Kasus virus Nipah yang terkonfirmasi di India pada Januari 2026, menurut informasi resmi dari pemerintah, tidak lebih dari dua kasus. Ini menjadi kesempatan untuk memberikan penjelasan tentang ciri-ciri penyakit ini yang sangat mematikan.
Ciri-ciri virus Nipah, seperti yang dikutip dari laman resmi Badan Keamanan Kesehatan Inggris, adalah sebagai berikut: 1. Masa inkubasi virus, yaitu waktu antara saat terinfeksi hingga gejala muncul, bisa berlangsung antara 4 sampai 21 hari dan kadang lebih lama lagi.
2. Gejala awal mirip flu, seperti demam mendadak, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan lemas, bisa membuat penderita terlihat seperti menderita flu biasa.
3. Masalah pernapasan, seperti pneumonia atau kesulitan bernapas, bisa menyerang jika virus mulai bergerak ke saluran pernapasan.
4. Ensefalitis atau meningitis, komplikasi serius yang dapat menyebabkan kematian tinggi, biasanya muncul 3-21 hari setelah gejala awal.
5. Tingkat kematian tinggi, yaitu sekitar 40-75% orang yang terinfeksi virus Nipah meninggal dunia.
6. Gangguan saraf jangka panjang, seperti kejang terus-menerus atau kesulitan bergerak, bisa dialami oleh beberapa korban penyakit ini jika mereka bertahan hidup.
7. Reaktivasi virus yang sangat jarang terjadi, yaitu ketika virus aktif kembali beberapa bulan atau bahkan tahun setelah infeksi awal, menyebabkan penyakit baru.
Pemerintah India menegaskan bahwa telah melakukan penanganan kesehatan masyarakat secara cepat dan menyeluruh sejak kasus-kasus terkonfirmasi ini ditemukan. Pemerintah juga menambahkan pemantauan, pengujian laboratorium, serta penyelidikan lapangan untuk menghindari penyebaran penyakit.
Ciri-ciri virus Nipah, seperti yang dikutip dari laman resmi Badan Keamanan Kesehatan Inggris, adalah sebagai berikut: 1. Masa inkubasi virus, yaitu waktu antara saat terinfeksi hingga gejala muncul, bisa berlangsung antara 4 sampai 21 hari dan kadang lebih lama lagi.
2. Gejala awal mirip flu, seperti demam mendadak, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan lemas, bisa membuat penderita terlihat seperti menderita flu biasa.
3. Masalah pernapasan, seperti pneumonia atau kesulitan bernapas, bisa menyerang jika virus mulai bergerak ke saluran pernapasan.
4. Ensefalitis atau meningitis, komplikasi serius yang dapat menyebabkan kematian tinggi, biasanya muncul 3-21 hari setelah gejala awal.
5. Tingkat kematian tinggi, yaitu sekitar 40-75% orang yang terinfeksi virus Nipah meninggal dunia.
6. Gangguan saraf jangka panjang, seperti kejang terus-menerus atau kesulitan bergerak, bisa dialami oleh beberapa korban penyakit ini jika mereka bertahan hidup.
7. Reaktivasi virus yang sangat jarang terjadi, yaitu ketika virus aktif kembali beberapa bulan atau bahkan tahun setelah infeksi awal, menyebabkan penyakit baru.
Pemerintah India menegaskan bahwa telah melakukan penanganan kesehatan masyarakat secara cepat dan menyeluruh sejak kasus-kasus terkonfirmasi ini ditemukan. Pemerintah juga menambahkan pemantauan, pengujian laboratorium, serta penyelidikan lapangan untuk menghindari penyebaran penyakit.