Dalam rangka penataan wilayah Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Bupati Jeje Ritchie Ismail resmi memulai pendataan tahap awal untuk relokasi warga terdampak longsor. Pendataan ini dilakukan secara detail dengan memilah rumah per rumah berdasarkan zonasi terdampak, terancam, dan zona aman.
Menurut Bupati Jeje Ritchie Ismail, pendataan ini fokus pada mereka yang rumahnya hilang atau masuk zona merah risiko bencana. Ia juga menyatakan bahwa proses relokasi selanjutnya akan dibarengi dengan penyediaan hunian sementara bagi warga yang rumahnya tidak memungkinkan untuk kembali ditempati.
Pemkab Bandung Barat juga menginisiasi pembangunan sumur bor di sekitar enam titik yang dibutuhkan warga sebagai langkah untuk mengatasi gangguan pasokan air bersih yang masih dialami sebagian pengungsi yang telah kembali ke rumah mereka.
Sementara itu, Tim SAR gabungan menambah dua unit alat berat untuk mempercepat pencarian 25 korban yang hingga kini masih tertimbun material longsor. Direktur Operasi Basarnas, Yudhi Bramantyo, menyampaikan bahwa faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap kelancaran kegiatan pencarian, khususnya di sektor-sektor utama yang menjadi fokus operasi.
Berdasarkan data terakhir pada Kamis (29/1/2026) pukul 18.30 WIB, SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 55 kantong jenazah dari lokasi kejadian dan sekitar 25 lainnya masih dicari.
Menurut Bupati Jeje Ritchie Ismail, pendataan ini fokus pada mereka yang rumahnya hilang atau masuk zona merah risiko bencana. Ia juga menyatakan bahwa proses relokasi selanjutnya akan dibarengi dengan penyediaan hunian sementara bagi warga yang rumahnya tidak memungkinkan untuk kembali ditempati.
Pemkab Bandung Barat juga menginisiasi pembangunan sumur bor di sekitar enam titik yang dibutuhkan warga sebagai langkah untuk mengatasi gangguan pasokan air bersih yang masih dialami sebagian pengungsi yang telah kembali ke rumah mereka.
Sementara itu, Tim SAR gabungan menambah dua unit alat berat untuk mempercepat pencarian 25 korban yang hingga kini masih tertimbun material longsor. Direktur Operasi Basarnas, Yudhi Bramantyo, menyampaikan bahwa faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap kelancaran kegiatan pencarian, khususnya di sektor-sektor utama yang menjadi fokus operasi.
Berdasarkan data terakhir pada Kamis (29/1/2026) pukul 18.30 WIB, SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 55 kantong jenazah dari lokasi kejadian dan sekitar 25 lainnya masih dicari.