Pemerintah Amerika Serikat telah memulai upaya untuk membangun kehadiran permanen negara tersebut di Venezuela, kata laporan CNN yang mengutip sejumlah sumber. Dalam upaya ini, Departemen Luar Negeri AS akan menjadi representasi diplomatik jangka panjang AS di negara itu.
Rencana ini diperkirakan akan dimulai dengan pembukaan kantor cabang CIA di Venezuela, yang kemungkinan akan digunakan sebagai saluran komunikasi dan informasi penting bagi pemerintah AS. Sumber mengatakan bahwa kantor cabang ini akan membantu membangun saluran penghubung dengan para pejabat Venezuela terkait intelijen AS.
CIA juga dipercaya akan memberikan pengarahan kepada para pejabat Venezuela terkait intelijen AS mengenai pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan, seperti Tiongkok, Rusia, dan Iran. Dengan demikian, CIA dapat memantau situasi di Venezuela dan mencegah kegiatan-kegiatan yang dianggap membahayakan kepentingan AS.
Pemerintah AS juga telah melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores. Namun, kedua pasangan tersebut tidak bersalah atas seluruh dakwaan tersebut di pengadilan New York.
Rencana ini diperkirakan akan dimulai dengan pembukaan kantor cabang CIA di Venezuela, yang kemungkinan akan digunakan sebagai saluran komunikasi dan informasi penting bagi pemerintah AS. Sumber mengatakan bahwa kantor cabang ini akan membantu membangun saluran penghubung dengan para pejabat Venezuela terkait intelijen AS.
CIA juga dipercaya akan memberikan pengarahan kepada para pejabat Venezuela terkait intelijen AS mengenai pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan, seperti Tiongkok, Rusia, dan Iran. Dengan demikian, CIA dapat memantau situasi di Venezuela dan mencegah kegiatan-kegiatan yang dianggap membahayakan kepentingan AS.
Pemerintah AS juga telah melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores. Namun, kedua pasangan tersebut tidak bersalah atas seluruh dakwaan tersebut di pengadilan New York.