Banjir Ekstrem di Halmahera Timur: Puluh Rumah Terendam, Perahu Nelayan Hilang
Hujan lebat yang terjadi pada Sabtu lalu telah menyebabkan banjir ekstrem di Kabupaten Halmahera Timur. Seluruh wilayah tersebut dipengaruhi oleh hujan berat dengan intensitas sedang hingga lebat.
Berdasarkan data dari Pusdalops, BNPB memantau adanya banjir yang terjadi pada Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, pukul 16.35 WIT (Sabtu 31 Januari 2026). Banjir ini telah menyebabkan kerusakan parah di sekitar 35 rumah, dua kios, satu fasilitas ibadah, dan satu tempat pemakaman umum.
Selain itu, BPBD Kabupaten Halmahera Timur juga melaporkan kejadian abrasi pantai pada hari yang sama. Kejadian ini telah menyebabkan perahu nelayan hilang, sehingga warga merasa khawatir dan tidak nyaman karena kerusakan parah yang terjadi.
Pemantauan BNPB menunjukkan bahwa banjir ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pemulihan dan pengawasan terhadap dampak banjir yang terjadi di Kabupaten Halmahera Timur.
Hujan lebat yang terjadi pada Sabtu lalu telah menyebabkan banjir ekstrem di Kabupaten Halmahera Timur. Seluruh wilayah tersebut dipengaruhi oleh hujan berat dengan intensitas sedang hingga lebat.
Berdasarkan data dari Pusdalops, BNPB memantau adanya banjir yang terjadi pada Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, pukul 16.35 WIT (Sabtu 31 Januari 2026). Banjir ini telah menyebabkan kerusakan parah di sekitar 35 rumah, dua kios, satu fasilitas ibadah, dan satu tempat pemakaman umum.
Selain itu, BPBD Kabupaten Halmahera Timur juga melaporkan kejadian abrasi pantai pada hari yang sama. Kejadian ini telah menyebabkan perahu nelayan hilang, sehingga warga merasa khawatir dan tidak nyaman karena kerusakan parah yang terjadi.
Pemantauan BNPB menunjukkan bahwa banjir ini dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pemulihan dan pengawasan terhadap dampak banjir yang terjadi di Kabupaten Halmahera Timur.