Aku pikir kalau kita liat konteks hubungan relasional di Indonesia, kita harus sadar bahwa persetujuan bukan sekedar pilihan individual, tapi juga hasil dari proses interaksi yang kompleks dengan faktor-faktor seperti budaya sungkan dan struktur relasi hierarkis
. Kita harus mengakui bahwa batas personal sering disesali demi menjaga keharmonisan relasi, bukan karena seseorang benar-benar setuju dengan sesuatu yang dia lakukan
. Ilmu komunikasi memang membantu kita memahami bagaimana individu dibentuk melalui interaksi simbolik dan bagaimana ruang untuk mempertahankan batas personal semakin menyempit
.