Dalam Proliga 2026 putri, Medan Falcons memperbarui timnya dengan mengusung pemain senior serta junior. Tiga pemain berpengalaman dipilih untuk bermain di posisi setter. Salah satu dari tiga pemain tersebut adalah Yolana Betha Pangestika yang memenangkan gelar Best Setter Proliga 2017 dan 2018. Ia merupakan salah satu pemain termegah dalam tim Medan Falcons yang juga telah membela berbagai klub seperti Jakarta Popsivo Polwan, Surabaya Bank Jatim, Bandung BJB Tandamata, dan Gresik Petrokimia.
Sementara itu, Clarissa Maria Thomas menjadi pemain termuda kedua di skuad Medan Falcons. Ia lahir pada 5 Mei 2010, berusia 15 tahun saat ini. Selain Yolana, pemain setter lainnya adalah Janitra Ascarya Kusumaning yang juga berpengalaman menjuluki gelar Best Setter.
Dalam posisi libero, tim Medan Falcons dipilih dua nama yaitu Sulastri Rahma Aulia dan Siti Munawaroh. Namun, Sulastri menjadi pemain yang paling menjanjikan untuk menjadi libero utama di Proliga 2026 putri ini. Ia memiliki pengalaman bermain pada Jakarta Livin' Mandiri tahun lalu.
Sementara itu di posisi middle blocker, Medan Falcons memilih lima nama dengan syarat tiga dari mereka adalah pemain senior yang menghadapi tantangan baru di Proliga 2026 putri. Mereka diantaranya Maya Kurnia Indri Sari dan Adjani Zahra. Maya merupakan pemain paling senior tim Medan Falcons dan memiliki pengalaman bermain di Proliga tahun lalu.
Di posisi opposite spiker, ada dua nama yang dipertimbangkan yaitu Ni Nyoman Shaniawati dan Khanza Putri Yansi Ganeshtri. Mereka diharapkan bisa membantu tim Medan Falcons dalam mencari kemenangan di Proliga 2026 putri.
Di posisi outside hitter, ada empat nama yang dipertimbangkan yaitu Vera Mayola, Reni Setiawati, Maya Bethari Siswanto, dan Vi Thi Nhu Quynh. Namun dari empat nama tersebut, hanya dua di antaranya yaitu Nhu Quynh dan Vera yang menjadi kandidat terbaik untuk menjadi pemain utama di posisi outside hitter.
Medan Falcons juga memilih Dell Palomata sebagai middle blocker yang berposisi sebagai pemain asing Filipina. Ia merupakan salah satu sosok yang cukup diandalkan Timnas Filipina dan memiliki pengalaman bermain di Proliga 2025.
Sementara itu, Clarissa Maria Thomas menjadi pemain termuda kedua di skuad Medan Falcons. Ia lahir pada 5 Mei 2010, berusia 15 tahun saat ini. Selain Yolana, pemain setter lainnya adalah Janitra Ascarya Kusumaning yang juga berpengalaman menjuluki gelar Best Setter.
Dalam posisi libero, tim Medan Falcons dipilih dua nama yaitu Sulastri Rahma Aulia dan Siti Munawaroh. Namun, Sulastri menjadi pemain yang paling menjanjikan untuk menjadi libero utama di Proliga 2026 putri ini. Ia memiliki pengalaman bermain pada Jakarta Livin' Mandiri tahun lalu.
Sementara itu di posisi middle blocker, Medan Falcons memilih lima nama dengan syarat tiga dari mereka adalah pemain senior yang menghadapi tantangan baru di Proliga 2026 putri. Mereka diantaranya Maya Kurnia Indri Sari dan Adjani Zahra. Maya merupakan pemain paling senior tim Medan Falcons dan memiliki pengalaman bermain di Proliga tahun lalu.
Di posisi opposite spiker, ada dua nama yang dipertimbangkan yaitu Ni Nyoman Shaniawati dan Khanza Putri Yansi Ganeshtri. Mereka diharapkan bisa membantu tim Medan Falcons dalam mencari kemenangan di Proliga 2026 putri.
Di posisi outside hitter, ada empat nama yang dipertimbangkan yaitu Vera Mayola, Reni Setiawati, Maya Bethari Siswanto, dan Vi Thi Nhu Quynh. Namun dari empat nama tersebut, hanya dua di antaranya yaitu Nhu Quynh dan Vera yang menjadi kandidat terbaik untuk menjadi pemain utama di posisi outside hitter.
Medan Falcons juga memilih Dell Palomata sebagai middle blocker yang berposisi sebagai pemain asing Filipina. Ia merupakan salah satu sosok yang cukup diandalkan Timnas Filipina dan memiliki pengalaman bermain di Proliga 2025.