Dampak dan Tanda-tanda Fatherless pada Anak Perempuan

Ayah kalah, ibu patah: dampak terhadap anak perempuan

Pernyataan suaminya di tempat kejadian pembunuhan menimbulkan ketegangan. "Dia selalu mengkhianati saya dan tidak pernah memberikan dukungan dalam masalah pernikahannya," kata ibu patah itu, yang mengaku sudah berusaha untuk memaafkan suaminya setelah beberapa tahun.
 
Maksudnya apa sih pasuturnya? Seperti kaya gini selalu memilih anak perempuan sebagai korban... Saya rasa itu karena anak perempuan lebih mudah dimanipulasi, kan? Nah, saya pikir itu masalah keluarga yang tidak bisa disolusikan dengan satu kata "dampak" aja. Kalau ibu patahnya udah memaafkan suaminya setelah 5 tahun, apa arti kematiannya? Kenapa pasuturnya masih terus membunuh? Saya rasa itu karena pasuturnya sendiri yang tidak bisa mengatasi permasalahan-nya sendiri, jadi dia cari di luar... Dan apa yang kita dapatkan dari hal ini adalah bahwa sistem penegakan hukum Indonesia masih lemah...
 
Wah, kayaknya suami itu kuyup sih 🙄. Ayah dia kalau nggak bisa melindungi anak perempuan-nya, gini punya arti apa? Kenapa dia harus bilang halusinasi sendiri aja, padahal ibu yang paling dekat dengan anaknya, kan?

Tapi kayaknya gue jujur, suami itu benar-benar kurang fokus pada permasalah pernikahannya. Gua tahu sih kalau semua orang memiliki masalah dalam pernikahan, tapi pasti ada cara untuk diatasi aja, ya? Tapi ini, kabarnya lebih serius banget...
 
Saya jadi ngakasin, siapa aja ngerasa kasih dengan suami yang begitu konyol dan tidak percaya diri. Saya rasa dia selalu lupa bahwa ibu patah itu dia yang terus merawatnya setelah melahirkan, siapa yang terlalu sedikit memberikan dukungan kepadanya? Dan kemudian dia ngomongin hal-hal konyol seperti itu di tempat kejadian pembunuhan? Saya rasa anak perempuan itu malah lebih baik tidak punya suami seperti itu. Dia harus lebih bijak dalam memilih pasangannya, jangan sampai terlalu mudah tergoda dengan kalimat-kalimat konyol yang hanya untuk mengalahkan orang lain. 😤💔
 
Aku pikir kalau ayahnya malas banget itu, tapi aku juga paham kalau dia mungkin udah lelah dan tidak bisa menangani masalah pernikahan dengan baik 🤔. Atau mungkin dia benar-benar tidak peduli sama anaknya, tapi aku juga rasa itu masih bisa diatasi dengan bantuan profesional dan dukungan dari keluarga atau komunitas 🤗. Aku pikir ibu patah itu juga salah, dia harus lebih sabar dan memberikan kesempatan lagi pada ayahnya untuk memperbaiki diri 😊. Tapi aku juga rasa ibu patah itu benar-benar mengalami trauma, dia perlu bantuan dari profesional dan waktu untuk menanggungi emosi yang dia rasakan 💔. Aku juga pikir ini tidak ada jawabannya, tapi mungkin bisa belajar dari kesalahannya dan menjadi lebih baik di masa depan 🤓.
 
ini cerita yang tragis banget 🤕. perempuan yang dipukul dan dipecat karena permasalahan pernikahannya, tapi apa yang harus dijadikan contoh oleh suami itu? dia justru mengkhianati perasaan pacarnya bukan? dan ibunya yang patah pikiran karena kesabaran, apa yang bisa dia lakukan? memaafkan suami yang tidak pernah memberikan dukungan? tapi mungkin ini adalah contoh dari budaya yang sangat tidak baik dalam masyarakat kita sekarang. perempuan yang dihormati dan dilindungi harus menjadi prioritas utama dalam kehidupan pribadi, bukan menjadi korban dari masalah yang tidak perlu. semoga ada banyak orang yang mau mendengar cerita ini dan memberikan bantuan kepada perempuan itu 🤞
 
Gue pikir apa yang salah sama sekali sama orang tua nih... si ayah kalah dan gue rasa ia harus bertanggung jawab atas kekerasan yang dilakukan oleh istrinya. Kenapa lagi suami jadi penjahat sakti? dan ibu-ku kalah juga, apa dia yang salah? Dia sudah berusaha memaafkan ayah-nya setelah beberapa tahun tapi gue masih rasa dia harus bertanggung jawab atas kekerasan yang dilakukan oleh istrinya. Kenapa kamu buat anak perempuan merasa tidak aman di rumah?
 
Ayah-anak kita ini terlalu serius banget... siapa yang bilang bahwa ayah harus selalu memberikan dukungan dalam masalah pernikahan? ya mungkin orang-orang yang punya uang banyak aja, tapi bagi yang biasa-biasa saja, kayaknya tidak bisa diharapkan. dan kalau suami itu sendiri gak mau membantu, maka ibu-aya harus terus menolong juga! tapi apa caranya lagi? kayaknya anak perempuan kita harus lebih bijak dalam memilih pasangan ya... atau mungkin ibu-aya sederhanya saja harus beristirahat dulu dan jangan terlalu nyesal...
 
Gini kayaknya kasusnya... kalau suami memukuli istrinya dan bulehan ibunya, tapi masih bisa mengatakan bahwa ibunya selalu mengkhianati dia? Aneh banget! Kalau benar-benar dia sudah berusaha untuk memaafkan suaminya, kenapa dia terus memanggilnya begitu kasar? 🤔

Saya pikir kalau ibu yang patah itu seharusnya bisa melihat bahwa kehidupan pernikahannya itu sudah habis. Tapi, aku juga tahu bahwa Indonesia masih banyak yang belum mau menerima perubahan. Saya harap bulehan ini bisa menjadi pelajaran bagi mereka yang tidak peduli dengan perasaan orang lain. 🙏
 
ini gampang-gampang banget sih... aku nggak percaya kalau ayahnya bisa seperti ini... ngerasa apa lagi kalau ibunya patah? tapi aja, aku tahu banyak kasus di Indonesia yang sama kayak ini... suaminya yang udah berada di tempat kejahatan itu, masih bisa minta maaf dan kalu kalu ajak kembali istriya... aku pikir ini serius banget, tapi kadang terasa kurang percaya ya...
 
Pernyataan ayah patah itu agak kasar kok, tapi aku paham kalau dia sedih dan bingung. Tapi kenapa dia harus terus-menerus mengkritik istrinya? Dulu dia bilang suka, sekarang apa lagi? Kalau dia ingin memaafkan istrinya, dia harus mulai dari dirinya sendiri dulu. Dan aku pikir ibu patah itu tidak salah karena berusaha untuk memaafkan suaminya, tapi dia seharusnya bisa mendapatkan dukungan dari ayahnya yang lebih banyak. Ayahnya itu harus bisa menjadi contoh bagus bagi anak-anak kita tentang bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan baik, bukan dengan mengkritik dan memaki!
 
Anak perempuan ini kayaknya capek banget aja, apa lagi diceritain kalau orang tuanya sama-sama kasihan deh... Ayah dia gawa kalah, ibu dia patah... kayaknya anak perempuan ini butuh bantuan banyak deh, tapi siapa tahu apa yang terjadi di balik cerita ini... kayaknya kita harus lebih bijak dalam membantu orang lain, tapi jangan pernah menyerah juga, karena setiap kejadian seperti ini pasti ada cara untuk mengatasi.
 
Wah, kalau ayah itu begitu, kenapa dia gak jujur dulu? Semua sih tentang kesalahpahaman aja, tapi dia kena jujur dulu sebelum bunuh istriya... Itu bukan cara yang baik sama sekali! Dan ibu patah-nya, dia udah berusaha apa lagi untuk memaafkannya setelah tahun-tahun? Kalau aku di tempat dia, aku juga akan merasa sangat kesal dan terluka. Ibu patah-nya kena dibantu oleh siapa aja kalau dia tidak bisa merawat dirinya sendiri... Semua ini kayak gak ada jalan keluarnya, kan?
 
Makasih tuh... ayahnya bisa bunuh istrinya dan sahabatnya jadi korban, tapi apa punya keberanian untuk mengatain hal ini? Dia selama-selama memaafkan ibunya, tapi di balik itu dia masih bisa melakukan hal yang bikin orang semua marah. Mau dibicarain aja, tapi aku rasa ada yang salah dengan perasaan pribadinya. Dulu dia lagi cari cinta dan nikah, tapi sekarang dia kembali ke jalan yang sama? Nyata kayaknya si ayahnya malas banget untuk menghadapi masalahnya...
 
Gue pikir ini kayak bencana yang harus dihindari, tapi gini terus terjadi... aku bayangin kalau suami yang bikin perempuan patah ini kayak benda yang tidak berguna, itu tidak masuk akal kan? Aku rasa orang-orang yang jadi korban ini kayak orang yang gagal dalam hidup, aku pikir lebih baik kalau mereka bisa ngobati masalah-masalah yang ada di rumah sebelum keluar buang kejadian yang tragis... tapi aku tahu juga kalau pas suami dan istri nyerinya sudah bongkar masalah, masih ada kemungkinan kasus seperti ini akan terjadi lagi.
 
Wow 😮! Pernyataan ayahnya memang bikin ketegangan banget. Bisa dibilang, bukti pembunuhan itu malah membuatnya bercerita lepas 😂. Saya penasaran bagaimana dia bisa ngecetkan ibunya setelah ini, gak ada jodoh, tapi masih punya anak perempuan yang butuh dia 🤷‍♂️. Ini kaya cerita film aja, bukannya nyata 📺!
 
kembali
Top