Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat bagaimana Chinese New Year, yang merupakan perayaan yang diinginkan oleh rakyat Tiongkok, memiliki dampak besar pada ekonomi global. Perayaan ini biasanya jatuh pada bulan ke-2 kalender Tiongkok dan menandai awal tahun baru di Tiongkok.
Dalam perdagangan global, Chinese New Year menjadi fase penghentian produksi yang paling besar di dunia. Ini berarti bahwa banyak industri di Cina menghentikan produksi selama periode ini, sehingga kebutuhan akan barang-barang yang diproduksi di Cina meningkatkan impor dari negara-negara lain.
Pada tahun 2026, Chinese New Year jatuh pada 17 Februari. Ini berarti bahwa kita akan melihat dampak dari perayaan ini dalam beberapa minggu ke depan. Menurut proyeksi dari berbagai sumber, dampak dari Chinese New Year tidak hanya berhenti pada keterlambatan impor barang jadi, tetapi juga memiliki dampak lebih luas pada ekonomi global.
Dalam konteks Indonesia, kita harus memperhatikan dampak dari Chinese New Year terhadap impor bahan baku dan barang antara dari Cina. Karena ketergantungan ekonomi Indonesia yang tinggi terhadap China, perayaan ini memiliki potensi untuk mengganggu kelancaran pasokan bahan baku industri di dalam negeri.
Selain itu, dampak dari Chinese New Year juga dapat dilihat pada harga barang-barang impor. Menurut laporan dari berbagai sumber, harga barang-barang impor meningkat secara signifikan akibat penarikan kapasitas oleh carrier dalam rute Asia-Amerika Serikat.
Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat bagaimana Chinese New Year memiliki dampak besar pada ekonomi global. Pada 2026, kita harus memperhatikan dampak dari perayaan ini dan siap untuk menghadapi gangguan pasokan yang potensial.
Dalam perdagangan global, Chinese New Year menjadi fase penghentian produksi yang paling besar di dunia. Ini berarti bahwa banyak industri di Cina menghentikan produksi selama periode ini, sehingga kebutuhan akan barang-barang yang diproduksi di Cina meningkatkan impor dari negara-negara lain.
Pada tahun 2026, Chinese New Year jatuh pada 17 Februari. Ini berarti bahwa kita akan melihat dampak dari perayaan ini dalam beberapa minggu ke depan. Menurut proyeksi dari berbagai sumber, dampak dari Chinese New Year tidak hanya berhenti pada keterlambatan impor barang jadi, tetapi juga memiliki dampak lebih luas pada ekonomi global.
Dalam konteks Indonesia, kita harus memperhatikan dampak dari Chinese New Year terhadap impor bahan baku dan barang antara dari Cina. Karena ketergantungan ekonomi Indonesia yang tinggi terhadap China, perayaan ini memiliki potensi untuk mengganggu kelancaran pasokan bahan baku industri di dalam negeri.
Selain itu, dampak dari Chinese New Year juga dapat dilihat pada harga barang-barang impor. Menurut laporan dari berbagai sumber, harga barang-barang impor meningkat secara signifikan akibat penarikan kapasitas oleh carrier dalam rute Asia-Amerika Serikat.
Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat bagaimana Chinese New Year memiliki dampak besar pada ekonomi global. Pada 2026, kita harus memperhatikan dampak dari perayaan ini dan siap untuk menghadapi gangguan pasokan yang potensial.