BPOM kembali menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah dan pelaku industri kosmetik dalam memastikan keamanan, mutu, dan kepatuhan produk yang beredar di masyarakat. Hal ini sangatlah penting di tengah pertumbuhan pesatnya pelaku usaha kosmetik skala kecil dan menengah di Indonesia.
Pemerintah dan industri kosmetik harus bekerja sama untuk memastikan bahwa produk yang dikonsumsi oleh masyarakat memenuhi standar keamanan, mutu, dan regulasi yang berlaku. Peningkatan literasi kesehatan masyarakat juga sangatlah penting, karena produk kosmetik bersentuhan langsung dengan kulit dan digunakan dalam jangka panjang.
BPOM telah mengesahkan peresmian Coaching and Development Centre UMKM Kosmetik di Surabaya, yang melibatkan BPOM sebagai mitra strategis. Pusat pembinaan ini diharapkan menjadi wadah edukasi bagi pelaku UMKM kosmetik untuk memahami standar keamanan, mutu, dan regulasi yang berlaku.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci dalam menciptakan produk kosmetik yang aman dan berdaya saing. "Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci dalam penguatan ekonomi," kata Ikrar.
BPOM juga menekankan pentingnya pendampingan dan edukasi terhadap pelaku UMKM kosmetik untuk meningkatkan standarisasi produk, kualitas produksi, dan pengembangan bisnis. Pemanfaatan teknologi, seperti sistem berbasis kecerdasan buatan, juga dapat membantu peningkatan kepatuhan regulasi.
Dengan demikian, BPOM berharap bahwa industri kosmetik dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan bahwa produk yang dikonsumsi oleh masyarakat memenuhi standar keamanan, mutu, dan regulasi yang berlaku.
Pemerintah dan industri kosmetik harus bekerja sama untuk memastikan bahwa produk yang dikonsumsi oleh masyarakat memenuhi standar keamanan, mutu, dan regulasi yang berlaku. Peningkatan literasi kesehatan masyarakat juga sangatlah penting, karena produk kosmetik bersentuhan langsung dengan kulit dan digunakan dalam jangka panjang.
BPOM telah mengesahkan peresmian Coaching and Development Centre UMKM Kosmetik di Surabaya, yang melibatkan BPOM sebagai mitra strategis. Pusat pembinaan ini diharapkan menjadi wadah edukasi bagi pelaku UMKM kosmetik untuk memahami standar keamanan, mutu, dan regulasi yang berlaku.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor adalah kunci dalam menciptakan produk kosmetik yang aman dan berdaya saing. "Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci dalam penguatan ekonomi," kata Ikrar.
BPOM juga menekankan pentingnya pendampingan dan edukasi terhadap pelaku UMKM kosmetik untuk meningkatkan standarisasi produk, kualitas produksi, dan pengembangan bisnis. Pemanfaatan teknologi, seperti sistem berbasis kecerdasan buatan, juga dapat membantu peningkatan kepatuhan regulasi.
Dengan demikian, BPOM berharap bahwa industri kosmetik dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan bahwa produk yang dikonsumsi oleh masyarakat memenuhi standar keamanan, mutu, dan regulasi yang berlaku.