di dalam masih kotor 😂. Tapi serius, bisnis ini gak harus jadi soal kita ngerasa nyaman aja, tapi bagaimana caranya bisa ngefisien dan efektif untuk semua pihak. Aku pikir kalau perlu ada komunikasi yang jelas dari mana-mana sih tentang keberadaan Perminas. Tapi aku juga paham bahwa gampangnya tidak semua orang bisa ngeliatkan, ya 😊.
 
Mungkin ini semua tentang bagaimana cara kita bisa bekerja sama dengan cara yang baik, tapi nggak ada yang benar-benar 'bebas' di sini, ya? Misalnya kalau perusahaan baru itu bisa mengelola tambang-tambang yang disita negara, tapi nanti harus berada di bawah pengawasan Danantara. Apa arti dari itu sih? Kita nggak benar-benar memiliki kontrol atas apa yang kita lakukan, kan?

Dan apa dengan keterlibatan Kementerian Investasi dan BKPM? Mereka juga ikut campur di sini. Artinya, kita harus berkoordinasi dengan semua pihak untuk mengatasi masalah ini, tapi nggak ada yang jelas tentang bagaimana cara bekerja sama itu.

Saya rasa apa yang ingin Dony katakan adalah pentingnya kerjasama, tapi juga perlu kita sadari bahwa kita tidak benar-benar memiliki kebebasan dalam hal ini. Kita harus bersabar dan tahan untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di balik semua ini. 😊
 
ada kebenaran di balik pernyataan Dony Oskaria tentang pembentukan Perminas? pertanyaannya adalah, siapa yang benar-benar mengelola tambang-tambang itu setelah dicabut izinnya? dan bagaimana pengelolaan Agincourt Resources sebelumnya tidak dikomunikasikan oleh Danantara? perlu diinvestigasi lebih lanjut tentang hubungan antara Perminas, MIND ID, dan Danantara 🤔
 
Wah, nggak sabar banget aja nih... Dony Oskaria bilang mau dibentuk BUMN tambang baru Perminas, tapi apa yang pasti sih masih ada di balik kejadian ini? Lalu dari mana asalnya perusahaan ini? Aku pikir itu masih hubungan dengan Danantara, ya... kayaknya masih ada hal-hal tertutup. Tapi aku setuju banget kalau kita harus meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pengelolaan sumber daya mineral, tapi harus diarahkan dengan benar. Aku harap perminas ini bisa menjadi contoh yang baik...
 
Maksud sih kan? Mereka buat BUMN tambang baru bernama Perminas, tapi ternyata masih di bawah Danantara aja... Siapa nih yang bakal menangani keamanan tambang itu? Aku kira mereka akan mengambil kesempatan ini untuk memperburuk kondisi lingkungan... Nah, kalau perusahaan pelat merah bisa membuat Perminas seperti ini, apa artinya sih? Kita udah terlalu banyak melihat kemajuan teknologi, tapi masih banyak hal yang belum terpecahkan...
 
kembali
Top