Di Jakarta Utara, banjir sempat menggenangi Jalan Jembatan Tiga. Salah satu bengkel motor yang berada di daerah tersebut, yaitu Bengkel Tanah Merah, menjadi tujuan banyak orang karena bengkel ini tetap buka walaupun ada banjir. Pemilik bengkel, Rian, mengaku sudah ada sekitar 20 motor yang diservis di tempatnya. Rian mengatakan, di biasanya bengkelnya hanya menerima 5-6 mobil untuk diservis, namun saat banjir ini, berapa banyak motor itu tidak perlu dipertanyakan lagi.
Rian mengaku, saat banjir, banyak pelanggannya datang ke tempatnya dengan meminta bantuan karena air banjir masuk ke knalpot, busi, dan oli motor mereka. Rian memahami bahwa kondisi itu tidak mudah untuk diperbaiki. Oleh karena itu, ia menetapkan harga yang lebih tinggi untuk setiap jasa servis. Ia mengatakan, biasanya jasa servis motor di bengkelnya hanya seberat Rp 40 ribu. Namun, saat banjir ini, Rian menetapkan harga yang lebih tinggi yaitu Rp 50 ribu.
Rian juga mengingatkan, bahwa saat seperti ini, penting bagi pengguna bensin untuk memilih jasa servis motor yang terpercaya agar motor mereka tidak rusak parah.
Rian mengaku, saat banjir, banyak pelanggannya datang ke tempatnya dengan meminta bantuan karena air banjir masuk ke knalpot, busi, dan oli motor mereka. Rian memahami bahwa kondisi itu tidak mudah untuk diperbaiki. Oleh karena itu, ia menetapkan harga yang lebih tinggi untuk setiap jasa servis. Ia mengatakan, biasanya jasa servis motor di bengkelnya hanya seberat Rp 40 ribu. Namun, saat banjir ini, Rian menetapkan harga yang lebih tinggi yaitu Rp 50 ribu.
Rian juga mengingatkan, bahwa saat seperti ini, penting bagi pengguna bensin untuk memilih jasa servis motor yang terpercaya agar motor mereka tidak rusak parah.