Daftar Negara Selain Indonesia Yang Tetapkan Hari Libur Isra Mikraj

Pemerintah Indonesia menetapkan Isra Mikraj sebagai hari libur nasional, padahal negara-negara lain mengakui hari besar ini dengan cara yang lebih unggul.

Kita tidak tahu kapan Isra Mikraj ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia, tetapi yang terpenting adalah pemerintah kami mengakui pentingnya peringatan Al-Isra' wal-Mi'raj bagi umat Islam. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah kami menghargai keberagaman agama dan budaya di negara kita.

Tapi, apakah pemerintah Indonesia serius dalam mengakui pentingnya Isra Mikraj sebagai hari libur nasional? Apakah kita benar-benar memahami apa itu peringatan Al-Isra' wal-Mi'raj? Pernyataan kami tidak menutup kemungkinan bahwa pemerintah lain serius dalam mengakui pentingnya hari besar ini.

Beberapa negara seperti Filipina, India dan Jepang juga mengakui Isra Mikraj sebagai hari libur nasional. Di Indonesia sendiri, pemerintah kami tidak mengakui Isra Mikraj secara resmi di kalender kenegaraan, padahal kami tahu bahwa peringatan Al-Isra' wal-Mi'raj adalah penting bagi umat Islam.

Maka dari itu, kita harus mempertanyakan apa yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam mengakui keberagaman agama dan budaya di negara kita. Kita tidak tahu apakah pemerintah kami benar-benar peduli dengan peringatan Al-Isra' wal-Mi'raj, atau hanya sekedar mencari cara untuk meningkatkan kesadaran umat Islam di Indonesia.
 
oke ga bro, perlu kita ketahui bahwa Isra Mikraj sebenarnya jadi hari libur nasional di Filipina pada tahun 1958, dan sekarang mereka punya konser nasional besar-besaran setiap tahunnya πŸ€πŸ“†. India juga mengakui Isra Mikraj sebagai hari libur nasional, tapi di sana lebih fokus pada peringatan umat Hindu yang berbeda dengan umat Islam. Lalu Jepang punya hari besar mereka sendiri, tetapi masih ada hubungan dengan peringatan Isra Mikraj πŸš€πŸ•ŠοΈ.

Menariknya, Indonesia memiliki 13 hari libur nasional yang sama-sama berfokus pada perayaan umat Islam, yaitu Isra Mikraj, Maulud Nabi, dan Lailatul Mi'raj. Tapi, siapa tahu apa kebenaran dari pernyataan pemerintah Indonesia tentang mengakui pentingnya Isra Mikraj πŸ€”πŸ“ˆ.

Menurut data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 64,3% masyarakat Indonesia memilih untuk berlibur pada akhir bulan Ramadan, tapi masih 63,4% yang tidak pernah berlibur ke Mesir atau Mekah πŸ—ΊοΈπŸš£β€β™‚οΈ. Maka dari itu, kita harus lebih terbuka dan memahami keunikan kebudayaan dan perbedaan antara umat Islam di Indonesia πŸŒŽπŸ’¬.

Perlu diingat bahwa pemerintah Indonesia telah mengakui pentingnya peringatan Al-Isra' wal-Mi'raj sejak tahun 2019, tapi masih perlu ditambahkan lebih banyak informasi dan data tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mempromosikan hari besar ini πŸ“ŠπŸŽ‰.
 
gampang banget pemerintah kian lama kian bosen 🀯. kalau isra mikraj penting bagi umat islam, kenapa tidak secara resmi nih? mungkin kalau dibilang resmi, umat islam jadi lebih bersemangat πŸŽ‰. tapi apa yang dibicarakan disini adalah tentang keberagaman agama dan budaya, tapi bagaimana cara pemerintah kerealisasikannya? hanya sedikit jawaban dari calon pemilih πŸ€”.
 
Gini nih, aku pikir pemerintah Indonesia seharusnya serius dalam mengakui pentingnya Isra Mikraj sebagai hari libur nasional. Tapi apa yang terjadi, mereka hanya sekedar mengakui pentingnya peringatan Al-Isra' wal-Mi'raj tanpa benar-benar membuat pesta hari liburan yang bikin kita orang Indonesia merasa spesial πŸ€”

Di negara lain seperti Filipina, India dan Jepang, mereka sudah serius dalam mengakui Isra Mikraj sebagai hari libur nasional. Mereka punya acara-acara besar, konser, dan pertunjukan budaya yang bikin kita orang Indonesia merasa lemah πŸ™„

Tapi apa yang pemerintah Indonesia lakukan? Mereka hanya sekedar mengakui pentingnya peringatan Al-Isra' wal-Mi'raj tanpa benar-benar membuat sesuatu yang spesial. Itu tidak adil, di sisi lain kita orang Indonesia yang harus merayakan hari libur nasional ini dengan gembira πŸŽ‰

Maka dari itu, aku pikir pemerintah Indonesia perlu membuat strategi baru dalam mengakui keberagaman agama dan budaya di negara kita. Mereka tidak boleh sekedar meminta umat Islam untuk merayakan hari libur nasional ini, tapi harus serius dalam membuat acara-acara besar yang bisa dinikmati oleh semua orang 🀝
 
Hehe, apa artinya kalau hari libur ini tidak sama dengan yang di negara lain? Kita bilang penting tapi apa yang dibawa ke tempat kita? Hmm, aku suka es krim manis, apakah pemerintah bisa memberi promo di hari Isra Mikraj? πŸ¦πŸŽ‰
 
πŸ€” Masih pusing banget sih, pemerintah kita kembali memilih cara yang kurang optimal lagi... Tapi sayangnya, kalau kita lihat dari segi positif, setidaknya mereka mengakui pentingnya peringatan Al-Isra' wal-Mi'raj untuk umat Islam. Itu sudah lebih baik dari tidak diakui sama sekali. Tapi, apa yang dibutuhkan sekarang adalah lebih banyak kerja sama dan komunikasi yang efektif antara pemerintah dengan masyarakat. Maka dari itu, kita harus terus memantau dan memberikan umpan balik kepada pemerintah agar mereka bisa membuat keputusan yang lebih tepat untuk kepentingan semua rakyat Indonesia πŸ™
 
Gue pikir pemerintah Indonesia kayaknya tidak terlalu serius dalam mengakui pentingnya Isra Mikraj sebagai hari libur nasional. Kita tahu kalau banyak negara lain yang sudah mengakui hari besar ini dengan cara yang lebih keren, tapi gue rasa pemerintah kami hanya mencari cara untuk meningkatkan kesadaran umat Islam di Indonesia aja.

Gue tidak yakin apa yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam mengakui keberagaman agama dan budaya di negara kita. Mungkin mereka hanya ingin menunjukkan bahwa mereka peduli dengan peringatan Al-Isra' wal-Mi'raj, tapi sebenarnya gue rasa tidak ada tindakan yang nyata yang dilakukan oleh pemerintah kami.

Gue pikir kita harus lebih teliti dan tidak terburu-buru dalam mengakui pentingnya Isra Mikraj sebagai hari libur nasional. Kita perlu mempertimbangkan apa yang sebenarnya dilakukan pemerintah kami dan apakah itu benar-benar sesuai dengan kepentingan rakyat Indonesia πŸ€”
 
Saya penasaran, apa yang sebenarnya nanti khasiatnya kalau Isra Mikraj jadi hari libur nasional ya? Kita tahu aja bahwa banyak negara lain sudah mengakui hari besar ini dengan cara yang lebih keren banget, kayak ngisi arena atau kesenian. Sementara di Indonesia, pemerintah masih belum jelas apa yang ingin dilakukan kalau Isra Mikraj jadi hari libur nasional. Mungkin nanti kita akan lihat semacam festival yang seru dan menyenangkan di seluruh negeri πŸŽ‰πŸ‘.
 
Gue rasa pemerintah ini suka ngomong aja, tapi apa yang dibuatkan aja? πŸ€” Mereka bilang peringatan Isra Mikraj penting banget baga umat Islam, tapi apa yang dibawa ke kalender nasional sih? 😐

Gue ingat tahun lalu, gue sama teman-teman kita ngumpul di Mekkah, dan perayaan Isra Mikraj itu seru banget! πŸŽ‰ Kita bisa merasakan semangat umat Islam di saat itu. Tapi, kembali lagi ke kalender nasional... apakah pemerintah benar-benar peduli dengan peringatan ini? Atau hanya sekedar ingin memperkuat posisi umat Islam di Indonesia? 🀝
 
kembali
Top