Kembaran beruntun Amerika Serikat terus mengejar pemimpin dunia dengan berbagai cara, mulai dari penangkapan yang berantai hingga operasi militer yang memicu kontroversi di seluruh dunia. Setelah Nicolas Maduro, mantan Presiden Venezuela ditangkap dalam operasi rahasia yang melibatkan pasukan elit AS dan badan intelijen Amerika, penguasa Afrika Utara ini menjadi bagian dari daftar yang tidak pernah terputus di antara AS. Kini, kembali ada Juan Orlando Hernandez, mantan Presiden Honduras, yang ditangkap oleh agen DEA setelah keberatan ekstradisi. Ternyata, ketika berhadap dengan sistem hukum Amerika Serikat, warga negara Latin America ini juga tidak dapat menghindar dari jerat penjara.