Bulog siapkan ekspor beras bulan depan ke Asia Tenggara
Dikemudian hari, Bulog berencana mengirimkan 1 juta ton beras ke Asia Tenggara untuk tahun ini. Hal itu adalah tindak lanjut setelah Indonesia mencapai swasembada beras.
Bulog akan mengekspor sekitar 1 juta ton beras ke negara-negara seperti Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini. Ekspornya diharapkan dapat membantu memperluas pasar produk pangan nasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan regional.
Bulog telah berkoordinasi dengan atase perdagangan di negara tujuan dan menjalin komunikasi dengan atase militer untuk memperlancar proses diplomasi dan distribusi ekspor beras. Bahkan, perlu dipertimbangkan juga ada bantuan dari atase-atase militer untuk mengkomunikasikan supaya ini bisa terwujud.
Selain itu, Bulog juga menerima penugasan baru menyiapkan pasokan beras bagi jemaah haji Indonesia yang akan berangkat pada musim haji 2026. Penugasaan tersebut bertujuan untuk memastikan kebutuhan konsumsi beras jemaah terpenuhi dengan produk beras lokal.
Rencana pengiriman beras untuk jemaah haji tersebut dijadwalkan setelah pelaksanaan rapat koordinasi terbatas. Ia optimistis seluruh target ekspor dapat direalisasikan sesuai rencana melalui koordinasi lintas kementerian dan dukungan berbagai pihak terkait.
Ia juga menyatakan syukur atas kesempatan untuk melakukan rapat koordinasi terbatas (Rakortas) yang akan dilaksanakan pada Senin berikutnya.
Dikemudian hari, Bulog berencana mengirimkan 1 juta ton beras ke Asia Tenggara untuk tahun ini. Hal itu adalah tindak lanjut setelah Indonesia mencapai swasembada beras.
Bulog akan mengekspor sekitar 1 juta ton beras ke negara-negara seperti Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini. Ekspornya diharapkan dapat membantu memperluas pasar produk pangan nasional serta memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan regional.
Bulog telah berkoordinasi dengan atase perdagangan di negara tujuan dan menjalin komunikasi dengan atase militer untuk memperlancar proses diplomasi dan distribusi ekspor beras. Bahkan, perlu dipertimbangkan juga ada bantuan dari atase-atase militer untuk mengkomunikasikan supaya ini bisa terwujud.
Selain itu, Bulog juga menerima penugasan baru menyiapkan pasokan beras bagi jemaah haji Indonesia yang akan berangkat pada musim haji 2026. Penugasaan tersebut bertujuan untuk memastikan kebutuhan konsumsi beras jemaah terpenuhi dengan produk beras lokal.
Rencana pengiriman beras untuk jemaah haji tersebut dijadwalkan setelah pelaksanaan rapat koordinasi terbatas. Ia optimistis seluruh target ekspor dapat direalisasikan sesuai rencana melalui koordinasi lintas kementerian dan dukungan berbagai pihak terkait.
Ia juga menyatakan syukur atas kesempatan untuk melakukan rapat koordinasi terbatas (Rakortas) yang akan dilaksanakan pada Senin berikutnya.