BPOM Bantah Kecolongan soal Susu Formula Bayi Nestle

BPOM menutupi tuduhan kecolongan terkait dengan produk susu formula bayi Nestle. Menurut Taruna Ikrar, kepala BPOM, tidak ada tindakan dari pihaknya yang di luar pengawasan dalam hal ini. Proses pengawasan kualitas produk susu formula bayi itu dilakukan oleh BPOM dan juga oleh negara asal produk tersebut.

BPOM menegaskan telah melakukan notifikasi berdasarkan kewajiban dokumen pada negara asal untuk mendapatkan nomor izin edar di Indonesia. Perangkaian ini dilakukan agar produk tersebut dapat memenuhi standar keamanan dan mutu yang diinginkan.

Terkait dengan tuduhan kontaminasi racun, BPOM telah menetapkan beberapa produk Nestle yang berasal dari Eropa harus mendapatkan nomor izin edar di Indonesia. Pihak BPOM juga berjanji akan melakukan pengawasan terus menerus terhadap seluruh produk pangan yang beredar.

Dalam hal ini, pihak Nestle Indonesia diperintahkan untuk menghentikan distribusi serta melakukan penghentian sementara importasi produk formula bayi. Hal ini disebabkan terdapat potensi cemaran toksin cereulide pada beberapa nomor batch produk tersebut.

BPOM menekankan agar masyarakat yang menggunakan produk S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor batch tertentu harus segera menghentikan penggunaan produk tersebut.
 
Saya pikir ini salah paham banyak orang. BPOM benar-benar melakukan upaya untuk memastikan keamanan dan mutu produk susu formula bayi. Saya tidak bisa membantu merasa bahwa pihak Nestle terlalu banyak menyerang diri sendiri. Ya, tentu saja ada yang salah dengan beberapa nomor batch produk mereka, tapi ini bukan berarti keseluruhan produknya semua buruk, gampang-gugat! 🙄 Saya yakin BPOM sudah melakukan yang terbaik untuk memastikan keamanan produk tersebut. Masyarakat juga harus lebih bijak dalam menggunakan informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh rumor atau tuduhan yang tidak sepenuhnya benar. Yang penting adalah BPOM telah melakukan notifikasi kepada negara asal produk Nestle agar mereka melakukan pengecekan pada pabrik mereka sendiri, bukan hanya Indonesia. Saya percaya bahwa ini semua akan bisa diatasi dengan baik dan tidak ada alasan untuk membuat kesimpulan yang salah tentang BPOM atau pihak Nestle. 🙏
 
Pak, aku pikir ini salah paham. Kalo produksi Nestle sama BPOM kira-kira sama-sama baik, tapi apa punya arti kalau keduanya sama-sama tidak bisa membuat keamanan & mutu produknya? Aku pikir lebih baik jangan menutupi tuduhan kecolongan dari produsen, tapi pahamin nggak kalau tindakan BPOM ini diinginkan demi keamanan bayi-bayi kita 🤔
 
ini kalau nggak salah informasinya BPOM udah jadi banting, tapi siapa tahu ternyata ada yang salah lagi apa... ari nggak bisa percaya sih, kalau Nestle udah terkena tuduhan kecolongan kayaknya harus dihentikan jadi. tapi ya, sepertinya BPOM udah lulusin notifikasi ke negara asal produk itu, dan apa sih yang bisa dilakukan lagi... kalau udah ada nomor izin edar, kayaknya sudah tepat. tapi, siapa tahu masyarakat gak bisa percaya sama BPOM juga, ari nggak bisa dipercaya sih...
 
Produk Nestle itu apa lagi... Mereka kalau tahu ada tuduhan kecolongan, nggak jadi apa. Sama-sama aja, mereka mau diawasi atau apa? Berarti harus membayar uang mahal untuk izin aja. Kalau udah ada yang terkontaminasi toksin, maka bagus banget untuk dihentikan distribusi. Tapi nggak bakalan jadi seperti itu, kan? Pasti ada yang akan melanjutkan produksi dengan cara lain. Masyarakat aja harus berhati-hati, karena Nestle kalau mau jujur, nggak mau jujur juga.
 
omg bro, ini kalau ada tahu aja dulu, kok BPOM udah menutupi tudehan kecolongan dari Nestle 🤯! kayaknya proses pengawasan kualitas produk formula bayi itu cukup serius dan BPOM benar-benar tidak nyesal-sesali sama sekali. yang penting adalah masyarakat bisa mendapatkan produk yang aman untuk digunakan anak-anak kita, kan? 🙏 sementara itu, pihak Nestle Indonesia harusnya lebih serius dalam mengelola distribusi produk mereka, kayaknya ada tahu aja masalah sebelum terjadi. dan kalau ada produk yang memenuhi kewajiban dokumen, pasti akan mendapatkan nomor izin edar di Indonesia, ini udah jelas kok! 📝
 
omgtt gak percaya sih kalau BPOM udah menutupi tuduhan kecolongan dgn produk Nestle 🤯!! aku pikir ini kayak banget, tapi ternyata nggak ada tindakan dari pihaknya yang di luar pengawasan aja... aku masih ragu-ragu sih, gimana kalau ada tahu2 spt apa di balik kejadian ini? 🤔

dan gini kalau produk Nestle udah mendapatkan nomor izin edar di Indonesia, tapi beberapa batchnya ternyata terkontaminasi racun... aku pikir ini kayak banget, nggak adanya tindakan yang tepat dari pihak BPOM?! 🚫

aku masih khawatir sih, masyarakat harus berhati-hati dengan produk Nestle aja, nggak usah khawatirin dulu... tapi gini kalau terjadi lagi, aku bakal kabur juga 😂.
 
Wah, nggak percaya kalau BPOM malah memilih Nestle sebagai targetnya 🙄. Siapa yang bilang bahwa Nestle itu udah kotor? Mungkin karena ada tahu yang mau cari kebenaran dari dalam? Udah aja ada tuduhan kontaminasi racun, tapi siapa yang bisa percaya dengan apa yang dipakai oleh BPOM? 🤔

Dan apa yang salah dengan S-26 Promil Gold pHPro 1 itu? Apakah karena terlalu populer atau apa? Mungkin kalau tidak ada tuduhan yang jelas, BPOM punya masalah. Tapi siapa yang bilang bahwa BPOM ini udah ngeluh? 🙃

Maksudnya, kalau mau dipercaya, BPOM harus serius dalam pengawasan produk itu. Jangan terus menerus memilih target yang mudah dan bisa membuat reputasi negara kita ngecut. Kalau tidak ingin dipercaya, maka jangan menuduh orang lain. 🙄
 
Makasih informasinya, temen-temen! 🙏 Saya rasa itu bagus banget kalau BPOM memang melakukan pengecekan kualitas produk susu formula bayi agar tidak ada yang berisiko. Semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan keamanan produk yang digunakan oleh ibu-ibu dan anak-anak kita 🤝. Saya senang juga bahwa BPOM sudah melakukan notifikasi pada negara asal produk Nestle untuk mendapatkan nomor izin edar di Indonesia, itu bagus sekali! 💯
 
ini kayak apa yang kita pelajari dari kasus ini? kalau kita lihat, BPOM nggak bisa ngatur sendiri aja, harus ada perjanjian sama negara asal produknya. dan juga, mereka harus mematuhi standar keamanan & mutu. kayaknya itu jawabannya terhadap tuduhan kontaminasi racun. tapi apa yang kita pelajari dari kasus ini bukan hanya tentang BPOM atau Nestle? tapi kita pelajari tentang pentingnya perawatan diri kita sendiri. apalagi kalau kamu bayi, harus hati-hati dengan produk yang kamu konsumsi. jadi, kita harus selalu waspada & berhati-hati dalam mengonsumsi produk, terutama yang berkaitan dengan kesehatan anak-anak 🤔👶
 
kembali
Top