Budi Djiwandono tetap menjadi Wakil Ketua Komisi I DPR RI, meskipun ada spekulasi dia akan bergabung ke dalam kabinet Presiden Joko Widodo. Menurut Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, pernyataan Budi itu hanyalah sebuah gurauan. "Kalau itu kan candaan, kalau yang tau ya temen-temen Gerindra," ujar Utut saat berbicara dengan wartawan di Kompleks Parlemen Senayan.
Utut juga tidak memiliki informasi tentang isu reshuffle kabinet, sehingga dia sangat keberantaiannya. "Oh gak ada info ke saya, emang saya ini apa," katanya. Budi sendiri tetap fokus pada tugasnya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI.
Di rapat kerja Komisi I DPR bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Utut memperbesar spekulasinya. "Mohon izin di depan ada pak Menhan, Panglima, dan Kepala BIN yang hadir, itu menjadi daya tarik luar biasa," katanya.
Namun, setelah itu Budi sendiri berbicara dengan wartawan untuk membenarkan atau menyangkal pernyataannya sebelumnya. Dia menyatakan bahwa dia masih bertugas sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI dan tidak memiliki informasi tentang isu bergabung ke dalam kabinet Presiden Joko Widodo.
Itulah yang terjadi di balik pernyataan Budi Djiwandono tentang bergabung ke dalam kabinet Presiden Jokowi. Menurut Utut, itu hanya sebuah gurauan tanpa alasan.
Utut juga tidak memiliki informasi tentang isu reshuffle kabinet, sehingga dia sangat keberantaiannya. "Oh gak ada info ke saya, emang saya ini apa," katanya. Budi sendiri tetap fokus pada tugasnya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI.
Di rapat kerja Komisi I DPR bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Utut memperbesar spekulasinya. "Mohon izin di depan ada pak Menhan, Panglima, dan Kepala BIN yang hadir, itu menjadi daya tarik luar biasa," katanya.
Namun, setelah itu Budi sendiri berbicara dengan wartawan untuk membenarkan atau menyangkal pernyataannya sebelumnya. Dia menyatakan bahwa dia masih bertugas sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI dan tidak memiliki informasi tentang isu bergabung ke dalam kabinet Presiden Joko Widodo.
Itulah yang terjadi di balik pernyataan Budi Djiwandono tentang bergabung ke dalam kabinet Presiden Jokowi. Menurut Utut, itu hanya sebuah gurauan tanpa alasan.