Musim hujan dan banjir di Jakarta, seringkali membawa masalah kesehatan yang tidak bisa ditolak. Salah satu risiko yang paling umum terjadi adalah diare. Menurut ahli-ahli gizi yang beragam pendapat, musim hujan dan banjir dapat menyebabkan tingginya risiko terjadinya diare.
Pada kondisi banjir, kualitas air dan kebersihan lingkungan semakin menurun. Air yang tercemar bakteri, virus, dan parasit dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman. Oleh karena itu, penting untuk melakukan langkah pencegahan agar terhindar dari diare.
Berikut 5 tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah diare di musim hujan dan banjir:
1. Gunakan air bersih dan aman: Pastikan air yang digunakan untuk minum dan memasak berasal dari sumber yang bersih. Jika ragu, air sebaiknya direbus hingga mendidih sebelum dikonsumsi.
2. Cuci tangan dengan sabun: Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah beraktivitas di luar rumah sangat penting. Kebiasaan sederhana ini efektif mencegah masuknya kuman penyebab diare ke dalam tubuh.
3. Hindari kontak dengan air tercemar: Jika memungkinkan, hindari kontak dengan air tercemar yang mengalir di jalan atau di lingkungan sekitar.
4. Gunakan handuk bersih: Setelah kembali dari luar rumah, gunakan handuk bersih untuk mengeringkan wajah dan tubuh Anda.
5. Jangan menyentuh mata dan mulut: Setelah beraktivitas di luar rumah atau ketika harus menggunakan toilet umum, jangan menyentuh mata dan mulut.
Pada kondisi banjir, kualitas air dan kebersihan lingkungan semakin menurun. Air yang tercemar bakteri, virus, dan parasit dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman. Oleh karena itu, penting untuk melakukan langkah pencegahan agar terhindar dari diare.
Berikut 5 tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah diare di musim hujan dan banjir:
1. Gunakan air bersih dan aman: Pastikan air yang digunakan untuk minum dan memasak berasal dari sumber yang bersih. Jika ragu, air sebaiknya direbus hingga mendidih sebelum dikonsumsi.
2. Cuci tangan dengan sabun: Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah beraktivitas di luar rumah sangat penting. Kebiasaan sederhana ini efektif mencegah masuknya kuman penyebab diare ke dalam tubuh.
3. Hindari kontak dengan air tercemar: Jika memungkinkan, hindari kontak dengan air tercemar yang mengalir di jalan atau di lingkungan sekitar.
4. Gunakan handuk bersih: Setelah kembali dari luar rumah, gunakan handuk bersih untuk mengeringkan wajah dan tubuh Anda.
5. Jangan menyentuh mata dan mulut: Setelah beraktivitas di luar rumah atau ketika harus menggunakan toilet umum, jangan menyentuh mata dan mulut.