Dokumen Epstein yang dirilis secara full oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ) telah menyebabkan banyak murka di dunia. Kasus pelecehan seksual dengan tuduhan pedofilia yang menjerat Jeffrey Epstein, mantan Presiden AS Bill Clinton, adik laki-laki King Charles III Pangeran Andrew, bos Starlink Elon Musk, hingga presiden AS saat ini Donald Trump.
Ternyata, beberapa nama orang Indonesia juga ada dalam dokumen tersebut. Sumber warga netral telah menemukan beberapa nama orang Indonesia yang tercantum dalam dokumen Epstein di situs resmi DOJ, salah satunya adalah seorang miliarder Indonesia yang diklaim memiliki keterlibatan dalam pengembangan hotel-hotel milik Donald Trump dan pernah membeli rumah Trump di Beverly Hills dengan harga yang disebut "terinflasi".
Sumber juga mengklaim pernah berada di rumah miliarder tersebut ketika Trump dikatakan menyampaikan niatnya untuk "menghancurkan Amazon" terkait kontrak militer, yang oleh sumber yang tidak identifikasi (CHS) disebut sebagai indikasi kolusi nyata. Lebih jauh, laporan itu memuat tuduhan serius bahwa Trump telah "dikompromikan oleh Israel" dan bahwa Jared Kushner disebut sebagai sosok utama yang menjalankan organisasi Trump sekaligus memainkan peran sentral dalam kepresidenannya.
Namun, perlu ditekankan bahwa isi dokumen ini merefleksikan klaim dan penilaian sumber, bukan kesimpulan yang telah diverifikasi, dan dicatat sebagai bagian dari pengumpulan informasi intelijen, bukan temuan hukum yang telah dibuktikan.
Untuk mengecek siapa saja orang Indonesia atau nama-nama tokoh lainnya di Epstein Files, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka laman DOJ tentang Epstein Files berikut: https://www.justice.gov/epstein
2. Pastikan Anda telah berusia 18 tahun atau lebih, dengan menekan tombol "Yes"
3. Di bagian kotak pencarian, tulis nama tokoh yang akan dicari, misalkan tulis nama Suharto
4. Kemudian tekan Enter atau tombol "Search"
5. Jika ada informasi terkait nama tersebut, akan muncul file-file dengan format PDF di bawahnya
6. Klik file tersebut dan pelajari isinya.
Perlu diingat bahwa isi dokumen ini tidak selalu berarti seseorang terkait dengan kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Ternyata, beberapa nama orang Indonesia juga ada dalam dokumen tersebut. Sumber warga netral telah menemukan beberapa nama orang Indonesia yang tercantum dalam dokumen Epstein di situs resmi DOJ, salah satunya adalah seorang miliarder Indonesia yang diklaim memiliki keterlibatan dalam pengembangan hotel-hotel milik Donald Trump dan pernah membeli rumah Trump di Beverly Hills dengan harga yang disebut "terinflasi".
Sumber juga mengklaim pernah berada di rumah miliarder tersebut ketika Trump dikatakan menyampaikan niatnya untuk "menghancurkan Amazon" terkait kontrak militer, yang oleh sumber yang tidak identifikasi (CHS) disebut sebagai indikasi kolusi nyata. Lebih jauh, laporan itu memuat tuduhan serius bahwa Trump telah "dikompromikan oleh Israel" dan bahwa Jared Kushner disebut sebagai sosok utama yang menjalankan organisasi Trump sekaligus memainkan peran sentral dalam kepresidenannya.
Namun, perlu ditekankan bahwa isi dokumen ini merefleksikan klaim dan penilaian sumber, bukan kesimpulan yang telah diverifikasi, dan dicatat sebagai bagian dari pengumpulan informasi intelijen, bukan temuan hukum yang telah dibuktikan.
Untuk mengecek siapa saja orang Indonesia atau nama-nama tokoh lainnya di Epstein Files, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka laman DOJ tentang Epstein Files berikut: https://www.justice.gov/epstein
2. Pastikan Anda telah berusia 18 tahun atau lebih, dengan menekan tombol "Yes"
3. Di bagian kotak pencarian, tulis nama tokoh yang akan dicari, misalkan tulis nama Suharto
4. Kemudian tekan Enter atau tombol "Search"
5. Jika ada informasi terkait nama tersebut, akan muncul file-file dengan format PDF di bawahnya
6. Klik file tersebut dan pelajari isinya.
Perlu diingat bahwa isi dokumen ini tidak selalu berarti seseorang terkait dengan kejahatan seksual Jeffrey Epstein.