Kartu Nusuk: Jangan Sampai Hilang, Gantung di Pari-Pari!
Jemaah haji Indonesia segera memasuki tanah suci Arab Saudi untuk melakukan ibadah di Masjidil Haram. Tanpa Kartu Nusuk, jemaah tidak bisa memasuki masjid tersebut. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tahun ini berencana membagikan Kartu Nusuk di Indonesia. Pasalnya, para jemaah harus menunjukkan kartu tersebut saat memasuki Masjidil Haram.
Hanif Hanani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, menyatakan bahwa Kartu Nusuk sangat penting untuk memasuki tanah suci. Ia juga mengutamakan agar jemaah tidak pernah ketinggalan kartu tersebut. "Kartu Nusuk harus diperhatikan dengan serius, nanti kalau terhilang, insyaallah akan menjadi masalah besar," ujar Hanif.
Selain itu, Kemenhaj juga berencana untuk menerapkan konsep murur bagi jemaah haji lansia, disabilitas, dan jemaah kategori risiko tinggi atau risti. Konsep ini bertujuan agar jemaah dapat menghindari kepanasan saat berada di Arafah.
Kemenhaj juga akan menerapkan skema tanazul, yang memungkinkan para jemaah yang di- tanazul-kan untuk pulang-balik dari Mina ke hotel di Makkah. Dengan demikian, Mina dapat lebih longgar karena tidak semua jemaah bermalam di sana.
Jangan sampai Kartu Nusuk hilang! Gantunglah di pari-pari agar selalu aman dan terhindar dari kesalahpahaman.
Jemaah haji Indonesia segera memasuki tanah suci Arab Saudi untuk melakukan ibadah di Masjidil Haram. Tanpa Kartu Nusuk, jemaah tidak bisa memasuki masjid tersebut. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tahun ini berencana membagikan Kartu Nusuk di Indonesia. Pasalnya, para jemaah harus menunjukkan kartu tersebut saat memasuki Masjidil Haram.
Hanif Hanani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, menyatakan bahwa Kartu Nusuk sangat penting untuk memasuki tanah suci. Ia juga mengutamakan agar jemaah tidak pernah ketinggalan kartu tersebut. "Kartu Nusuk harus diperhatikan dengan serius, nanti kalau terhilang, insyaallah akan menjadi masalah besar," ujar Hanif.
Selain itu, Kemenhaj juga berencana untuk menerapkan konsep murur bagi jemaah haji lansia, disabilitas, dan jemaah kategori risiko tinggi atau risti. Konsep ini bertujuan agar jemaah dapat menghindari kepanasan saat berada di Arafah.
Kemenhaj juga akan menerapkan skema tanazul, yang memungkinkan para jemaah yang di- tanazul-kan untuk pulang-balik dari Mina ke hotel di Makkah. Dengan demikian, Mina dapat lebih longgar karena tidak semua jemaah bermalam di sana.
Jangan sampai Kartu Nusuk hilang! Gantunglah di pari-pari agar selalu aman dan terhindar dari kesalahpahaman.