Berikut cara reset MFA ASN Digital dan solusi untuk lupa email hingga password. Aparatur Sipil Negara (ASN) perlu melakukan aktivasi sistem Multi-Factor Authentication (MFA) di berbagai platform digital. Surat Keputusan Nomor 0960/B_SI.02.01/SD/E/2025 yang diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada tanggal 19 Maret 2025, menyebutkan bahwa ASN harus segera melakukan aktivasi ini.
Fitur MFA dinilai penting untuk melindungi data penting dari ancaman siber dan kejahatan digital. Aktivasi MFA dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan dengan memverifikasi identitas pengguna melalui lebih dari satu metode. Salah satu metode fitur MFA adalah menggunakan Google Authenticator yang digunakan untuk menambah lapisan verifikasi.
Jika pegawai mengganti ponsel baru, menghapus aplikasi authenticator, hingga lupa kode OTP, maka reset MFA ASN diperlukan untuk mendapatkan kembali akses ke akun ASN Digital. Dengan melakukan reset, pegawai dapat mendapatkan kode baru dan masuk kembali ke akun.
Berikut cara reset MFA ASN Digital yang dapat digunakan sebagai acuan: Buka laman ASN Digital BKN, pilih opsi "Reset MFA", masukkan NIP Anda sebagai username, ketik email yang terdaftar di MyASN, klik "Send OTP" untuk mendapatkan kode verifikasi, cek kotak masuk email, temukan OTP dari BKN, salin kodenya, dan kembali ke halaman reset, masukkan OTP, dan klik "Reset MFA".
Namun, jika pegawai lupa email atau password, maka solusinya adalah:
1. Reset Password di Laman ASN Digital: Pegawai dapat mengakses laman resmi ASN Digital dengan memasukkan username dan email aktif, lalu melakukan reset password melalui link yang telah dikirmkan ke email.
2. Hubungi Helpdesk BKN: Pegawai dapat menghubungi layanan Helpdesk BKN untuk mendapatkan bantuan dalam reset MFA ASN Digital.
3. Hubungi Kantor Regional BKN Setempat: Pegawai juga dapat menemukan solusi reset MFA ASN Digital di kantor regional BKN setempat, dengan membantu tim IT atau operator.
Dengan melakukan aktivasi MFA dan memahami cara reset MFA ASN Digital, pegawai dapat melindungi data penting dari ancaman siber dan kejahatan digital.
Fitur MFA dinilai penting untuk melindungi data penting dari ancaman siber dan kejahatan digital. Aktivasi MFA dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan dengan memverifikasi identitas pengguna melalui lebih dari satu metode. Salah satu metode fitur MFA adalah menggunakan Google Authenticator yang digunakan untuk menambah lapisan verifikasi.
Jika pegawai mengganti ponsel baru, menghapus aplikasi authenticator, hingga lupa kode OTP, maka reset MFA ASN diperlukan untuk mendapatkan kembali akses ke akun ASN Digital. Dengan melakukan reset, pegawai dapat mendapatkan kode baru dan masuk kembali ke akun.
Berikut cara reset MFA ASN Digital yang dapat digunakan sebagai acuan: Buka laman ASN Digital BKN, pilih opsi "Reset MFA", masukkan NIP Anda sebagai username, ketik email yang terdaftar di MyASN, klik "Send OTP" untuk mendapatkan kode verifikasi, cek kotak masuk email, temukan OTP dari BKN, salin kodenya, dan kembali ke halaman reset, masukkan OTP, dan klik "Reset MFA".
Namun, jika pegawai lupa email atau password, maka solusinya adalah:
1. Reset Password di Laman ASN Digital: Pegawai dapat mengakses laman resmi ASN Digital dengan memasukkan username dan email aktif, lalu melakukan reset password melalui link yang telah dikirmkan ke email.
2. Hubungi Helpdesk BKN: Pegawai dapat menghubungi layanan Helpdesk BKN untuk mendapatkan bantuan dalam reset MFA ASN Digital.
3. Hubungi Kantor Regional BKN Setempat: Pegawai juga dapat menemukan solusi reset MFA ASN Digital di kantor regional BKN setempat, dengan membantu tim IT atau operator.
Dengan melakukan aktivasi MFA dan memahami cara reset MFA ASN Digital, pegawai dapat melindungi data penting dari ancaman siber dan kejahatan digital.