Progres penyaluran bantuan pangan tanggap darurat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, saat ini sedang berlangsung dengan cepat. Dalam pelaksanaannya, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menetapkan tiga skala prioritas penyaluran bantuan, yaitu daerah yang benar-benar terisolir, daerah yang paling membutuhkan, serta wilayah yang terpapar bencana.
Menurut Rizal, kebutuhan Aceh yang semula diusulkan 1.000 hingga 5.000 ton, ditingkatkan menjadi tiga kali lipat. Langkah serupa juga dilakukan untuk Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Di Aceh, Bulog mengoperasikan 15 gudang dengan kondisi stok yang memadai, total cadangan beras pemerintah mencapai 64.889 ton.
Bulog juga telah menyalurkan tambahan 5.000 ton beras ke seluruh kabupaten dan kota di Aceh. Selain itu, bantuan pangan beras sesuai instruksi Prabowo yang disalurkan ke Aceh mencapai 8.922 ton, serta bantuan minyak goreng sebanyak 1.784 liter.
Di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, Bulog juga telah menyalurkan bantuan pangan beras kepada masyarakat terdampak bencana. Di Sumatra Utara, cadangan beras per January mencapai 17.904 ton, sedangkan stok minyak goreng mencapai sekitar 284.588 kiloliter.
Sementara itu di Sumatra Barat, Bulog memiliki hampir 12 gudang dengan kondisi stok yang hampir penuh. Hingga 8 Januari 2026, stok beras di wilayah ini tercatat sebesar 5.508 ton.
Menurut Rizal, kebutuhan Aceh yang semula diusulkan 1.000 hingga 5.000 ton, ditingkatkan menjadi tiga kali lipat. Langkah serupa juga dilakukan untuk Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Di Aceh, Bulog mengoperasikan 15 gudang dengan kondisi stok yang memadai, total cadangan beras pemerintah mencapai 64.889 ton.
Bulog juga telah menyalurkan tambahan 5.000 ton beras ke seluruh kabupaten dan kota di Aceh. Selain itu, bantuan pangan beras sesuai instruksi Prabowo yang disalurkan ke Aceh mencapai 8.922 ton, serta bantuan minyak goreng sebanyak 1.784 liter.
Di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, Bulog juga telah menyalurkan bantuan pangan beras kepada masyarakat terdampak bencana. Di Sumatra Utara, cadangan beras per January mencapai 17.904 ton, sedangkan stok minyak goreng mencapai sekitar 284.588 kiloliter.
Sementara itu di Sumatra Barat, Bulog memiliki hampir 12 gudang dengan kondisi stok yang hampir penuh. Hingga 8 Januari 2026, stok beras di wilayah ini tercatat sebesar 5.508 ton.