Presiden Prabowo Subianto yang baru saja menjabat sebagai Presiden ke-7 Republik Indonesia, mengenang masa magangnya di kabinet Joko Widodo. Ia menyatakan lima tahun berada di dalam kekuasaan eksekutif tersebut merupakan waktu "pembelajaran" dan "magang" sebelum memimpin Indonesia.
Dalam pidato Puncak Perayaan Natal Nasional 2025, Prabowo mengatakan bahwa ia bersyukur telah mendapatkan kesempatan untuk bergabung dalam pemerintahan Jokowi. Ia menyebutkan bahwa selama lima tahun tersebut, ia memasuki kekuasaan eksekutif dan dianggap sebagai masa pembelajaran bagi dirinya.
Pada saat rapat kabinet pertamanya setelah dilantik sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo mengingat posisinya sebagai kandidat yang kalah dalam Pilpres 2019. Ia menyatakan bahwa sejak awal, ia percaya banyak sosok di kabinet Jokowi merupakan figur-figur yang layak diajak bekerja sama.
Sejumlah menteri dari kabinet sebelumnya kembali dipercaya membantunya di pemerintahan saat ini. Prabowo mengungkapkan bahwa keyakinan tersebut terbukti setelah dirinya menjadi presiden dan banyak menteri dari kabinet sebelumnya masih tetap di bawahannya.
Menurut Prabowo, memimpin negara sebesar Indonesia membutuhkan tim yang diisi oleh putra-putri terbaik bangsa. Ia mengklaim para menteri di kabinet Jokowi dipilih bukan secara sembarangan dan merupakan hasil dari proses dan pertimbangan yang matang demi kepentingan bangsa.
Setelah menjabat sebagai presiden, Prabowo menyatakan berkomitmen bekerja keras untuk menyejahterakan rakyat. Ia mengklaim bahwa satu tahun masa pemerintahannya diisi dengan kerja intensif bersama jajaran kabinet yang ia yakini memiliki kapasitas dan integritas.
Dalam pidato Puncak Perayaan Natal Nasional 2025, Prabowo mengatakan bahwa ia bersyukur telah mendapatkan kesempatan untuk bergabung dalam pemerintahan Jokowi. Ia menyebutkan bahwa selama lima tahun tersebut, ia memasuki kekuasaan eksekutif dan dianggap sebagai masa pembelajaran bagi dirinya.
Pada saat rapat kabinet pertamanya setelah dilantik sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo mengingat posisinya sebagai kandidat yang kalah dalam Pilpres 2019. Ia menyatakan bahwa sejak awal, ia percaya banyak sosok di kabinet Jokowi merupakan figur-figur yang layak diajak bekerja sama.
Sejumlah menteri dari kabinet sebelumnya kembali dipercaya membantunya di pemerintahan saat ini. Prabowo mengungkapkan bahwa keyakinan tersebut terbukti setelah dirinya menjadi presiden dan banyak menteri dari kabinet sebelumnya masih tetap di bawahannya.
Menurut Prabowo, memimpin negara sebesar Indonesia membutuhkan tim yang diisi oleh putra-putri terbaik bangsa. Ia mengklaim para menteri di kabinet Jokowi dipilih bukan secara sembarangan dan merupakan hasil dari proses dan pertimbangan yang matang demi kepentingan bangsa.
Setelah menjabat sebagai presiden, Prabowo menyatakan berkomitmen bekerja keras untuk menyejahterakan rakyat. Ia mengklaim bahwa satu tahun masa pemerintahannya diisi dengan kerja intensif bersama jajaran kabinet yang ia yakini memiliki kapasitas dan integritas.