Dampak Child Grooming Terhadap Kesehatan Mental Anak

"Korban Penggandaan Hubungan Terhukum dengan Mengisahkan Trauma yang Bekas"

Pada bulan Januari tahun ini, buku "Broken Strings" karya Aurelie Moeremans mulai menarik perhatian publik. Buku tersebut mengisahkan pengalaman pribadi penulis saat masih berusia 15 tahun. Dalam buku tersebut, Aurelie menjadi korban penggandaan hubungan dengan laki-laki yang usianya lebih dari dua kali lipat.

Penggandaan hubungan ini memang terkesan ramah dan spontan, namun di balik itu, ada proses manipulasi yang dilakukan secara bertahap oleh pelaku. Mereka membangun kedekatan emosional, menanamkan rasa percaya, lalu perlahan mengaburkan batas yang wajar dengan tujuan akhir untuk mengeksploitasi korban secara seksual.

Karena berlangsung halus dan tidak selalu disertai kekerasan fisik, praktik ini sering kali luput disadari sampai dampaknya mulai semakin serius bagi korban. Dampak penggandaan hubungan ini sangat mendalam dan bisa mencapai kesehatan mental, perilaku, dan hubungan di masa depan.

Menurut Risa Fajar Kusuma, penulis artikel di tirto.id, anak yang mengalami penggandaan hubungan memerlukan perhatian dari orang tua dan masyarakat. Mereka harus mengenali tanda-tanda awal seperti perubahan perilaku, hambatan dalam relasi sosial, dan dampak psikologis.

"Penggandaan hubungan ini bukan hanya menyebabkan luka fisik, tetapi juga trauma yang mendalam," katanya. "Orang tua harus mengenal tanda-tanda awal dan tidak ragu untuk melapor kepada pihak berwajib jika mereka menduga anak mereka korban."

Dampak penggandaan hubungan ini sangat serius dan bisa menyebabkan gangguan kecemasan, depresi, hingga stres pascatrauma. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjadi pendukung dan pemahami korban penggandaan hubungan.

Jangan ragu untuk melapor jika Anda menduga anak yang kamu kenal atau keluarga kamu terlibat dalam praktik ini. Kita harus bekerja sama untuk mencegah kejahatan serupa terulang.
 
yg kembali baca news ini, aku sinyal ke beritanya. penggandaan hubungan ini sering kali tidak di sadari sampai korban mengalami trauma yang mendalam. anak-anak yang mengalami hal ini memerlukan perhatian dan dukungan dari orang tua dan masyarakat. kita harus peduli dengan kesejahteraan mereka dan tidak ragu untuk melapor jika dugaan terjadi 🤝
 
Wow, aku pikir siapa lagi yang bisa membahas tentang penggandaan hubungan dengan cara yang lucu dan menyenangkan, tapi ternyata ada banyak dampak negatif yang harus kita ketahui 🤯. Trauma yang dialami korban penggandaan hubungan sangat mendalam, bahkan bisa mencapai kesehatan mental dan perilaku mereka di masa depan 💔. Penting banget bagi orang tua dan masyarakat untuk mengenali tanda-tanda awal dan tidak ragu-ragu melapor kepada pihak berwajib jika ada anak yang terlibat dalam praktik ini 🚨. Wow, kita harus bekerja sama untuk mencegah kejahatan serupa terulang 🤝
 
omg banget! penggandaan hubungan itu seperti nyamuk yang menggigit tanpa sengaja, tapi bisa menyebabkan kerusakan parah 🐜🤕. aku pikir orang tua dan masyarakat harus lebih teliti dalam mengenali tanda-tanda awal dari praktik ini, seperti perubahan perilaku atau hambatan dalam relasi sosial 📝. kalau kamu ragu-ragu lagi, maka korban bisa terluka parah 😔. kita harus bekerja sama untuk mencegah kejahatan serupa terulang dan memberikan dukungan yang baik kepada korban 💕.
 
Gue punya pendapat tentang buku "Broken Strings" karya Aurelie Moeremans. Gue rasa buku ini perlu lebih banyak diskusi di masyarakat. Maka lalu kita bisa mengenali tanda-tanda awal dari penggandaan hubungan dengan anak-anak kita. Tapi, gue ragu betapa akuratnya cerita tersebut. Apakah benar-benar seperti itu yang terjadi pada Aurelie? Gue rasa penting juga untuk tidak membuat stigmatisasi terhadap pelaku. Maka lalu mereka tidak hanya menjadi korban, tapi juga orang yang membutuhkan bantuan dan dukungan.
 
Penggandaan hubungan itu super berbahaya 🤕. Saya pikir banyak orang tua tidak menyadari tanda-tandanya, jadi anak-anak yang menjadi korban bisa terluka dalam diri mereka sendiri. Penting buat kita mendukung dan memahami korban ini, agar mereka tidak merasa sendirian 🤝. Saya harap banyak orang tua bisa waspada dan tidak ragu-ragu untuk melapor ke pihak berwajib jika mereka menduga anak mereka terlibat dalam praktik ini 💕.
 
kembali
Top