Pantai Larangan kembali menjadi saksi kekacauan akibat banjir bandang dari kawasan wisata Guci. Sejak Sabtu lalu, tumpukan batang kayu mulai terlihat memenuhi pantai di Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Kayu-kayu ini diduga kuat terbawa oleh arus deras dari wilayah pegunungan Gunung Slamet.
Warga setempat menyebut bahwa sebagian besar kayu yang terdampar merupakan kayu hutan yang terkena dampak banjir bandang. Walaupun masih belum sepenuhnya tuntas, tapi sudah terlihat jelas bahwa material lain dari kawasan wisata air panas Guci juga masuk ke pantai.
Banyak warga yang khawatir, jika tidak segera dibersihkan, tumpukan kayu di muara sungai akan mengganggu aktivitas nelayan. "Khawatir kalau tidak dibereskan, mengganggu aktivitas warga," kata Sanah (53) dari warga setempat.
Selain itu, masyarakat juga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan agar tidak berdampak lebih luas terhadap mata pencaharian warga pesisir.
Warga setempat menyebut bahwa sebagian besar kayu yang terdampar merupakan kayu hutan yang terkena dampak banjir bandang. Walaupun masih belum sepenuhnya tuntas, tapi sudah terlihat jelas bahwa material lain dari kawasan wisata air panas Guci juga masuk ke pantai.
Banyak warga yang khawatir, jika tidak segera dibersihkan, tumpukan kayu di muara sungai akan mengganggu aktivitas nelayan. "Khawatir kalau tidak dibereskan, mengganggu aktivitas warga," kata Sanah (53) dari warga setempat.
Selain itu, masyarakat juga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan agar tidak berdampak lebih luas terhadap mata pencaharian warga pesisir.