Genangan air di beberapa titik DKI Jakarta mengakibatkan beberapa rute Transjakarta harus berhenti sementara. Hal ini disebabkan oleh kondisi akses jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui armada.
Di wilayah Rawa Buaya, seperti 3C, 3D, 9F, dan 12A/12C, rute-rute tersebut harus sementara tidak dapat melayani pelanggan karena akses jalan yang tidak memungkinkan. Sementara itu di area Grogol dan Jakarta Utara, seperti JAK 04, 56, 05, dan 80, juga harus sementara tidak dapat melayani pelanggan.
Transjakarta juga mengadakan pengalihan jalur untuk beberapa rute. Misalnya, koridor 9 melalui jalan tol untuk arah Pluit. Di lain sisi, rute 1M (Meruya–Blok M) harus berlalu di sekitar titik Pasar Kambing dan Royal Palem karena genangan di Jalan Flamboyan.
Namun, ada beberapa rute Mikrotrans seperti JAK 02, 27, 53, 75, dan 78A yang tetap beroperasi dengan penyesuaian jalur. Jalur tersebut disesuaikan dengan tidak melayani wilayah yang terdampak genangan air.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta mengimbau agar pelanggan selalu update informasi melalui aplikasi Transjakarta dan sosial media resmi Transjakarta.
Di wilayah Rawa Buaya, seperti 3C, 3D, 9F, dan 12A/12C, rute-rute tersebut harus sementara tidak dapat melayani pelanggan karena akses jalan yang tidak memungkinkan. Sementara itu di area Grogol dan Jakarta Utara, seperti JAK 04, 56, 05, dan 80, juga harus sementara tidak dapat melayani pelanggan.
Transjakarta juga mengadakan pengalihan jalur untuk beberapa rute. Misalnya, koridor 9 melalui jalan tol untuk arah Pluit. Di lain sisi, rute 1M (Meruya–Blok M) harus berlalu di sekitar titik Pasar Kambing dan Royal Palem karena genangan di Jalan Flamboyan.
Namun, ada beberapa rute Mikrotrans seperti JAK 02, 27, 53, 75, dan 78A yang tetap beroperasi dengan penyesuaian jalur. Jalur tersebut disesuaikan dengan tidak melayani wilayah yang terdampak genangan air.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta mengimbau agar pelanggan selalu update informasi melalui aplikasi Transjakarta dan sosial media resmi Transjakarta.