Ciptakan Ruang Aman di Kantor, Psikolog Dukungan Mental Dimulai dari tidak Menghakimi

Ditakutkan, tidak adanya ruang untuk diri sendiri dalam lingkungan kerja sering kali menyebabkan stres dan tekanan mental yang berlebihan. Psikolog Ayu Sadewo, S.Psi., menyarankan pentingnya tidak hanya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman secara fisik, tetapi juga mengatasi aspek mental.

Kemudian Ayu menyatakan bahwa ketika kita menghakimi rekan kerja tanpa memahami situasinya, maka mereka akan merasa terjebak dalam penilaian duniawi. Padahal tiap individu memiliki potensi berbeda dan cara menghadapi tekanan, yang masing-masing sering kali tidak sama.

Selanjutnya Ayu Sadewo menyebutkan bahwa komunikasi kita sering terhambat karena adanya penilaian duniawi. Alih-alih merasa didukung, rekan kerja sering terjebak di tempat yang sibuk menilai dan membandingkan, padahal mereka hanya menghadapi kesulitan emosional yang sangat berat.

Ia juga menyatakan bahwa pendampingan yang diberikan kepada rekan kerja bukan untuk menjadi pemecah masalah, tetapi menjadi pendamping yang aman secara emosional. Saat rekan kerja merasa terhakimi dan tidak didukung, mereka akan lebih mudah menyadari kondisinya sendiri dan memiliki keberanian untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan.

Ayu menambahkan bahwa pentingnya membangun budaya saling peduli di tempat kerja. Langkah ini dimulai dengan tidak meremehkan keluhan rekan sejawat dan memberikan ruang yang luas bagi mereka untuk bercerita, sehingga lingkungan kerja menjadi ekosistem yang mendukung kesejahteraan psikologis setiap anggotanya.
 
Aku pikir Ayu Sadewo benar-benar pintar banget kayaknya... tapi aku rasa kalau kita asumsi bahwa semua orang memiliki kemampuan dan potensi yang sama, lalu bagaimana dengan mereka yang memang memiliki penilaian duniawi? Apakah itu berarti mereka harus dipandu dengan lembut sehingga bisa 'mengenang' apa yang sebenarnya dimaksudkan? Aku rasa ada kesalahpahaman di sini... aku pikir pentingnya adalah kita dapat memahami dan menerima bahwa setiap orang memiliki keunikan, bukan hanya berbicara soal budaya saling peduli.
 
🤯 aku pikir pentingnya buat nyaman dulu sebelum nyaman dengan orang lain ya 🙏! tapi nih, yang paling penting adalah kita harusnya memahami dan mendukung rekan kerja kita, tidak hanya karena mereka memiliki potensi berbeda, tapi juga karena mereka merasa dihakimi dan tidak didukung 😔. aku pikir buat jangan remehin keluhan mereka, padahal itu bisa menjadi peluang untuk membangun budaya saling peduli yang lebih baik 👥. kita harusnya dapat memberikan ruang dan dukungan yang luas bagi rekan kerja kita, sehingga mereka merasa aman dan didukung 🤝.
 
gak sabar ngobrol tentang stres di tempat kerja kan? aku pikir penting banget buat kita membuat lingkungan kerja yang nyaman, tapi tidak cuma sekedar fisik aja, kita juga harus memahami aspek mental rekan-rekanya. gak bisa jadi kita hanya menghakimi tanpa memahami, itu akan membuat mereka terjebak dan merasa tidak didukung.

saya pikir kita harus berusaha lebih baik dalam menyampaikan pesan dan komunikasi di tempat kerja. bukan cuma tentang menilai dan membandingkan, tapi tentang mendukung dan memberi ruang bagi rekan-rekanya untuk bercerita. kalau kita bisa membuat budaya saling peduli, maka tempat kerja akan menjadi lebih baik dan nyaman bagi semua orang yang bekerja di sana 🤝
 
Gue pikir penting juga buat kita jangan terlalu sibuk menilai orang lain, biar kita bisa lebih banyak fokus pada diri sendiri 🤯. Gue sendiri seringkali merasa tekanan mental karena harus memenuhi banyak tugas di waktu yang singkat, tapi gue tidak pernah mengatakan bahwa rekan kerjamu itu tidak bisa melakukannya 😅. Mungkin mereka memiliki masalah lain yang kita tidak ketahui.
 
oh iya banget ya! aku pikir kalau kita harus membuat lingkungan kerja yang nyaman itu tidak cuma tentang kenyaman fisik aja, tapi juga tentang cara kita berkomunikasi dengan rekan-rekannya. kadang-kadang kita salah menganggap rekan kerja karena kita merasa tidak punya waktu untuk memahami situasinya. aku ingat film 'Office Christmas Party' yang banget buat diingat, ada adegan di mana Jamie (diperankan oleh Jenna Fischer) jadi sangat peduli dengan kenyamanan timnya dan membuat lingkungan kerja menjadi lebih baik. sekarang kalau kamu pernah merasa tekanan mental di tempat kerja, aku rasa kita harus lebih peduli dan mendukung rekan-rekannya juga ya?
 
🤔 aku pikir gini, kalau kita serius banget membangun budaya saling peduli di tempat kerja, maka stres dan tekanan mental akan berkurang drastis! 📈 lalu apa yang bikin orang-orang merasa tidak nyaman? apakah itu karena ada ruang yang terlalu sempit atau terlalu panas? 🤯 tapi yang penting adalah kita harus memahami diri sendiri dan rekan-rekanya, agar kita bisa membantu satu sama lain. dan siapa tahu, mungkin banyak dari kita yang sedang menghadapi masalah mental yang tidak pernah diberitahu ke siapa pun! 🤫

📊 menurut laporan dari Ministry of Manpower, stres di tempat kerja sudah menjadi penyebab utama gangguan kesehatan mental (GKM) di Indonesia. dan apakah kita sudah selesai? 🤔 masih banyak yang harus kita perbaiki! tapi aku yakin kalau kita bekerja sama, maka kita bisa mencapai kesuksesan yang lebih baik! 💪
 
kembali
Top