Pendaftaran KIP Kuliah 2026 mulai dibuka mulai tanggal 3 Februari 2026, dan ini merupakan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang cukup dan uang saku. Namun, perlu diingat bahwa proses pendaftaran ini hanya diperuntukkan bagi pelamar yang telah memenuhi kriteria tertentu.
Kriteria utama yang harus dipenuhi adalah memiliki data desil Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 sampai desil 4. Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan pelamar telah mengecek desil DTSEN saat ini agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Jangan lupa untuk memeriksa syarat-syarat pendaftaran KIP Kuliah 2026, seperti memiliki status sebagai lulusan SMA/SMK/MA tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya dan memiliki potensi akademik yang baik. Selain itu, pelamar juga harus terdata di DTSEN desil 1 sampai desil 4 atau menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu.
Desil DTSEN merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga untuk menentukan prioritas penerima bantuan. Desil dalam DTSEN terbagi menjadi sepuluh bagian yang sama besar yaitu 10% berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi.
Untuk memeriksa desil DTSEN, pelamar dapat menggunakan cara-cara berikut:
1. Cek desil lewat Google: Buka peramban Google dan akses laman resmi di cekbansos.kemensos.go.id. Pilih wilayah domisili, mencakup Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, sampai Desa/Kelurahan sesuai KTP. Ketik nama lengkap sesuai identitas resmi yang terdaftar dan masukkan kode verifikasi (captcha) yang muncul. Klik tombol "Cari Data" untuk menampilkan informasi peringkat desil saat ini.
2. Cek desil lewat Aplikasi Cek Bansos: Unduh aplikasi resmi Cek Bansos dan buat akun baru dengan lengkapi data diri, unggah foto KTP serta foto diri bersama KTP untuk proses verifikasi. Tunggu proses verifikasi akun oleh admin Kemensos melalui email terdaftar. Login pakai akun terdaftar dan pilih menu "Profil" untuk melihat detail data kesejahteraan Anda dan keluarga, termasuk posisi desil dalam DTSEN.
Dengan memeriksa desil DTSEN dan memenuhi syarat-syarat pendaftaran KIP Kuliah 2026, calon mahasiswa dapat meningkatkan kemungkinan mereka mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang cukup dan uang saku.
Kriteria utama yang harus dipenuhi adalah memiliki data desil Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 sampai desil 4. Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan pelamar telah mengecek desil DTSEN saat ini agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Jangan lupa untuk memeriksa syarat-syarat pendaftaran KIP Kuliah 2026, seperti memiliki status sebagai lulusan SMA/SMK/MA tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya dan memiliki potensi akademik yang baik. Selain itu, pelamar juga harus terdata di DTSEN desil 1 sampai desil 4 atau menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu.
Desil DTSEN merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga untuk menentukan prioritas penerima bantuan. Desil dalam DTSEN terbagi menjadi sepuluh bagian yang sama besar yaitu 10% berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi.
Untuk memeriksa desil DTSEN, pelamar dapat menggunakan cara-cara berikut:
1. Cek desil lewat Google: Buka peramban Google dan akses laman resmi di cekbansos.kemensos.go.id. Pilih wilayah domisili, mencakup Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, sampai Desa/Kelurahan sesuai KTP. Ketik nama lengkap sesuai identitas resmi yang terdaftar dan masukkan kode verifikasi (captcha) yang muncul. Klik tombol "Cari Data" untuk menampilkan informasi peringkat desil saat ini.
2. Cek desil lewat Aplikasi Cek Bansos: Unduh aplikasi resmi Cek Bansos dan buat akun baru dengan lengkapi data diri, unggah foto KTP serta foto diri bersama KTP untuk proses verifikasi. Tunggu proses verifikasi akun oleh admin Kemensos melalui email terdaftar. Login pakai akun terdaftar dan pilih menu "Profil" untuk melihat detail data kesejahteraan Anda dan keluarga, termasuk posisi desil dalam DTSEN.
Dengan memeriksa desil DTSEN dan memenuhi syarat-syarat pendaftaran KIP Kuliah 2026, calon mahasiswa dapat meningkatkan kemungkinan mereka mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang cukup dan uang saku.