Presiden Prabowo Subianto mengenang pengalamannya bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjabat Menteri Pertahanan. Menurut Prabowo, lima tahun di kabinet Jokowi adalah masa "magang" dan pembelajaran sebelum memimpin Indonesia.
Pengalamannya sebagai Menteri Pertahanan menjadi pembelajaran berharga bagi Prabowo. Ia mengatakan bahwa posisinya saat itu sangat mirip dengan posisinya sekarang, yaitu sebagai pemimpin yang harus membuat keputusan yang tepat untuk negara dan bangsa.
"Kita memiliki tugas sama, kita ingin membangun dan melindungi bangsa Indonesia," kata Prabowo. "Saat itu, saya masih menjadi kandidat yang menang di Pilpres 2019, tapi saya percaya bahwa banyak sosok di kabinet Jokowi adalah orang-orang yang layak diajak bekerja sama."
Pengalaman tersebut membuat Prabowo percaya bahwa memimpin negara sebesar Indonesia membutuhkan tim yang diisi oleh putra-putri terbaik bangsa. Ia mengatakan bahwa para menteri di kabinet Jokowi dipilih bukan secara sembarangan, tetapi melalui proses dan pertimbangan yang matang demi kepentingan bangsa.
Setelah menjabat sebagai presiden, Prabowo menyatakan berkomitmen bekerja keras untuk menyejahterakan rakyat. Ia mengatakan bahwa satu tahun masa pemerintahannya diisi dengan kerja intensif bersama jajaran kabinet yang ia yakini memiliki kapasitas dan integritas.
"Saya bersama pembantu-pembantu saya, bekerja sangat keras," kata Prabowo. "Karena itu saya bersama orang yang saya akui adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia."
Pengalamannya sebagai Menteri Pertahanan menjadi pembelajaran berharga bagi Prabowo. Ia mengatakan bahwa posisinya saat itu sangat mirip dengan posisinya sekarang, yaitu sebagai pemimpin yang harus membuat keputusan yang tepat untuk negara dan bangsa.
"Kita memiliki tugas sama, kita ingin membangun dan melindungi bangsa Indonesia," kata Prabowo. "Saat itu, saya masih menjadi kandidat yang menang di Pilpres 2019, tapi saya percaya bahwa banyak sosok di kabinet Jokowi adalah orang-orang yang layak diajak bekerja sama."
Pengalaman tersebut membuat Prabowo percaya bahwa memimpin negara sebesar Indonesia membutuhkan tim yang diisi oleh putra-putri terbaik bangsa. Ia mengatakan bahwa para menteri di kabinet Jokowi dipilih bukan secara sembarangan, tetapi melalui proses dan pertimbangan yang matang demi kepentingan bangsa.
Setelah menjabat sebagai presiden, Prabowo menyatakan berkomitmen bekerja keras untuk menyejahterakan rakyat. Ia mengatakan bahwa satu tahun masa pemerintahannya diisi dengan kerja intensif bersama jajaran kabinet yang ia yakini memiliki kapasitas dan integritas.
"Saya bersama pembantu-pembantu saya, bekerja sangat keras," kata Prabowo. "Karena itu saya bersama orang yang saya akui adalah putra-putri terbaik bangsa Indonesia."