Buruh se-DIY Minta UMP-UMK 2026 Direvisi Minimal Rp4 Juta

Ratusan buruh, penggiat aksi Solidaritas dengan Venezuela, menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD DIY, Yogyakarta. Mereka bawa spanduk yang membacakan "Revisi UMP dan UMK DIY 2025, upah layak = Rp4 juta". Aksi ini dilakukan untuk menuntut Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merevisi upah minimum.

Ketua Majelis Pekerja Buruh Indonesia, Irsyad Ade Irawan, menolak upah minimum saat ini di DIY masih jauh untuk mencukupi hidup layak bagi buruh. "Beberapa waktu yang lalu itu kan Kemnaker juga punya data untuk Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di DIY itu kan di angka Rp4,6 juta. Ditambah dengan data dari BPS yang mengatakan bahwa DIY merupakan salah satu kota [provinsi], atau Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan biaya hidup yang tinggi di Indonesia", ujar Irsyad Ade saat diwawancarai awak media.

Irsyad Ade juga meminta Gubernur DIY untuk merevisi upah minimum. "Kemudian yang kedua, kami mendorong kepada Pemprov DIY untuk memastikan bahwa semua direksi atau semua manajemen itu taat terhadap keputusan pengadilan," lanjutnya.

Selain itu, aksi demonstrasi juga meliputi aksi solidaritas dengan Venezuela. Irsyad Ade menolak Amerika Serikat telah melakukan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dengan melakukan intervensi dan penculikan terhadap presiden yang sah tanpa adanya mandat dari persatuan bangsa-bangsa.

Aksi demonstrasi ini berlangsung dengan pengawalan oleh ratusan aparat kepolisian.
 
Aku pikir upah minimum di DIY nih masih kurang. Mereka bilang Rp4 juta itu sudah cukup untuk hidup layak, tapi aku yakin tidak semua orang bisa mendapat untung yang sama. Kalau gini, banyak pekerja kelas menengah dan bawahnya yang harus berjuang untuk memperoleh keuntungan. Bisa jadi upah minimum di DIY nih harus meningkat lagi agar semua orang bisa hidup nyaman.

Dan aku juga penasaran tentang aksi solidaritas dengan Venezuela. Mereka bilang Amerika Serikat melakukan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, tapi aku tidak tahu apakah benar atau tidak. Aku harap penjelasannya yang lebih jelas dari Irsyad Ade, ya... 🤔
 
Aku penasaran apa lagi yang bisa dilakukan nih kawan, kalau upah minimum di DIY masih jarang mencukupi hidup layak bagi buruh. Bisa jadi itu juga mempengaruhi produksi dan efisiensi kerja, tapi gue rasa upah minimum harusnya diperlakukan sama pentingnya dengan biaya hidup. Biar kalau kalian bisa mengantisipasi kebutuhan hidup layak nanti, ayo gabung juga nih dengan demonstrasi ini!
 
ini aksi demonstrasi yg diadakan by buruh di DIY, mereka meminta gubernur DIY merevisi upah minimum, yang sekarang udh jauh dari nilai hidup layak, aku pikir ini adalah tindakan yang positif untuk para buruh, tapi aku rasa aksi ini juga harus diperhatikan oleh pemerintah DIY agar tidak berantakan 🤔.
 
Aku pikir gue udah dah panas walaupun nggak ada yang berubah. Kita masih harus menuntut upah minimum yang layak, tapi gini aja kalau kita bandingin dengan Venezuela, mereka punya upah minimum Rp2 juta per bulan dan bisa hidup lebih baik dari kita di Indonesia 🤯. Apalagi kalau data KHL di DIY itu nggak cuma Rp4 juta aja, tapi Rp6 juta juga! Gue rasa kalau kita harusnya bisa hidup dengan baik dari sini. Dan yang Venezuela, gue kayaknya penasaran apa yang Amerika Serikat cari sini? Belum paham. Aku masih rasa upah minimum di DIY itu harus ditunjang terus. 🤔
 
Aku pikir upah minimum Rp4 juta itu masih terlalu rendah. Kalau gini, bagaimana kalau ada musim kemarau atau banjir? Mereka pasti akan bingung bagaimana caranya hidup. Aku ingat sih ketika aku masih kecil, ayahku bekerja sebagai nelayan di pantai. Ia bekerja keras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tapi gaji yang diterimanya itu cuma Rp2 juta saja. Kini dia sudah pensiun, tapi aku masih melihat kelelahannya di wajahnya. Kalau upah minimum ini benar-benar mencukupi hidup layak bagi buruh, tentu akan ada perubahan besar dalam kehidupan masyarakat.
 
aaih, kalau gak ada upah yang layak, banyak warga DIY yang harus menikmati hidup yang sulit aja 😒. aku pikir nih, upah minimum di DIY harusnya lebih tinggi daripada itu, ya? 🤔 sekarang ada data dari Kemnaker dan BPS yang bilang Rp4,6 juta itu sudah kena coba, kan? 📊 gak usah ngomong lagi, kalau gak upah yang layak, banyak buruh yang akan jadi korban hidup yang sulit. 🤕
 
Aku pikir upah minimum di DIY ini nggak cukup, gampang banget terlupakan oleh pemerintah. Mereka bilang Rp4 juta punya arti apa? Aku tahu ada angka yang bilang 4,6 juta khaaaaa, tapi itu masih belum cukup! Buruh-buruh di DIY harus bisa hidup dengan nyaman, bukan? Saya rasa aksi demonstrasi ini nggak salah, kita harus berani mengatakan bahwa upah minimum harus ditingkatkan. Dan siapa sih yang bertanggung jawab atas keadaan buruh-buruh di DIY? Mereka ada ngeri, kan? Saya harap Gubernur DIY bisa mendengar suara buruh-buruh ini dan merevisi upah minimum.
 
kembali
Top