Kementerian Keuangan telah membuka pendaftaran beasiswa LPDP 2026. Perguruan tinggi unggulan ini akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di luar negeri, baik secara Magister maupun Doktor.
Pemerintah mengalami perubahan dalam pendekatan program LPDP 2026. Salah satunya adalah fokus pada minat studi dan kontribusi pada industri strategis nasional. Hal ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dibagi berdasarkan latar belakang pendaftar.
Selain itu, program Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) kini berganti nama menjadi Program Universitas Unggulan. Pada program ini, pemerintah telah menetapkan daftar kampus mana saja yang menjadi tujuan pelamar LPDP 2026. Daftar universitas unggulan ini terdiri dari 17 perguruan tinggi di Asia, Eropa, dan Amerika.
Untuk mempersiapkan diri sebagai pelamar LPDP, mahasiswa perlu mengetahui masing-masing bidang dan jenjang yang dapat dipilih menjadi prodi atau kampus tujuan melalui panduan di bawah ini.
Jenjang Magister atau Doktor dapat dipilih dari beberapa program seperti STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) industri strategis dan program SHARE (Social, Humanities, Art, Religious Studies, and Economics). Perguruan tinggi unggulan yang menjadi tujuan pelamar ini terdiri dari 17 perguruan tinggi di Asia, Eropa, dan Amerika.
Daftar universitas unggulan LPDP 2026 dapat dilihat pada artikel berikut: Tsinghua University, University of Tokyo, California Institute of Technology, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology, Princeton University, Stanford University, University of California, Berkeley, Babson College, Imperial College London, University of Cambridge, University of Oxford, Technical University of Munich, Université Paris Sciences & Lettres, dan London School of Economics and Political Science.
Pelamar perlu mempersiapkan dokumen yang sesuai dengan ketentuan LPDP 2026. Salah satunya adalah Letter of Admission/Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi unggulan di luar negeri. Pendaftar harus memastikan bahwa LoA yang diunggah sesuai dengan ketentuan LPDP.
Pemerintah mengalami perubahan dalam pendekatan program LPDP 2026. Salah satunya adalah fokus pada minat studi dan kontribusi pada industri strategis nasional. Hal ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dibagi berdasarkan latar belakang pendaftar.
Selain itu, program Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) kini berganti nama menjadi Program Universitas Unggulan. Pada program ini, pemerintah telah menetapkan daftar kampus mana saja yang menjadi tujuan pelamar LPDP 2026. Daftar universitas unggulan ini terdiri dari 17 perguruan tinggi di Asia, Eropa, dan Amerika.
Untuk mempersiapkan diri sebagai pelamar LPDP, mahasiswa perlu mengetahui masing-masing bidang dan jenjang yang dapat dipilih menjadi prodi atau kampus tujuan melalui panduan di bawah ini.
Jenjang Magister atau Doktor dapat dipilih dari beberapa program seperti STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) industri strategis dan program SHARE (Social, Humanities, Art, Religious Studies, and Economics). Perguruan tinggi unggulan yang menjadi tujuan pelamar ini terdiri dari 17 perguruan tinggi di Asia, Eropa, dan Amerika.
Daftar universitas unggulan LPDP 2026 dapat dilihat pada artikel berikut: Tsinghua University, University of Tokyo, California Institute of Technology, Cornell University, Harvard University, Johns Hopkins University, Massachusetts Institute of Technology, Princeton University, Stanford University, University of California, Berkeley, Babson College, Imperial College London, University of Cambridge, University of Oxford, Technical University of Munich, Université Paris Sciences & Lettres, dan London School of Economics and Political Science.
Pelamar perlu mempersiapkan dokumen yang sesuai dengan ketentuan LPDP 2026. Salah satunya adalah Letter of Admission/Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi unggulan di luar negeri. Pendaftar harus memastikan bahwa LoA yang diunggah sesuai dengan ketentuan LPDP.