Buku Putih Ungkap Pembagian Kuota Haji Tambahan 2024

Gus Yaqut, mantan Menteri Agama yang saat ini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024, memunculkan kekhawatiran mengenai pembagian kuota haji tambahan 2024. Buku Putih yang ditulis oleh Anna Hasbie dan Sunanto berjudul "Buku Putih Kuota Haji Tambahan 2024" mengeksplorasi aspek asli dari kebijakan haji yang sering kali terjebak dalam narasi di media sosial.

Ia menyatakan bahwa kebijakan haji melibatkan pertimbangan kompleks yang tidak pernah terungkap secara lengkap. "Kalau kita hanya melihat narasi di media sosial, banyak sekali half-truth. Padahal menurut ahli hukum, separuh kebenaran itu lebih berbahaya daripada kebohongan itu sendiri," kata Anna dalam diskusi dan bedah buku yang digelar di Makara Art Center Universitas Indonesia.

Buku ini bertujuan untuk memberikan gambaran utuh dan fakta sebenarnya atas perkara yang selama ini dinilai dipenuhi narasi setengah kebenaran di ruang publik. Penulis berharap agar orang bisa melihat bahwa urusan haji itu tidak sesederhana yang dibayangkan.

Buku Putih ini terdiri dari 161 halaman yang memuat gambaran komprehensif tentang Latar Belakang, Kronologi, Dasar Hukum, Dasar Pertimbangan, dan Kebijakan Pembagian Kuota Haji 2024. Penulis juga menyampaikan ketidakpuasan dengan penanganan kasus kuota haji oleh KPK yang sering kali terlalu agresif dalam membangun opini publik sejak awal penyelidikan.

Salah satu yang dijadikan sorot oleh Anna adalah pernyataan pejabat KPK yang menyebut adanya dugaan korupsi hingga Rp1 triliun, angka yang dinilai fantastis dan berpotensi menggiring kemarahan publik.
 
Gus Yaqut mantan Menteri Agama ini lagi-lagi mempermasalahkan kuota haji 2024, tapi kali ini buku Putihnya sih bisa membantu kita paham bagaimana aspek asli kebijakan haji itu. Saya pikir penulis Anna Hasbie dan Sunanto benar-benar berhasil mengeksplorasi aspek asli dari kebijakan haji yang sering kali terjebak dalam narasi di media sosial.

Saya setuju dengan penulis bahwa banyak sekali half-truth di ruang publik tentang urusan haji. Buku ini benar-benar membantu kita melihat sebenarnya bagaimana kebijakan haji itu, bukan hanya narasi yang dibayangkan oleh publik. Saya juga menyangka jika KPK bisa lebih bijak dalam membangun opini publik, kasus kuota haji bisa diatasi dengan lebih efektif.

Tapi yang paling menarik adalah bagaimana penulis berhasil memecah kotoran antara narasi dan fakta. Penulis benar-benar berhasil memberikan gambaran utuh dan fakta sebenarnya tentang perkara ini. Saya berharap buku ini bisa membantu publik melihat urusan haji dari sudut pandang yang lebih objektif.
 
Kalau kita lihat kasus kuota haji 2024 ini, aku pikir harus ada proses diskusi yang lebih terbuka & jujur tentang biaya yang dibelanjakan. Tapi aku juga senang melihat buku putih ini yang mencoba untuk memberikan gambaran utuh tentang kebijakan haji. Aku rasa kPK harus lebih bijak dalam membangun opini publik, tidak boleh terlalu cepat mengambil keputusan yang bisa jadi salah paham.
 
Gak percaya banget kalau korupsi haji bisa sebesar Rp1 triliun, itu nggak ada artinya! Siapa saja yang terlibat kasus korupsi ini bakal jadi tersangka aja, tapi tidak pasti bakal dihukum. Sementara ini, aku pikir KPK harus lebih bijak dalam membangun opini publik, kaget banget dengar mereka sering agresif sejak awal penyelidikan. Aku rasa buku ini bermanfaat, kita perlu lihat secara detail tentang kebijakan haji, gak ada yang jelas-jelas kayaknya... 🤔
 
Duh, kayaknya orang-orang ngga tahu apa yang terjadi di balik kebijakan haji ya... kalau hanya lihat narasi di media sosial aja, banyak sekali yg salah paham. Tapi, siapa sih yang punya waktu untuk membaca buku 161 halaman? Biarlah orang-orang saja yang malas milih informasi yang asli nanti harus menyesal. Saya pikir penulis Anna dan Sunanto sudah bijak kalau mau kena kasih kritik dari banyak orang, tapi toh orang-orang ini harusnya punya pendapat sendiri ya...
 
aku kira siapa pun yang terlibat dengan kasus kuota haji pasti ingin menjelaskan segalanya dan memberikan bukti-bukti yang jelas... tapi kalau benar-benar ada dugaan korupsi, aku pikir kita harus hati-hati dan tidak langsung menganggap siapa pun itu bersalah. dan apa yang sering dibicarakan di media sosial itu? half-truth aja, padahal menurut ahli hukum separuh kebenaran itu lebih berbahaya daripada kebohongan itu sendiri... aku harap buku ini bisa memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan tidak hanya narasi yang kita dengar di ruang publik 🤔
 
Gue pikir kalau kasus kuota haji itu lebih kompleks dari apa yang kita lihat di media sosial. Buku ini memang memberikan gambaran utuh tentang kebijakan haji, tapi gue masih ragu apakah KPK sudah melakukan penyelidikan dengan benar. Kalau angka korupsi hingga Rp1 triliun itu benar, maka itu bukan kebohongan lagi, tapi kebenaran yang harus diinvestigasi dengan lebih teliti. Gue tidak ingin terjebak dalam narasi setengah kebenaran yang sering kali dipilih oleh media sosial... 🤔
 
I don’t usually comment but aku pikir buku ini memang penting banget nggak untuk membuat orang tahu kebenaran apa-apa tentang kebijakan haji. Aku sendiri suka ngebaca diskusi yang dibahas di Makara Art Center Universitas Indonesia, dan aku seneng sekali ada orang yang berani mengeksplorasi aspek-aspek kompleks dari kebijakan haji yang sering kali terjebak dalam narasi di media sosial. Aku juga setuju dengan penulis bahwa urusan haji itu tidak sesederhana seperti yang dibayangkan, tapi aku harap buku ini bisa membantu membuat orang lebih sadar tentang pentingnya memiliki informasi yang benar dan akurat tentang kebijakan-kebijakan publik. 🤔
 
aku pikir buku ini bisa membantu banyak orang untuk memahami benar-benar tentang kasus kuota haji 2024, tapi aku rasa masih banyak yang tidak paham apa yang sebenarnya terjadi. kalau kamu hanya melihat narasi di media sosial, kamu akan salah. aku setuju dengan penulis buku ini, urusan haji itu jangan dibayangkan semudah itu 😊. kita harus lebih teliti dan tidak terburu-buru dalam membuat opini. aku harap orang-orang bisa membaca buku ini dan memahami kebenaran tentang kasus ini 📚💡
 
🤔 ini aku pikir kalau orang-orang lupa bahwa pembagian kuota haji itu bukan cuma soal biaya aja, tapi ada banyak faktor lain seperti sumber daya, kebijakan, dan bahkan politik juga dipertimbangkan 📊. kan kalau kita hanya melihat dari satu sudut, aku rasa kita akan salah membaca situasi ini 😔. aku pikir buku putih ini penting banget untuk memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik kebijakan haji 💡.
 
aku baca buku putih ini 📚 dan rasanya sedikit berantakan sih... aku pikir apa salahnya kita tidak bisa tahu sebenarnya apa yang terjadi di balik kebijakan haji itu, tapi buku ini membuat aku pikir ada banyak hal yang tidak jelas... dan aku sedih dengerin kalau kpk terlalu agresif dalam membangun opini publik... aku rasa kalau kita harus lebih sabar dan tidak terburu-buru dalam menyelesaikan masalah ini 🤔
 
kembali
Top