BPS Catat Ketimpangan Nasional Turun, Terendah sejak Maret 2021

Mencatat Penurunan Ketimpangan Nasional Turun, Perkotaan Masih Lebih Tinggi

Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikeluarkan beberapa hari yang lalu, penelitian ini menemukan bahwa ketimpangan pengeluaran nasional Indonesia turun menjadi sebesar 0,363 pada September 2025. Hal ini merupakan penurunan 0,012 poin dibandingkan Maret 2025, dengan nilai Gini Ratio yang mencapai 0,384 pada Maret tahun itu.

Namun, perlu diingat bahwa meski ketimpangan menurun secara nasional, masih ada perbedaan signifikan antara kota dan pedesaan. Pada bulan September ini, Gini Ratio di wilayah perkotaan mencapai 0,383, sementara di wilayah perdesaan, nilai tersebut tetap sebesar 0,295, yang berarti masih terdapat ketimpangan.

Penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat kemiskinan Indonesia meningkat menjadi 8,25 persen dengan jumlah penduduk miskin mencapai 23,36 juta orang. Perbedaan antara perkotaan dan perdesaan dalam hal tingkat kemiskinan juga masih terdapat, yaitu 6,60 persen untuk perkotaan dibandingkan dengan 10,72 persen untuk perdesaan.

Menurut Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, penurunan ketimpangan nasional ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk upaya-upaya pemerintah untuk meningkatkan akses pendapatan dan pembangunan ekonomi. Namun, penelitian ini juga menekankan bahwa meskipun ada peningkatan, masih terdapat ketimpangan yang signifikan di antara kota dan pedesaan.

Dalam kesempatan lain, Amalia juga menyampaikan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025 lainnya, yaitu tingkat kemiskinan Indonesia yang mencapai 8,25 persen dengan jumlah penduduk miskin mencapai 23,36 juta orang.
 
Hehe aku kaget banget dengerinews ini! Ketimpangan nasional turun aja tapi masih ada perbedaan signifikan antara kota dan pedesaan... apa artinya kemudahan hidup di perkotaan terus dianggap lebih penting daripada di wilayah perdesaan? Aku pikir itu tidak adil, kita harus bisa berdampingan dengan kesederhanaan hidup di pedalaman! πŸ€”πŸŒΏ
 
Gini Ratio Indonesia masih sibuk ngasih ketimpangan antara kota dan pedesaan 🀯! 0,383 di wilayah perkotaan dan 0,295 di perdesaan masih beda banget, apa lagi dengan tingkat kemiskinan yang menurun tapi masih ada yang miskin, itu artinya masih banyak yang kurang πŸ˜”. Saya rasa pemerintah harus terus berusaha meningkatkan pendapatan dan pembangunan ekonomi di pedesaan nih πŸ“ˆ, agar tidak ada lagi ketimpangan sibuk membuat orang Indonesia merasa kurang πŸ˜”.
 
aku pikir ini bagus banget πŸ™Œ, penurunan ketimpangan nasional bukan berarti semua masalah sosial ekonomi di Indonesia sudah selesai βœ…, tapi ada perluasan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat pedesaan πŸ’‘. laporan ini juga menunjukkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki πŸ€”, seperti tingkat kemiskinan yang masih tinggi dan perbedaan antara kota dan pedesaan yang signifikan πŸ“ˆ.

ini juga membuat aku berpikir, bagaimana cara pemerintah bisa meningkatkan akses pendapatan dan pembangunan ekonomi di pedesaan? πŸ€” ada beberapa faktor yang bisa ditekankan, seperti peningkatan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengelola sumber daya alam 🌿.

mungkin juga perlu diingat bahwa penurunan ketimpangan nasional ini bukan berarti semua orang Indonesia sama-sama sukses πŸ€·β€β™‚οΈ, tapi ada perluasan upaya untuk meningkatkan kesetaraan dan keadilan sosial ekonomi πŸ‘.
 
Sampah lagi data sarkastis dari BPS tentang penurunan ketimpangan nasional πŸ™„. Nah, kalau benar-benar ada penurunan itu, mengapa masih ada perbedaan yang signifikan antara kota dan pedesaan? Maksudnya, kalau sudah mau berinvestasi di pendapatan dan pembangunan ekonomi, kemana lagi kemiskinan ini terus hidup? πŸ€” Selain itu, Gini Ratio 0,383 di perkotaan itu masih bisa dikatakan tinggi juga ya πŸ˜’. Nah, siapa yang bilang kalau penurunan ketimpangan nasional ini bisa diibaratkan sebagai 'meningkatkan kesejahteraan rakyat'? πŸ€‘ Semua hanya cerita sederhana, bukan? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
aku pikir ini pengejaan yang kurang bagus gak, di kala kita harus fokus pada masalahnya... kaya kalau kita lihat data Gini Ratio, itu menunjukkan perbedaan pengeluaran antara kota dan pedesaan masih terus berlanjut, tapi penurunan 0,012 poin itu masih bisa dianggap sebagai hal yang positif. tapi apa yang harus kita lakukan agar ketimpangan ini bisa semakin mengecil? aku pikir ada beberapa hal yang perlu kita usahakan, seperti meningkatkan akses pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan di daerah pedesaan, serta upaya pemerintah untuk mendistribusikan pendapatan yang lebih merata... masih banyak yang perlu kita kerjakan, tapi kita harus berharap agar Indonesia bisa menjadi negara yang lebih adil bagi semua rakyatnya 😊
 
Gini ratio di perkotaan dan pedesaan masih terlalu berbeda, kan? Sepertinya perubahan kecil saja bukan berarti telah menyelesaikan masalah ini. Yang penting adalah pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan rakyat dan membangun ekonomi yang lebih seimbang. Tapi masih ada kemungkinan bahwa tidak semua orang akan merasakan manfaatnya πŸ€”πŸ’Έ
 
πŸ˜” aku rasa ini masih banyak yang harus diperbaiki di Indonesia, nih... ketimpangan nasional turun tapi masih ada perbedaan besar antara kota dan pedesaan, itu bikin aku sedih banget... πŸ€• kemiskinan juga masih banyak yang muncul, itu bukan hanya masalah ekonomi, tapi juga masalah sosial. aku rasa kita perlu bekerja sama untuk menyelesaikannya semua ini. πŸ™
 
Haha, sih kalau lihat penurunan ketimpangan nasional itu sebesar 0,012 poin, makanya kayaknya sudah ada upaya yang baik banget dari pemerintah, kan? Tapi, masih ada perbedaan signifikan antara kota dan pedesaan, yah... Saya bayangkan kalau aja nanti semua pedesaan bisa memiliki akses pendapatan dan pembangunan ekonomi yang sama dengan kota-kotanya, itu akan sangat indah banget! πŸŒ³πŸ’š Dan sih, saya juga penasaran apa saja upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan akses pendapatan dan pembangunan ekonomi. Mungkin nanti bisa kita tahu lebih lanjut ya? 😊
 
Aku rasa ini baik-baik aja, kalau tidak ada perbedaan antara kota dan pedesaan, artinya semua orang Indonesia sama-sama merasa kaya atau sia-sia, kan? πŸ€” Sebenarnya aku pikir ini penurunan yang bagus, tapi masih ada jarak yang cukup besar antara mereka. Aku rasa pemerintah harus terus berusaha untuk mengurangi perbedaan ini, ya?
 
aku pikir ini keren banget! penurunan ketimpangan nasional turun memang bukti bahwa upaya pemerintah untuk meningkatkan akses pendapatan dan pembangunan ekonomi berhasil πŸ™Œ. tapi ada yang bikin aku berpikir, mengapa masih ada perbedaan signifikan antara kota dan pedesaan? apakah kita belum mencapai titik tertinggalnya? πŸ˜”
kita harus terus berusaha untuk membuat pembangunan ekonomi lebih merata, agar tidak ada lagi penduduk miskin di Indonesia 🌟.
 
aku pikir masih banyak hal yang perlu kita perbaiki di Indonesia... misalnya masih ada ketimpangan yang signifikan antara kota dan pedesaan... aku rasa pemerintah harus fokus meningkatkan pembangunan ekonomi di wilayah perdesaan... kalau kita bisa mendorong penduduk di pedesaan untuk memiliki pekerjaan yang stabil, maka kemiskinan pasti akan menurun... tapi masih banyak hal lain yang perlu kita perbaiki, seperti akses ke pendidikan dan kesehatan... aku harap pemerintah dapat membuat kebijakan yang lebih baik untuk memperbaiki ketimpangan ini...
 
kembali
Top