Jadi apa itu WFA Lebaran 2026? Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah menyatakan rencana penerapan work from anywhere (WFA) pada Lebaran tahun 2026. Ini adalah langkah yang diambil untuk meningkatkan produktivitas dan kenyamanan para pekerja selama Lebaran.
Dikemudian dengan, penerapan WFA akan diberlakukan dalam dua tahap. Tahap pertama akan berlangsung pada tanggal 16-17 Maret, saat ini merupakan hari raya Nyepi. Sementara itu, tahap kedua akan dilaksanakan pada tanggal 25-27 Maret untuk periode arus balik Lebaran 2026.
Airlangga mengatakan bahwa pemberlakuan WFA ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan mudik lebih awal dan tidak terkonsentrasi pada satu waktu saja. "Kalau boleh di-spill work from anywhere-nya tanggal 16-17, tanggal 25, 26, 27," kata Airlangga.
Selain itu, upaya untuk memecah konsentrasi arus mudik dan balik juga dilakukan dengan memberikan insentif diskon tarif transportasi. Dengan demikian, para pekerja dapat melakukan mudik dengan lebih nyaman dan tidak mengalami kesulitan dalam melakukan perjalanan ke rumah.
Dikemudian dengan, penerapan WFA akan diberlakukan dalam dua tahap. Tahap pertama akan berlangsung pada tanggal 16-17 Maret, saat ini merupakan hari raya Nyepi. Sementara itu, tahap kedua akan dilaksanakan pada tanggal 25-27 Maret untuk periode arus balik Lebaran 2026.
Airlangga mengatakan bahwa pemberlakuan WFA ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan mudik lebih awal dan tidak terkonsentrasi pada satu waktu saja. "Kalau boleh di-spill work from anywhere-nya tanggal 16-17, tanggal 25, 26, 27," kata Airlangga.
Selain itu, upaya untuk memecah konsentrasi arus mudik dan balik juga dilakukan dengan memberikan insentif diskon tarif transportasi. Dengan demikian, para pekerja dapat melakukan mudik dengan lebih nyaman dan tidak mengalami kesulitan dalam melakukan perjalanan ke rumah.