ByteDance, induk perusahaan TikTok, meluncurkan langkah strategis untuk menghindari larangan di Amerika Serikat (AS). Langkah ini dilakukan setelah kesepakatan kerja sama dengan tiga investor AS, Oracle, Silver Lake, dan MGX. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan keamanan data pengguna TikTok di AS.
Seluruh saham TikTok di AS akan dipbagi antara ByteDance dan investor-nya, dengan 19,9 persen dikuasai oleh pemilik perusahaan tersebut, sedangkan 15 persen dan 30,1 persen lagi dimiliki oleh dua investor lain. Selain itu, dewan direksi TikTok di AS juga akan menambah tujuh orang yang merupakan warga AS.
Data pengguna TikTok di AS akan disimpan secara lokal dan dikelola oleh Oracle, yaitu perusahaan teknologi yang berbasis di Amerika Serikat. Sementara itu, algoritma TikTok di wilayah AS akan dilatih ulang agar konten yang masuk kawasan itu tidak terkontaminasi manipulasi luar.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara ByteDance dan tiga investor, serta kesepakatan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan data yang lebih baik. Selain itu, dewan direksi TikTok di AS juga akan meningkatkan kemampuan untuk melindungi data penduduk dan keamanan nasional AS.
Presiden AS Donald Trump memuji langkah ini dengan mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan hasil dari upaya bersama antara Amerika Serikat dan Cina. Pernyataannya menyebutkan bahwa telah ada perjanjian yang baik antara kedua negara tersebut, yang disambut dengan gembira oleh Presiden Cina Xi Jinping.
Dalam konteks ekonomi, kesepakatan ini juga menjanjikan peningkatan nilai saham Oracle, yaitu 5 persen menjadi USD189,10.
Seluruh saham TikTok di AS akan dipbagi antara ByteDance dan investor-nya, dengan 19,9 persen dikuasai oleh pemilik perusahaan tersebut, sedangkan 15 persen dan 30,1 persen lagi dimiliki oleh dua investor lain. Selain itu, dewan direksi TikTok di AS juga akan menambah tujuh orang yang merupakan warga AS.
Data pengguna TikTok di AS akan disimpan secara lokal dan dikelola oleh Oracle, yaitu perusahaan teknologi yang berbasis di Amerika Serikat. Sementara itu, algoritma TikTok di wilayah AS akan dilatih ulang agar konten yang masuk kawasan itu tidak terkontaminasi manipulasi luar.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara ByteDance dan tiga investor, serta kesepakatan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan data yang lebih baik. Selain itu, dewan direksi TikTok di AS juga akan meningkatkan kemampuan untuk melindungi data penduduk dan keamanan nasional AS.
Presiden AS Donald Trump memuji langkah ini dengan mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan hasil dari upaya bersama antara Amerika Serikat dan Cina. Pernyataannya menyebutkan bahwa telah ada perjanjian yang baik antara kedua negara tersebut, yang disambut dengan gembira oleh Presiden Cina Xi Jinping.
Dalam konteks ekonomi, kesepakatan ini juga menjanjikan peningkatan nilai saham Oracle, yaitu 5 persen menjadi USD189,10.