Cara Menjadi Orangtua yang Menyenangkan dan Disukai Anak

Untuk menjadi orangtua yang disukai anak, kita perlu mengembangkan kebiasaan sehari-hari yang ramah dan menyenangkan. Ketika kita hadir di rumah dengan sikap hangat, terbuka, dan tidak menakutkan, anak lebih mudah mengekspresikan perasaan dan berbagi pengalaman tanpa takut dihakimi.

Orangtua yang baik bagi anak bukan berarti selalu menuruti keinginan mereka atau menghindari aturan. Tercermin dari cara orangtua membangun kedekatan emosional, berkomunikasi dengan hangat, dan tetap memberi batasan yang jelas.

Beberapa ciri-ciri yang membantu menjadi orangtua yang baik bagi anak adalah:

* Menunjukkan kasih sayang secara konsisten, baik lewat ucapan seperti "Aku sayang kamu" maupun tindakan sehari-hari
* Memberikan perhatian penuh melalui hal sederhana, seperti mendengarkan cerita anak tanpa distraksi, menepati janji, dan respons yang hangat
* Mendidik dengan tujuan yang jelas, bukan sekadar bereaksi karena emosi atau pola asuh masa lalu
* Membangun rutinitas dan ritual keluarga yang hangat agar anak merasa aman dan dekat secara emosional
* Terbuka untuk belajar dan mencari bantuan saat bingung, termasuk memanfaatkan dukungan dari orang terdekat atau komunitas
* Menjaga konsistensi dalam aturan dan batasan, dengan sikap tegas namun tetap penuh empati

Untuk menjadi orangtua yang menyenangkan bagi anak, kita perlu mengembangkan kebiasaan sehari-hari seperti:

* Luangkan waktu berkualitas bersama anak tanpa distraksi
* Tunjukkan kasih sayang secara konsisten melalui kata-kata, sentuhan, dan perhatian kecil
* Dengarkan cerita dan perasaan anak dengan empati
* Tetapkan aturan dan batasan yang jelas
* Libatkan anak dalam rutinitas atau ritual keluarga agar mereka merasa aman dan memiliki kedekatan emosional
* Akui ketika orangtua melakukan kesalahan dan jadikan momen tersebut sebagai contoh belajar bagi anak
* Terbuka untuk belajar dan mencari dukungan ketika menghadapi tantangan dalam pengasuhan
 
Aku pikir banyak orangtua, khususnya yang sudah mempunyai anak-anak, bingung bagaimana cara menjadi orangtua yang menyenangkan bagi mereka. Mereka mungkin merasa penat karena perlu menjaga keseimbangan antara memberi kasih sayang dan memberikan aturan yang jelas.

Aku rasa ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memudahkan proses ini. Pertama, pentingnya mengembangkan kebiasaan sehari-hari yang ramah dan menyenangkan di rumah. Misalnya, kita bisa meluakan waktu berkualitas bersama anak tanpa distraksi, seperti bermain game atau membaca buku bersama.

Kedua, kita perlu belajar untuk mendengarkan cerita dan perasaan anak dengan empati. Aku tahu, seringkali kita terlalu sibuk dengan pekerjaan atau kehidupan sehari-hari sehingga kita lupa mendengarkan anak-anaknya.

Aku juga pikir pentingnya memberikan kasih sayang secara konsisten, baik lewat ucapan maupun tindakan sehari-hari. Misalnya, kita bisa mengucapkan kalimat "Aku sayang kamu" atau memberikan sentuhan kecil seperti meremasukkan anak di pangkok.

Tapi, tidak hanya itu. Aku pikir penting juga untuk menjaga konsistensi dalam aturan dan batasan, serta terbuka untuk belajar dan mencari dukungan ketika menghadapi tantangan dalam pengasuhannya 🤔
 
Orangtua yang baik itu bukan cuma tentang memberi uang atau membeli mainan yang bagus, tapi juga tentang menunjukkan kasih sayang yang tulus dan konsisten. Kenapa aku pikir begitu? Karena kalau anak bisa melihat bahwa orangtua mereka benar-benar peduli dan mengerti apa yang mereka rasakan, maka mereka akan semakin percaya diri untuk berbagi perasaan dan pengalaman dengan orangtua tersebut.

Aku sendiri punya pengalaman seperti itu dengar ibu saya. Ketika aku masih kecil, ibu saya selalu menunjukkan kasih sayang yang tulus melalui ucapan yang hangat dan tindakan sehari-hari yang sederhana. Dan aku bisa merasakannya ketika aku sedang mengalami kesulitan atau kesedihan, karena ibu saya selalu ada untuk mendengarkan dan memberikan bantuan.

Tapi, aku juga pikir penting bukan cuma tentang kasih sayang, tapi juga tentang aturan dan batasan yang jelas. Karena kalau anak tidak tahu apa itu batas-batas yang sah, maka mereka bisa berpikir bahwa segalanya boleh dilakukan, dan itu bisa menjadi hambatan bagi mereka untuk berkembang secara emosional.

Aku sendiri punya adik yang pernah melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak masuk akal, seperti membakar mainan temannya tanpa sengaja. Dan ketika aku melihat kejadian itu terjadi, aku merasa sedih dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Tapi kemudian aku dengar dari ibu saya bahwa ada batasan yang jelas di dalam rumah, dan anak-anak perlu memahami itu.

Jadi, untuk menjadi orangtua yang baik bagi anak, kita perlu menemukan keseimbangan antara kasih sayang yang tulus dan aturan yang jelas. Dan aku pikir itu bisa dicapai dengan mengembangkan kebiasaan sehari-hari seperti mendengarkan cerita anak, memberi perhatian penuh, dan tetapkan aturan yang jelas tanpa terlalu keras. 🤝
 
Aku pikir itu keren banget, tapi aku masih ragu tentang apa yang di tulis di sini. Aku merasa ada salah satunya yang kurang jelas. Orangtua memang perlu memberikan batasan, tapi bagaimana caranya? Mereka harus bisa memberi kesempatan pada anak untuk belajar dari kesalahan mereka sendiri, bukan hanya menghakimi dan menuntut.

Dan aku rasa ada satu hal yang penting di tulis sini. Orangtua tidak perlu selalu menjadi "benar" atau "baik". Mereka bisa menjadi orangtua yang baik jika mau menerima kesalahan dan belajar dari itu, bukan selalu menakut-nakuti anak untuk tidak salah.

Aku juga merasa ada satu hal yang kurang di tulis sini. Orangtua perlu memahami bahwa setiap anak berbeda-beda. Mereka harus bisa menerima keunikan dan kebutuhan anak masing-masing, bukan hanya menggunakan pola asuh yang sama untuk semua.

Aku pikir itu penting banget untuk di pertimbangkan ketika menjadi orangtua.
 
Mereka yang suka seret seremah di pasar, ngomong-ngomong apa lagi. Orangtua baik itu pasti memiliki kesibukan sehari-hari, tapi tetap bisa mendengarkan anak dan memberikan kasih sayang. Yang penting adalah tidak menakut-nakuti anak 😊
 
Aku pikir yang paling penting lagi adalah kita harus bisa terbuka terima jika anak kita tidak mau berbicara dengan kita. Kita harus coba paham apa yang sedang terjadi di pikiran mereka 🤔. Jangan terusan menekan dan menakut-nakuti, itu akan membuat anak kita merasa takut mengungkapkan perasaannya, kan? Dan kita tidak ingin itu, kan? Kita harus bisa mendengarkan dengan baik dan memberikan ruang yang aman untuk anak kita berbicara 🗣️.
 
Kalo mau menjadi orangtua yang disukain anak, kita harus sabar banget deh! Karena anak akan selalu memerlukan perhatian dan kasih sayang dari kita 😊. Nah, aku pikir salah satu triknya adalah kita harus bisa mendengarkan cerita anak tanpa distraksi ya, kayaknya membuat mereka merasa dihargai dan dicintai 🤗. Sama-sama, kalau orangtua mau berkomunikasi dengan hangat, memberikan batasan yang jelas, dan menunjukkan kasih sayang secara konsisten, pasti anak akan lebih mudah mengekspresikan perasaan mereka tanpa takut dihakimi 🤝.
 
Untuk bisa menjadi orangtua yang kayak gitu, harusnya kita coba cari kunci dari hal ini. Saya rasa orangtua yang baik bukan hanya karena mereka selalu menuruti keinginan anak, tapi juga karena mereka punya keterangan yang jelas dan bisa menjelaskannya dengan cara yang hangat.
 
Gini aja, kalau kita mau anak senang, harusnya kita ajak mereka ngobrol dulu. Tapi sekarang anak-anak udah terlalu sibuk sama internet dan apa pun itu, mereka tidak pernah mau bercanda bareng orangtua. Kenapa? Karena mereka takut akan jawabannya! 🤔 Apa aja jawaban yang tepat? Bisa jadi jawaban yang tepat adalah ketika kita ngobrol dengannya kalau kita suka dengan apa yang dia lakukan, atau kalau kita tidak suka sama sekali. Tapi itu jadi jawaban yang sulit, kan? 🤷‍♂️ Karena saat ini kita harusnya harus bisa mengerti situasi mereka terlebih dahulu. Nah, aku pikir bila kita mau anak senang dan suka dengan apa yang kita lakukan, kita harus bisa tahu pertama-tama bagaimana cara membangun kepercayaan mereka dulu. Dan itu bisa jadi mulai dari ngobrol bareng ya! 🤗
 
Gue pikir ada salah satu hal yang bikin anak suka orangtua mereka, yaitu kalau orangtuanya bisa jujur & terbuka. Jadi bukan cuma dikatakan "Aku sayang kamu" tapi buatnya nyata dengan tindakan sehari-hari. Misalnya kalau gue lewatin dia sambil sedang melakukan sesuatu, aku pasti akan membawa dia untuk melihat apa yang aku lakukan. Gue pikir itu bikin anak merasa lebih dekat & dihargai 😊
 
Aku pikir penting banget buat anaknya kita selalu ada kasih sayang yang konstan ya, nggak cuma kata-kata aja, tapi tindakan sehari-hari. Karena kalau anak merasa tidak disayangi, mereka akan sulit untuk mengekspresikan diri dan berbagi pengalaman dengan kita. 🤗
 
Aku pikir apa yang dibicarakan sebenarnya tentang cara orangtua membuat anak merasa aman dan nyaman di rumah. Aku masih ingat saat aku kecil, aku suka banget dikelilingi oleh ibu dan ayahku yang selalu sudi mendengarkan ceritaku dan memberikan kasih sayang yang tulus. Mereka selalu menjaga aturan tapi juga memberikan ruang untuk aku mengekspresikan perasaan aku sendiri.

Aku pikir apa yang paling penting adalah menciptakan hubungan yang baik dengan anak kita. Tidak selalu harus menuruti keinginannya, tapi bisa membuat dia merasa didengar dan disukai. Aku suka banget ketika aku melihat anak-anak di internet yang punya orangtua yang baik, mereka selalu tersenyum dan bahagia saat berinteraksi dengan orangtuanya 🤩.
 
Pokoknya biar anak suka kita harus bisa bikin mereka merasa nyaman deh, tapi nggak cuma begitu aja, kita harus bisa memberikan batasan yang jelas juga sih 🙃. Jika kita hanya selalu memperhatikan keinginan mereka tanpa ada konsekuensi, mereka akan tidak bisa belajar untuk mengatur diri sendiri aja 🤦‍♂️. Kita harus bisa menemukan keseimbangan antara kasih sayang dan batasan yang jelas ya! 💕
 
hebat banget cerita orangtua yang baik! apa salahnya kita jadi orangtua yang menyenangkan buat anak? kalo aku bilang jujur, aku sendiri masih nggak bisa membangun kebiasaan sehari-hari yang ramah dan menyenangkan. tapi aku nanti akan mencoba, bisa tolong ceritain ya bagaimana cara ini di laksanakan? 🤗
 
aku pikir kalau mau menjadi anak yang senang di rumah, kita harus bisa bikin dia merasa nyaman banget. tapi jangan bingung, kita gak perlu selalu menuruti keinginan dia sembari tidak ada aturan. kita bisa bikin aturan yang jelas, tapi juga kasih sedikit ruang untuk dia berexpressnya.

misalnya, kita bisa luangkan waktu bersama anak tanpa distraksi, misalnya saat makan atau bermain di luar. kita juga harus dengerin dia dengan penuh empati, dan jangan bingung jika dia ingin bicara tentang sesuatu yang sedang bikin dia khawatir.

juga, kita harus bisa kasih kasih sayang secara konsisten, tapi tidak terlalu berlebihan. misalnya, kita bisa memberikan sentuhan yang hangat saat dia sedang lelah, atau bicarakan dengan suara yang lembut saat dia sedang marah.

dan terakhir, kita harus bisa buat anak merasa aman dan nyaman di rumah. kita bisa bikin rutinitas keluarga yang hangat, misalnya berbagaikan makan malam bersama atau bermain di luar saat hari ini.

semoga cara-cara ini bisa membantu kita menjadi orangtua yang menyenangkan bagi anak! 🤗
 
Aku rasa penting banget buat kita orang tua terus belajar dan bawa perubahan positif agar menjadi pengasuh yang lebih baik. Tapi, aku sedikit khawatir kalau kita semua terlalu fokus pada hal positif saja, dan lupa kekurangan atau kesalahan kita dalam mengasuh anak. Aku yakin jika kita bisa menyesuaikan diri dengan situasi masing-masing keluarga, kita bisa jadi orangtua yang baik dan menyenangkan bagi anak. Kita perlu saling mendukung dan belajar dari kesalahan-kesalahan kita sendiri. 💡👨👩‍👧
 
Sudah lama kita bicarai tentang pentingnya orangtua yang baik, tapi masih banyak orangtua di Indonesia yang tidak menganggap hal ini secara serius. Kita lihat banyak anak-anak di Indonesia yang tidak merasa nyaman dengan orangtua mereka, padahal orangtua itu sendiri sudah berusaha keras untuk menjadi orangtua yang baik! 🤔

Aku pikir, apa yang salah dengan kita? Apa yang membuat kita tidak mau mengembangkan kebiasaan sehari-hari yang ramah dan menyenangkan? Mungkin karena kita lebih fokus pada pekerjaan atau keseharian, tapi itu bukan alasan untuk melewatkan kesempatan untuk menjadi orangtua yang baik! 🕒

Kita harus menanyai diri sendiri, apa yang membuat kita ingin anak-anak kita disukai? Apakah karena kita ingin mereka menjadi anak yang sukses atau bahagia? Mungkin itu bukan hal yang sederhana, tapi aku yakin bahwa dengan mengembangkan kebiasaan sehari-hari yang ramah dan menyenangkan, kita dapat mencapai tujuan tersebut! 💕
 
Oke lah guys, kalau mau tahu cara bikin orangtua yang disukai anak, aku punya beberapa tips aja. Pertama, kita harus bikin kebiasaan sehari-hari yang ramah dan menyenangkan di rumah. Misalnya, saat kita hadir di rumah, kita harus terbuka, hangat, dan tidak menakutkan anak. Kita juga harus mendengarkan cerita anak dengan empati dan memberikan perhatian penuh melalui hal sederhana seperti menepati janji.

Kita juga harus memberikan kasih sayang secara konsisten, baik lewat ucapan maupun tindakan sehari-hari. Tapi kita jangan lupa memberikan batasan yang jelas dan menjaga konsistensi dalam aturan itu. Kita juga harus terbuka untuk belajar dan mencari bantuan ketika kita bingung.

Saat ini aku sedang bikin blog tentang tips cara mengasuh anak dengan baik, aku punya tema "Ritual Keluarga yang Hangat" di blogku, mungkin bisa kamu simak ya 😊📚
 
Aku pikir kalau cara orangtua memberi kasih sayang yang serius padahal seseorang juga perlu menjaga batasan yang jelas bukan cuma kasih sayang aja tapi juga bagaimana cara mereka berkomunikasi dengan anaknya, caranya apa? 🤔

Mengenai ciri-cirinya yang membantu menjadi orangtua yang baik bagi anak, aku rasa ada hal yang perlu dipertimbangkan yaitu caranya mengaturnya, beberapa orangtua bisa terlalu lembut sehingga anaknya tidak jujur atau tidak mau mengekspresikan diri. Sebaliknya, jika terlalu ketat dan tidak menyenangkan juga akan menjadi masalah. Aku rasa ada keseimbangan yang perlu ditemukan di sini 🤝
 
Pengasuhan anak memang sangat penting agar mereka bisa berkembang menjadi individu yang sehat dan kuat. Namun, perlu diingat bahwa tidak ada satu cara yang tepat untuk semua orangtua. Yang penting adalah menemukan keseimbangan antara memberikan kasih sayang dan memberikan batasan yang jelas.

Saya pikir salah satu hal yang paling penting adalah membangun kedekatan emosional dengan anak melalui komunikasi yang hangat dan terbuka. Orangtua harus siap mendengarkan cerita dan perasaan anak mereka, serta memberikan perhatian yang penuh. Tapi, tidak boleh hanya menuruti keinginan anak tanpa mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan mereka.

Saya juga ingin mengatakan bahwa pengasuhan anak bukan sekadar tentang memberikan kasih sayang saja, tapi juga tentang memberikan batasan yang jelas dan mengajarkan anak untuk berpikir secara independen.
 
kembali
Top