Calon Deputi Gubernur Solikin Tegaskan Urgensi Independensi BI

"Solikin Jelaskan Pentingnya Independensi BI Dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi"

Pendiri Bank Danamon dan calon deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Solikin M. Juhro, menegaskan pentingnya menjaga independensi bank sentral di tengah kompleksitas persoalan ekonomi nasional. Meski BI merupakan lembaga independen, bank sentral tidak mungkin bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi yang kian kompleks.

"Insya Allah, konteks independensi itu harus dimaknai secara utuh bahwasannya kita itu berada dalam konteks independensi tapi di dalam interdependensi," kata Solikin saat ditemui usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI.

Solikin menekankan bahwa koordinasi dan penguatan sinergi dengan pemerintah serta otoritas lain menjadi hal yang tidak terelakkan dalam menghadapi tantangan ekonomi. "Jadi kita nggak mungkin di dalam suasana atau kompleksitas permasalahan yang kita hadapi ini kita bekerja sendiri, nggak mungkin," ujarnya.

Meski menekankan pentingnya koordinasi, Solikin menegaskan independensi BI tetap dijaga sesuai dengan mandat undang-undang. Ia memastikan tidak ada persoalan terkait independensi BI dalam pelaksanaan kebijakan saat ini.

"Jadi itu poinnya. Jadi dengan selama yang kita hadapi sekarang ini tidak ada isu terhadap independensi manusia dan kita tetap mengawal independensi itu sesuai dengan mandat undang-undang," katanya.

Proses fit and proper test berjalan dengan baik dan kondusif, menurut Solikin. Ia menyampaikan bahwa pertanyaan dari anggota DPR mencerminkan kepedulian bersama terhadap upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih tinggi, berdaya tahan, dan inklusif.

Solikin juga menjelaskan bahwa proses fit and proper test berfokus pada memastikan bahwa BI dapat mengatur dirinya sendiri dengan baik dalam menghadapi tantangan ekonomi. Ia menekankan bahwa ini tidak akan membuat BI kurang independen, tetapi lebih efektif dalam menghadapi keamanan dan stabilitas ekonomi.
 
aku pikir bikin bi makin mandiri lagi sih, tapi mungkin solikin nggak salah, ya kalau bi terlalu mandiri bisa jadi tidak ada koordinasi yang cukup dengan pemerintah... tapi gara-gara bi harus tetap independen, mungkin aku cenderung terlalu memikirkan aspek keamanan dan stabilitas ekonomi yang lebih kompleks... bikin aku curiga nggak apa yang di maksudkan solikin sih...
 
Bisa nggak ya, penting banget BI jadi independen aja deh... tapi juga harus koordinasi dengan pemerintah dulu, gini kayaknya kompleks banget... kalau tidak terkoordinasi, gak bisa menghadapi masalah ekonomi yang besar... tapi kalau kita nggak independent, gak bisa jadi sendiri aja... 🤔💡
 
Saya pikir Solikin nggak salah katanya, kita butuh koordinasi antara BI dan pemerintah kalau ingin mengatasi masalah ekonomi yang kompleks tapi tidak berarti menurunkan independensi BI. BI harusnya bisa bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi tapi juga bisa meminta bantuan dari pemerintah jika perlu. Itu jadi posisinya sebagai calon deputi Gubernur BI. Tapi, gini dia katakan, kita harus fokus pada tidak menurunkan independensi BI dan tetap menjaga mandat undang-undangnya. Kita butuh BI yang efektif dalam menghadapi keamanan dan stabilitas ekonomi tapi juga tidak ingin membuat mereka kurang bebas untuk berkeputusan sendiri... 🤔
 
BI gampang banget kalah sama ekonomi internasional kayaknya 🤔. Kalau benar-benar ingin maju, mesti berani dihentakin dulu kan?
 
Aku pikir Solikin benar-benar jujur lagi, tapi gampangnya dia juga nggak bisa menghindari diskusi yang konfrontatif ya 🤔 BI tetap penting banget dalam menghadapi masalah ekonomi kita, tapi sebenarnya aku bayangkan jika BI jadi terlalu independen apa itu keamanan dan stabilitas aja? Mungkin Solikin benar-benar berbicara tentang koordinasi dengan pemerintah, tapi aku masih khawatir nggak ada yang sih jelas banget 🤷‍♂️
 
kalo nulis teks tentang bi itu harusnya ada makin luas lagi 🤔, apa kegunaan dari fit and proper test sih? semuanya udah jelas kayaknya 🙄, tapi gue rasa lebih baik kalau ada transparansi yang lebih banyak 💯.
 
aku pikir bikin BI jadi semakin independen gak bakar bagus, tapi sebenarnya apa artinya kalau kita kata indepensinya? itu nggak penting ya, karena apa yang pentingnya adalah BI bisa ngatur diri sendiri dengan baik dalam menghadapi tantangan ekonomi. aku rasa Solikin benar-benar paham tentang hal ini, tapi aku pikir ada satu hal lagi yang penting, yaitu kita harus ngawasinya agar tidak terlalu dipengaruhi oleh pemerintah atau otoritas lain. kalau begitu BI bisa mengatur diri sendiri dengan baik dan bebas dari pengaruh eksternal, maka itu akan membuatnya lebih efektif dalam menghadapi keamanan dan stabilitas ekonomi 🤔
 
BI benar-benar perlu bebas dari tekanan-tahanan eksternal, kalau nanti jadi seperti perusahaan swasta aja, tapi tetap ada koordinasi dengan pemerintahnya, kayaknya jadi lebih efektif dalam menghadapi ekonomi yang kian kompleks, tapi harus ada batas, jangan terlalu tergantung pada pemerintah, biar bisa berfikir sendiri juga
 
Kalau biharapin bi jadi lebih nggak bergantung pada pemerintah apa aja, tapi sekarang ya kena koordinasi dulu. Jika bi bisa bekerja sendiri nggak bakal ada masalah sama pemerintah, tapi sih pemerintah juga butuh bi buat berkoordinasi dulu, cari solusinya bareng-bareng. Aneh ya, kalau koordinasi bukannya berarti bi kurang independen?
 
Saya pikir penting banget kita jaga independensi BI, tapi gak berarti kita bekerja sendiri aja. Kita butuh koordinasi dengan pemerintah dan otoritas lain untuk menghadapi tantangan ekonomi yang kian kompleks. Gue sendiri pernah nonton siaran TV yang ada laporan tentang krisis ekonomi di tahun 1998, masih ingat aja. Kelamaan BI jadi tidak bisa bergerak dengan baik, dan itu mempengaruhi banyak orang Indonesia. Jadi, kita butuh koordinasi yang tepat agar BI bisa bekerja dengan efektif.
 
kembali
Top