Daftar Jalan-Jembatan Dikebut di 2025, Ada Tol Sepanjang 27,9 Km

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menetapkan anggaran Rp 46,34 triliun untuk Direktorat Jenderal Bina Marga pada tahun 2025. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalan baru, peningkatan kapasitas dan pemeliharaan jalan existing, serta proyek-proyek infrastruktur lainnya.

Tahun ini, pemerintah menargetkan mengerjakan 113 kilometer jalan baru. Selain itu, anggaran juga akan digunakan untuk mengembangkan kapasitas dan melakukan preservasi infrastruktur yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam rangka peningkatan konektivitas antarwilayah, pemerintah juga akan memperkuat struktur jembatan lama. Selain itu, pembangunan jembatan baru, duplikasi dan preservasi jembatan juga akan dilakukan dalam berbagai skala.

Dody Hanggodo menekankan bahwa pembangunan jembatan mencapai 2,5 kilometer dan duplikasi jembatan mencapai 3,3 kilometer. Preservasi jembatan juga akan ditegakkan dengan panjang sekitar 106 meter.

Pemerintah juga memperluas akses di wilayah terpencil melalui pembangunan jembatan gantung untuk daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi darat. Selain itu, proyek tol juga akan dilaksanakan dengan panjang total 27,9 kilometer.

Selain itu, pemerintah juga melaksanakan sejumlah program berbasis instruksi presiden untuk meningkatkan infrastruktur di Indonesia. Salah satunya adalah Inpres Nomor 11 Tahun 2025 yang mencakup pembangunan dan preservasi jalan sepanjang 1.201 kilometer serta jembatan 234 meter.

Pemerintah juga menetapkan target untuk meningkatkan infrastruktur di Papua Selatan dengan pembukaan jalan dan jembatan sepanjang 58 kilometer dengan total 138,5 kilometer.
 
Gue rasa nggak bisa percaya dengar anggaran yang banyak itu. 46 triliun? apa kegunaannya? kan sudah ada jalan dan jembatan yang cukup untuk kita jalan-jalan aja. Tapi sih, kalau punya kebutuhan maka penting banget. Misalnya kalau mau bangun jembatan gantung di daerah terpencil itu kayaknya biaya pasti nggak murah. Tapi sih, apa yang pasti ya biaya semakin tinggi jadi biaya tidak bisa menanggung lagi. Gue rasa ini kalau punya kebutuhan maka harus ada prioritas dan budget yang lebih bijak.
 
Gue pikir Rp 46 triliun itu cukup bagus banget. Nanti kalau kita punya jalan yang baik, akses akan lebih mudah, dan ekonomi kita bisa naik, ya! πŸš—πŸ’¨ Tapi gue rasa biaya per kilometer jalan itu masih tergolong mahal banget. Misalnya, jika kita bandingkan dengan Australia atau Amerika Serikat, mereka punya sistem transportasi yang lebih baik dengan biaya per kilometer jalan yang lebih murah. Mungkin bisa jadi, kita bisa belajar dari mereka dan mengoptimalkan penggunaan anggaran kita nanti? πŸ€”
 
Wahhhh omgpppp! Anggaran Rp 46,34 triliun itu nih untuk Direktorat Jenderal Bina Marga? Tapi apa yang di bayar sama aja kepentingannya sih? Kalo gini bisa aja dikonversi menjadi teknologi yang lebih maju kayak konstruksi jembatan yang lebih baik dan lebih cepat, gak perlu panjang lebar lagi! πŸš§πŸ’»
 
Udah kebayangin banget, Rp 46,34 triliun itu gampangnya bisa digunakan untuk membayar utang negara atau hal-hal penting lainnya. Tapi siapa tau, mungkin proyek-proyek infrastruktur ini benar-benar bisa membuat nyaman kita semua πŸ’”. Akan tetapi, masih banyak yang masih belum memiliki akses transportasi yang memadai di daerah terpencil, jadi masih harus diperhatikan 🚧.
 
ini gak percaya! anggaran Rp 46,34 triliun untuk bina marga? itu nggak main-main lah! maksudnya kita akan bisa menghubungkan seluruh wilayah di Indonesia lebih baik. akses transportasi darat di daerah terpencil bakal semakin lancar. dan jembatan yang sekarang sudah tua bakal dipersahakan dengan proyek duplikasi dan preservasi. aku senang sekali dengar kabar ini! πŸš—πŸ’¨
 
Aku rasa dana itu agak banyak banget ya, tapi aku setuju kalau perlu ada investasi untuk infrastruktur jalan dan jembatan ya πŸš—πŸŒ‰. Aku pikir itu penting banget buat meningkatkan konektivitas di wilayah-wilayah terpencil seperti Papua Selatan dan daerah-daerah lain yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi darat. Mungkin juga bisa membantu mencegah kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan 🚨.

Aku juga senang kalau pemerintah melaksanakan proyek tol yang panjang, itu bisa membantu mengurangi lama waktu perjalanan di jalur-jalur yang sudah sibuk 😊. Aku harap saja dana itu tidak hanya digunakan untuk proyek-proyek yang besar saja, tapi juga ada investasi untuk infrastruktur kecil-kecilan seperti jalan setempat dan fasilitas umum lainnya πŸ€”.
 
Yakin banget aja kalau infrastruktur di Indonesia bakal terus berkembang! πŸš§πŸ’¨ Dengan anggaran yang besar ini, pasti kita akan mendapat jalan dan jembatan yang lebih bagus dan nyaman. Saya senang banget dengar bahwa pemerintah juga melaksanakan proyek tol dan pembangunan jembatan gantung untuk daerah terpencil. πŸš—πŸ’¨ Ini akan membantu meningkatkan konektivitas di Indonesia dan membuat kita lebih mudah akses ke berbagai wilayah. Saya percaya bahwa dengan peningkatan infrastruktur, kita juga bisa meningkatkan ekonomi dan pertumbuhan di Indonesia. πŸ“ˆπŸ‘
 
oh iya nih.. biar akses transportasi darat di wilayah terpencil lebih mudah, mesti ada perencanaan yang matang banget ya... tambahnya pembangunan jembatan gantung itu juga bisa meningkatkan konektivitas antarwilayah. pemerintah harus fokus pada infrastruktur di daerah-daerah terpencil dulu, biar semua orang bisa menikmati kesempatan sama-sama πŸš—πŸ’¨
 
Duh, Rp 46,34 triliun untuk proyek-proyek infrastruktur, itu biaya banget! Tapi aku rasa ini penting juga, kita perlu meningkatkan konektivitas di seluruh Indonesia agar bisa bergerak lebih cepat dan efisien. Jadi, aku tidak bingung banget kalau ini dana dari pemerintah. Aku cuma harap pembangunan ini selesai segera aja dan tidak ada yang terlambat atau salah arah... πŸ’ΈπŸš—
 
Gue sengir banget, Rp 46,34 triliun itu cukup banyak sekali tapi apa yang pasti gue tahu, anggaran ini akan digunakan untuk jalan-jalan yang penuh celah dan lalu lintas yang selalu padat. Mungkin saja ada beberapa proyek yang nantinya bisa memperbaiki kondisi infrastruktur di Indonesia, tapi apa yang pasti, banyak sekali rakyat yang masih harus menunggu sampai kapan akses transportasi mereka bisa ditingkatkan.

Gue sengir banget juga dengan jumlah jembatan yang baru 2,5 kilometer dan duplikasi 3,3 kilometer itu, tapi apa yang pasti gue tahu, ada banyak sekali proyek tol yang akan memicu kemacetan lalu lintas dan meningkatkan harga tiket tol. Mungkin saja ada beberapa orang yang nantinya bisa mendapatkan manfaat dari semua ini, tapi apa yang pasti, banyak sekali orang-orang yang masih harus menunggu sampai kapan kondisi infrastruktur di Indonesia bisa diperbaiki.
 
rasanya kabar baik sekali! anggaran yang besar ini pasti akan membantu memperbaiki kondisi jalan dan jembatan di Indonesia. tapi sih, kurang nggak perlu sih kalau dibandingkan dengan prioritas pembangunan lainnya seperti energi terbarukan atau pendidikan. tetapi, aku tahu pemerintah berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan infrastruktur di seluruh wilayah. πŸ™

dan kayaknya proyek tol yang dilaksanakan juga bisa membantu menurunkan kemacetan lalu lintas, kan? tapi perlu diawasi agar tidak jadi sumber masalah baru seperti polusi udara dan getaran bumi. 😊
 
Gampang aja banget nih, biar konsumsi energi lebih efisien ya. Anggaran Rp 46,34 triliun itu kayaknya harus bisa membuat perubahan yang nyata. Misalnya saja pembangunan jalan baru dan peningkatan kapasitas jalan existing, itu akan memudahkan kita berjalan-jalan nanti di Indonesia tanpa terlalu lama menunggu kereta api atau bus. Tapi kayaknya harus ada penerangan yang cukup juga ya, agar kita tidak terjebak di malam hari dan bisa melihat apa-apa.
 
Lohhh, nih anggaran yang besar itu, 46 triliun, wajar banget! Tapi, apa yang pasti yakin kalau di tahun 2025 ini masih banyak yang terbangun rusak dan harus diperbaiki lagi. Misalnya akses transportasi darat ke daerah terpencil yang masih sulit bisa. Seperti itu nih pengalaman saya ketika saya pergi ke Papua, jalan yang rusak hampir tidak bisa dilayari sama sekali!
 
Aku pikir gini, Rp 46,34 triliun itu cukup besar banget buat proyek infrastruktur. Tapi, apa yang pasti adalah pemerintah sudah benar-benar berencana untuk memperbaiki kondisi jalan dan jembatan di seluruh negeri. Tapi, aku juga ragu-ragu apakah ini bisa dilaksanakan selesai pada tahun 2025 nih? Ada banyak faktor yang bisa mengganggu rencana, seperti terjadinya krisis ekonomi atau bencana alam. Dan, aku masih khawatir tentang efisiensi penggunaan dana tersebut. Apakah semua proyek ini benar-benar memerlukan dana sebesar itu? Aku juga harap pemerintah bisa melakukan evaluasi yang lebih baik terhadap proyek-proyek ini sehingga kita bisa melihat hasilnya nanti. πŸ€”
 
apa sih tujuan jelas dari anggaran Rp 46 triliun itu? apa yang pasti saja, banyak proyek yang dilaksanakan di tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, tapi apa hasilnya akan seberapa efektif? πŸ€”

saya masih ragu-ragu tentang duplikasi jembatan sekitar 3 kilometer itu, siapa punya konsep bagaimana bisa membangun dua buah jembatan yang sama? dan apa aja manfaatnya dari itu? πŸš§πŸŒ‰
 
πŸš—πŸ˜Š Semoga anggaran yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum itu bisa membantu meningkatkan konektivitas di seluruh Indonesia, gampang banget akses ke daerah terpencil yang sebelumnya keterbatasan akses transportasi darat. πŸš—πŸŒ‰ Tapi, perlu diingat juga bahwa pembangunan infrastruktur ini harus dilakukan dengan berkelanjutan dan tidak melewatkan dampak lingkungan 😊.
 
ini kalau nggak salah baca, pengeluaran anggaran itu bikin kita merasa bangga banget, tapi aku pikir gampang terlalu banyak, apa kebutuhan kita sebenarnya? nggak ada yang bisa jadi kesalahan ya, tapi aku curiga apakah pembangunan jalan dan jembatan itu pasti akan memikul beban banyak orang dan biaya maintenance juga nanti bakal nggak sederhana. πŸ€”
 
Hehe, siang ini kabar gembira! Anggaran Rp 46,34 triliun untuk Direktorat Jenderal Bina Marga tahun 2025 itu bukan main! Semoga bisa mengurangi keterbelengan di jalan raya, bikin perjalanan lebih nyaman dan aman. Tol dan jembatan yang baru juga akan sangat membantu konektivitas antarwilayah, bikin kita bisa akses ke tempat-tempat wisata di Indonesia dengan lebih mudah πŸš—πŸŒ‰
 
kembali
Top