Daftar Daerah Afirmasi LPDP 2026: Aceh, Maluku, NTT, Papua

Daftar Daerah Afirmasi LPDP 2026 Banyak Kabupaten di Aceh, Maluku, NTT, dan Papua Terpilih.

Dalam rangka mendukung penerimaan beasiswa untuk pendidikan tinggi di seluruh Indonesia, Kementerian Keuangan telah meluncurkan daftar daerah Afirmasi LPDP 2026. Dalam daftar ini, ada 127 kabupaten/kota yang tersebar di 25 provinsi terpilih sebagai daerah Afirmasi.

Berikut adalah beberapa daerah yang termasuk dalam kategori tersebut: Aceh, Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTT), dan Papua. Daftar ini berfokus pada wilayah-wilayah yang dikategorikan sebagai daerah 3T atau daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal di Indonesia.

Beasiswa Afirmasi LPDP 2026 ini merupakan kategori khusus dari Beasiswa LPDP untuk memberikan akses pendidikan tinggi yang berkeadilan bagi masyarakat yang berasal dari daerah tertentu atau memiliki kondisi khusus. Dalam hal ini, penerima beasiswa harus berasal dari daerah yang terpilih dan memiliki kebutuhan akan dana pendidikan.

Dengan demikian, para pelamar yang ingin mengajukan permohonan Beasiswa Afirmasi LPDP 2026 perlu memastikan bahwa mereka adalah warga wilayah yang dianggap sebagai daerah Terdepan, Terluar, atau Tertinggal.
 
Wahhh, akhirnya kabupaten-kabupaten kecil di Aceh dan Maluku bisa mendapatkan kesempatan ini 🙌. Gue pikir ini akan bantu mereka meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya, terutama yang tinggal di daerah pinggiran atau kota kecil. Dengan beasiswa ini, mereka bisa melanjutkan pendidikan dan berkarier di bidang mana saja, asalkan mereka memiliki bakat & kemampuan 💪. Tapi, gue juga harap pemerintah tidak lupa memberi perhatian pada daerah-daerah yang lain yang juga membutuhkan bantuan ini 🤔.
 
<font color="blue">🙄🤔 Kabupaten-kabupeten di Aceh dan Maluku lagi-lagi jadi favorit LPDP nih! 🤑💸 Banyak yang beranggapan siapa aja bisa mendapatkan beasiswa, tapi kalo benar-benar dari daerah 3T aja yang bisa. 😂👎</font>
 
kamu tahu siapa yang bakal menerima beasiswa ini? tentu aya, dari daerah yang memiliki kondisi sulit paling banyak, seperti di Aceh dan Maluku. aku pikir ini adalah langkah yang benar untuk membantu masyarakat di daerah-daerah tersebut, tapi mungkin juga ada beberapa yang malah memanfaatkan beasiswa ini untuk tujuan yang tidak baik. misalnya, beberapa yang tidak mau pulang ke daerah asal mereka setelah lulus, atau yang hanya ingin menggunakan beasiswa ini untuk memperoleh pendapatan tambahan tanpa harus kembali ke daerah asal. tapi sepertinya ini adalah langkah yang baik dari pemerintah untuk membantu masyarakat di daerah-daerah tersebut.
 
Aku denger kabar ini dari temen aku yang bekerja di kementerian, dia bilang kebanyakan daerah di Aceh, Maluku, NTT, dan Papua sih gampang terpilih, aku rasa kalau ini bagus banget, tapi aku juga bingung sih kapa aja para pelamar harus memastikan mereka warga wilayah yang dianggap 3T. Aku rasa ini bisa bikin perbedaan besar dalam pendidikan bagi masyarakat di daerah tersebut, tapi aku juga khawatir bagaimana jika ada yang salah informasi atau teripraksa, aku harap pemerintah bisa memberikan klarifikasi lebih lanjut tentang kriteria ini 😊.
 
Eh kaya kabar gembira deh? Aceh, Maluku, NTT, dan Papua banyak banget yang terpilih. Kita doang aja harus bersemangat banget, tapi sepertinya ada kesempatan untuk duduk di bangku pendidikan tinggi kan. Tapi siapa tahu gak semua kabupaten di sana bisa menerima beasiswa ini, apalagi gue cuma ngeliat foto korban tsunami Aceh 2004 kan.
 
iya aja, ini keren banget ya! pemerintah juga harus memperhatikan masalah pendidikan di daerah-daerah yang keterpilih ini, karena kalau tidak ada sumber daya pendidikan yang cukup, masyarakat malah tidak bisa meningkatkan kualitas hidupnya. saya pikir ini langkah yang tepat untuk mendukung kemampuan daerah-daerah tersebut untuk mengembangkan diri sendiri, apalagi dengan beasiswa yang memberikan kesempatan pendidikan bagi mereka yang butuh. tapi, kalau pemerintah tidak bisa memastikan bahwa biaya pendidikan itu sudah ditanggung oleh daerah terpilih, maka ini semua akan sia-sia.
 
Aku pikir ini penting banget, tapi aku juga penasaran kenapa nggak ada kabupaten lainnya yang dipilih. Mungkin karena prioritasnya? Kalau aku harus berpikir positif, ini bisa menjadi kesempatan bagus bagi para pelamar dari daerah-daerah tersebut untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Tapi kalau aku harus bilang kebenaran, aku juga khawatir kapan kabupaten-kabupaten lainnya akan mendapatkan prioritas?
 
Wahhhh, gue senang sekali kabupaten-kabupaten di Aceh, Maluku, NTT, dan Papua terpilih untuk mendapat beasiswa Afirmasi LPDP 2026! Gue tahu gue sendiri dari kota Banda Aceh, aku sengaja kalau mau kuliah di luar negeri sih. Kita kabupaten-kabupaten di daerah Tertinggal ini harus jadi prioritas nih, biar kita bisa mendapatkan kesempatan seperti itu! 🤩👍
 
Gue pikir ini bagus sekali! Kabupaten-kabupaten di Aceh, Maluku, dan NTT pasti perlu bantuan dana pendidikan ya... Gue melihat daftar tersebut dan ada beberapa kabupaten yang gue kenal punya masalah pendidikan yang serius. Misalnya kabupaten Bima di NTT, kabupaten Sumbawa di NTT, dan kabupaten Tanjung Redewo di Maluku... Gue harap beasiswa ini bisa membantu mereka, jadi calon pelamar tidak perlu khawatir, karena kabupaten-kabupaten itu pasti membutuhkan bantuan ya!
 
Apa kabar kawan? 🤔 Saya baca news ini tentang daftar daerah Afirmasi LPDP 2026, tapi saya pikir apa yang penting adalah aku suka makan nasi goreng dengan sambal di Maluku! 😋 Mungkin karena rasa sambalnya terlalu pedas untukku. Saya punya teman dari Maluku yang pernah kuliah di Yogyakarta, dia bilang kalau Maluku ada banyak keindahan alam seperti pulau-pulau kecil di laut. Tapi sayangnya, aku belum pernah ketemu sambal Maluku di rumahku 😔. Aku rasa daerah 3T itu penting untuk mendapatkan beasiswa karena banyak masyarakat yang hidup sulit di sana.
 
kembali
Top