Berikut adalah contoh-renungan anak sekolah minggu tentang kebaikan dalam bahasa Indonesia yang bisa kamu pelajari dari artikel tersebut:
1. Menabur Kebaikan: "Jika kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang berdosa pun berbuat demikian." - Lukas 6:33 Ketika kita membantu teman yang sedang kesulitan, kira-kira kita dapat membedakan antara orang yang benar dan salah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah mengalami hal yang tidak menyenangkan. Ada teman yang mengejek, tidak mau berbagi, atau berkata kasar.
2. Berbagi: "Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." - 2 Korintus 9:7 Ketika kita berbagi apa pun kekayaannya dengan siapa saja yang membutuhkan, Tuhan akan senang dan menghargai anak-anaknya itu. Kebaikan adalah bagian dari pahala Allah, dan dapat menolong orang yang sedang kesulitan.
3. Menolong Teman yang Kesusahan: "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!" - Galatia 6:2 Ketika kita membantu teman yang sedang kesusahan, kita dapat membuat mereka merasa lebih baik dan bahagia.
4. Berkata Baik kepada Semua Orang: "Perkataan yang baik menyegarkan jiwa." - Amsal 16:24 Berbicara dengan kata-kata yang sopan dan lembut dapat membantu menjaga hubungan yang baik dengan teman-teman kita.
5. Mengampuni dengan Tulus: "Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni." - Efesus 4:32 Berapa sering kita menyimpan rasa sakit kepada orang lain? Apakah itu membuat kita sedih dan bengong? Mengampuni bukan berarti melupakan begitu saja perbuatan yang menyakitkan, tetapi memilih untuk tidak membalas dengan kejahatan. Setiap saat anak-anak harus belajar menghargai dan mengasihi orang lain sejati, baik dalam hal baik maupun keburukan.
6. Taat kepada Orang Tua dan Guru: "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan." - Efesus 6:1 Ketika kita taat pada orang tua dan guru, kita dapat belajar banyak hal yang berguna untuk hidup sehari-hari.
7. Mengasihi Semua Orang: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." - Matius 22:39 Dengan mengasihi anak-anak yang berbeda-beda, kita dapat membuat mereka merasa lebih bahagia dan aman.
1. Menabur Kebaikan: "Jika kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang berdosa pun berbuat demikian." - Lukas 6:33 Ketika kita membantu teman yang sedang kesulitan, kira-kira kita dapat membedakan antara orang yang benar dan salah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah mengalami hal yang tidak menyenangkan. Ada teman yang mengejek, tidak mau berbagi, atau berkata kasar.
2. Berbagi: "Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." - 2 Korintus 9:7 Ketika kita berbagi apa pun kekayaannya dengan siapa saja yang membutuhkan, Tuhan akan senang dan menghargai anak-anaknya itu. Kebaikan adalah bagian dari pahala Allah, dan dapat menolong orang yang sedang kesulitan.
3. Menolong Teman yang Kesusahan: "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!" - Galatia 6:2 Ketika kita membantu teman yang sedang kesusahan, kita dapat membuat mereka merasa lebih baik dan bahagia.
4. Berkata Baik kepada Semua Orang: "Perkataan yang baik menyegarkan jiwa." - Amsal 16:24 Berbicara dengan kata-kata yang sopan dan lembut dapat membantu menjaga hubungan yang baik dengan teman-teman kita.
5. Mengampuni dengan Tulus: "Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni." - Efesus 4:32 Berapa sering kita menyimpan rasa sakit kepada orang lain? Apakah itu membuat kita sedih dan bengong? Mengampuni bukan berarti melupakan begitu saja perbuatan yang menyakitkan, tetapi memilih untuk tidak membalas dengan kejahatan. Setiap saat anak-anak harus belajar menghargai dan mengasihi orang lain sejati, baik dalam hal baik maupun keburukan.
6. Taat kepada Orang Tua dan Guru: "Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan." - Efesus 6:1 Ketika kita taat pada orang tua dan guru, kita dapat belajar banyak hal yang berguna untuk hidup sehari-hari.
7. Mengasihi Semua Orang: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." - Matius 22:39 Dengan mengasihi anak-anak yang berbeda-beda, kita dapat membuat mereka merasa lebih bahagia dan aman.